Dalam fase kehidupan yang dijalani, biasa kondisi paling tidak mendukung seringkali membawa hikmah yang besar terhadap diri sendiri karena di momen seperti itu, kita merefleksikan banyak hal dan mengevaluasi diri sendiri. Sementara ketika kita berada di dalam zona nyaman yang semua terlihat baik-baik saja dan menyenangkan, maka seringkali manusia lalai untuk merefleksikan diri dan perjalanan hidupnya.
Kondisi ini yang sedang saya alami sekarang di tempat yang baru. Saya selalu merefleksikan apa hikmah dari fase perjalanan hidup yang sedang saya jalani di saat semua terlihat tidak berpihak dan tidak menyenangkan. Saya meyakini bahwa pasti ada sisi dari hidup saya yang sedang dikuatkan oleh semesta dengan iklim pekerjaan yang tidak kondusif.
Sejauh ini, saya merasa bahwa saya sedang dibimbing oleh semesta untuk memperkuat karakter saya di tengah kondisi kerja yang saling mengklaim kebenaran dan saya nampaknya selalu ditarik ke dalam setiap sisi yang berlawanan. Di satu sisi, saya merasa bahwa tidak ada kepentingan apa-apa yang saya harapkan termasuk juga saya tidak punya masalah terhadap mereka yang saling berkonfrontasi sehingga tidak seharusnya saya berada di dalam satu titik koordinat.
Di titik inilah, saya harus menguatkan karakter untuk tetap berada di jalan yang saya yakini yaitu bersikap netral dan menjalankan apa yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab saya tanpa harus terganggu dengan opini dan pandangan dari siapa pun.
Bukan pekerjaan mudah tentunya karena setiap hari harus berinteraksi dengan dua kubu yang berhadap-hadapan namun di situlah tantangan utamanya, bagaimana saya mampu menenangkan diri saya di tengah kondisi seperti ini.
"Serenity"
Seperti judul pada blog ini, mungkin ini momen paling pas untuk menemukan kondisi serenity dalam hidup saya dengan menikmati hiruk pikuk di sekitar saya. Hiruk pikuk yang saling mengklaim sisi kebenaran dan merusak kohesi di antara mereka. Memang biasanya ketika kita mempunyai masalah dengan seseorang atau pihak lain, maka gibah terasa sangat menyenangkan karena kita berusaha mengklaim diri benar dibandingkan dengan oposisi kita.
Nah saya tidak ingin masuk dalam pertarungan kondisi yang terjadi. Saya ingin menghabiskan waktu dengan baik dan dengan dunia saya sendiri. Sesekali menyendiri di kopi shop sambil menikmati secangkir kopi panas dan merefleksikan kehidupan ini.
Apa yang bukan merupakan urusan saya tidak harus saya campuri karena hanya akan menambah beban berat di pikiran. Biasanya dalam kondisi seperti ini, kita akan selalu berada pada dua lingkaran yang akan selalu tarik menarik. Netral bukan pilihan yang mudah karena akan selalu dianggap tidak memiliki kelompok namun itu yang akan saya lakukan karena saya memahami bahwa hidup itu punya banyak pilihan dan bukan hanya hitam putih.
#21 2023
No comments:
Post a Comment