Salah satu kata yang sering menjadi perdebatan panjang adalah "bahagia." Namun apakah kita sudah memahami apa itu bahagia?
Konsep yang terlalu abstrak untuk didiskusikan karena sangat subjektif dan berdasarkan pengalaman pribadi setiap orang. Mungkin ada yang berpandangan bahwa definisi bahagia harus sesuai dengan ajaran agama namun apakah ada definisi yang jelas dalam pelajaran agama seperti apa bahagia itu.
Suatu waktu, saya dan beberapa teman diskusi tentang topik ini. Salah seorang teman memberikan pandangannya bahwa ketika dicermati dengan baik, padanan kata dalam Al-Quran terkait bahagia sulit ditemukan. Mungkin karena memang bahagia tersebut adalah konsep yang subjektif sehingga aturannya jelas namun perasaan bahagia sendiri itu harus dirasakan oleh masing-masing pribadi.
Menurut wikipedia bahwa kebahagiaan itu a positive and pleasant emotion, ranging from contentment to intense joy. Namun demikian apa bedanya dengan ketenangan atau mungkin konsepnya sama saja? Pertanyaan selanjutnya bahwa kondisi emosi manusia tidak konstan dan ada kalanya mereka dalam keadaan tidak tenang, kemudian apakah kondisi itu disebut tidak bahagia?
Konsep bahagia memang sangat rumit karena menyangkut konsep yang sangat abstrak dan menimbulkan perdebatan panjang antar setiap orang.
Saya sendiri meyakini bahwa hidup ini memang tempatnya berproses terus menerus karena ketika kita mencapai sebuah tujuan atau cita-cita, bukan berarti kita berhenti pada kondisi tersebut namun harus terus berproses lagi. Misalnya seorang anak yang bermimpi menjadi seorang dokter, ketika cita-citanya tercapai, bukan berarti dia berhenti dan menikmati apa yang sudah didapatkan tetapi lebih dari itu, harus bekerja lebih ekstra untuk menjalani cita-cita yang sudah diperoleh.
Hubungannya dengan bahagia apa?
Nan, saya beranggapan bahwa seseroang yang mampu menjalani proses dengan baik dan maksimal maka orang itu sedang berbahagia dengan jalan hidupnya. Bahagia bukan berarti diam dan tidak melakukan apa-apa karena menemukan apa yang diimpikan namun bahagia itu menjalani semua proses dengan maksimal dan dengan sungguh-sungguh serta menikmati semua apa yang dijalani.
Bahagia juga mungkin bisa diasosiasikan dengan hati yang tenang. Seberat apapun masalah dan dinamika hidup yang sedang dijalani namun ketika hati tenang dan tidak dalam keadaan gelisah maka kita sudah menemukan kebahagiaan. Saya yakin bahwa semua orang pernah mengalami kondisi ketika hati mereka tenang dan yakin bahwa semua masalah bisa diselesaikan meskipun tetap harus berusaha untuk menyelesaikannya. Kondisi semacam itu menimbulkan kebahagiaan yang mendalam.
Keyword bahagia yaitu pengetahuan dan kesadaran, penerimaan, dan kondisi jiwa. Pengetahuan ditemukan di zaman Yunani kuno. (pak Faiz)
#13 2023
No comments:
Post a Comment