June 5, 2023

Baca Buku (5)

Juni sudah memasuki minggu pertama dan bulan ini juga menandakan separuh tahun ini sudah terlewati dengan berbagai dinamikanya. Berbagai kekhawatiran yang muncul di pikiran pada awal tahun ternyata tidak terjadi. Hidup berjalan dengan baik-baik saja. Kita terlalu banyak memikirkan sesuatu yang belum terjadi sehingga semua nampak seperti tragedi.

Namun demikian, jika tidak menetapkan sebuah target pada bulan yang akan dilalui maka nantinya waktu yang dijalani akan banyak tersita untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Demikianlah di Juni ini, saya sangat ini memaksa diri saya untuk lebih giat lagi membaca buku karena minggu lalu, saya sudah membeli stok buku bacaan di pameran buku BBW.

Baca buku tentu hanya satu dari sebagian hal bermanfaat yang ingin saya capai di bulan ini, termasuk juga produktivitas dalam menulis. Saya masih punya janji pada diri sendiri untuk menyelesaikan buku mandiri yang merupakan kumpulan tulisan reflektif. Selain itu, penelitian saya juga masih dalam tahap awal dan belum ada progres sama sekali.

Saya pernah membaca sebuah cerita tentang seseorang yang mampu membaca sekitar 60 buku dalam setahun. Jumlah yang menurut saya sangat fantasis dan ingin saya tiru. Bukan untuk gaya-gayaan namun saya meyakini bahwa membaca buku pasti akan memberikan dampak positif terhadap seseorang meskipun mungkin hanya sendikit.

Tentu sumber pengetahuan tidak hanya dari buku namun setidaknya bagi saya yang tidak punya kelebihan apa-apa, harus lebih banyak berusaha untuk memperoleh pengetahuan salah satunya dengan membaca buku dan menulis. 

Di minggu pertama, saya sudah menyelesaikan buku berjudul "Dilarang Mengutuk Hujan." Tulisan ringan yang ditulis oleh mentor saya di sebuah kelas kepenulisan. Meskipun hanya sekitar 166 halaman namun setidaknya bisa jadi awal yang baik untuk menuntaskan beberapa buku yang sudah saya beli. Ada beberapa buku prioritas yang harus saya selesaikan seperti bukunya Jared Diamond.

Buku "Dilarang Mengutuk Hujan" merupakan kumpulan tulisan reflektif tentang kehidupan sehari-hari. Sebagian dari tulisan itu sudah saya baca sebelumnya namun ada beberapa tulisan yang belum saya baca. Saya akui kemampuan story telling si penulis mengagumkan. Dulu saat ikut di kelasnya, dia selalu menyarankan untuk membuka sebuah tulisan dengan bercerita karena mayoritas pembaca lebih suka membaca cerita kehidupan sehari-hari.

Selain kemampuan bercerita, sudut pandang yang disodorkan juga selalu tidak terduga. Saya rasa ini yang menjadi keunggulan tulisan-tulisannya sehingga laris manis karena pembaca suka dengan tulisan yang memuat sudut pandang berbeda dengan yang lain. Mungkin saya topik yang diangkat sama namun perbedaan sudut pandang dalam melihat masalah yang membedakannya.

Sudut pandang ini pula yang kemudian saya pelajari dan saya asah di setiap tulisan saya meskipun terkadang masih terjerat di sudut pandang common sense. Memang bukan pekerjaan mudah untuk menemukan novelty dalam menulis sudut pandang.

#5 2023

No comments: