Blog ini sudah bertahan selama lima tahun. Saya tak ingat pasti sejarah awal saya membuat blog ini namun yang pastinya bahwa dua tahun pertama saat blog ini eksis di dunia maya, saya amat jarang mengisinya dengan tulisan-tulisan karena saat itu, saya masih masuk dalam kategori sok perfeksionis yang hanya ingin menulis tulisan yang dalam standar baik dalam segala hal.
Akhir 2012 menjadi awal saya lebih intens mengisi blog ini dengan tulisan apa saja yang menurutku bisa untuk dijadikan pelajaran setidaknya untuk diriku sendiri. Saya tidak terlalu ingat nama yang kupilih di alamat blog ini namun seingat, manhaj menjadi yang terlama setelah itu saya ubah menjadi ingat diri kemudian jangan lupa diri.
Mungkin setelah ini, alamat blogku akan kuubah lagi menjadi ingatdiri.blogspot.com dan display name nya Serenity. Entahlah kenapa saya lebih memilih itu namun setidaknya, untuk beberapa tahun belakang, saya selalu berusaha untuk sadar diri, ingat diri dan berusaha untuk tidak menjauh dari diriku meski kuakui bahwa semakin keras saya untuk tetap ingat diri dan tidak jauh diri namun sekeras itu pula nafsuku menjauhkanku dari diriku sendiri. akibatnya bisa saya rasakan pertengahan tahun 2013 sampai pertengahan tahun 2015. Saya jatuh dalam nista yang mungkin harus kusesali karena itu yang menjadi hijab untuk mengenal diri.
Blog ini telah mengalami berbagai pergeseran nilai saat pertama kali ada. Niat awalnya adalah sebagai wadah penyimpan tulisan materi kuliah dan tulisan ilmiah lainnya yang berhubungan dengan pelajaran kuliah namun kemudian seiring berjalanannya waktu, blog ini hanyalah menampung remeh temeh tentang perjalanan hidup yang kujalani. Entah itu tentang suka maupun duka atau bahkan keadaan sekitar yang menurut saya bisa dijadikan pelajaran.
Saya bukanlah orang yang terlalu pintar memilih diksi dan merangkai menjadi tulisan yang indah meski demikian saya bukan pula yang suka menulis serampangan meski terkadang saya harus memaksa diri menulis satu dua kata demi menjaga libido menulisku.
Saya sudah sering membaca teori menulis dari berbagai penulis besar namun setidaknya tidak ada yang lebih ampuh dari tips yang mereka tawarkan selain terus menulis dan mengasah kemampuan menulis. memang cara paling ampuh untuk menjadi penulis hanya tiga, menulis, kemudian menulis dan yang terakhir jangan pernah bosan menulis. sampai pada saatnya, kita menemukan gaya menulis yang kita sukai.
Satu variabel penting saat menulis yang tidak boleh dinafikan adalah banyak membaca. Instrumen paling penting untuk mengetahui dan mempelajari teknik menulis didapat saat kita banyak membaca buku dan cara penulisan yang baik.
Untuk hari-hari selanjutnya, blog ini akan menjadi wadah bagi banyak kecamuk pikiran di kepalaku yang tak tahu harus kemana saya curahkan. semua seakan sudah semakin abu-abu di dunia ini. Tak ada lagi hitam putih. musuh menjadi teman dan teman menjadi musuh sehingga yang tersisa dari semua itu adalah kata-kata dalam tulisan.
Blog ini semacam pelampiasan yang akan menanggung beban-benan kepalaku.
26 Mei 2015
Pulogadung
No comments:
Post a Comment