January 27, 2013

Tasbih Ayah



Pada mentari yang menanjak perlahan
Mengikuti jejakmu berlabuh ke sawah
Dengan bekal masakan ibu,
Dengan cangkul sahabatmu
Engkau mengukir tanah basah dengan sejuta asa

Di setiap sisi mukamu
Tak tergores setitik keluh
Walau kadang bias
Dan engkau
Dalam nyanyian syahdu semesta

Tanganmu menyemai benih
Terpercik lumpur di bajumu
Menjadi doadoa dalam tasbih
Memeluk angan di pematang itu

Padi menguning dalam masa
Tersungging senyum dalam batinmu
Bahkan dimata
Semua terbalas
Oleh peluh yang dulu tak henti menetes

Dan hasil panen itu
Engkau rangkai hasil padanya
Tentang kebutuhan hidup kita
Tentang biaya anak anakmu
Walau meski
Tak tersisa buatmu

Secerca asa menghampirimu
Saat semesta menyapamu
Dan setiap malammu untuk doadoa
Tak terulis dalam katakata
Hanya saja
Semua tujuan gerakmu hanya satu
Tentang keridhaan Allah


                                                          9 januari 2013

No comments: