Kuangkat kedua tanganku dalam
takbir
Menjadi pembuka gerakanku
menghadapMU
Kubaca setiap doa dalam diam
Walau sering pikiranku tak
disana
Aku belum benar-benar
menghadapMU
Mengbungkuk diriku selutut
Dalam gerakan berikutnya
Kubaca doa doa itu waktu
hatiku terpaut duniawi
Aku benar benar belum
menemuiMU
Semakin kurendahkan diriku
Menghujam tanah dalam sujudku
Bukti akan kefanaanku
Namun lagi lagi hatiku
menjauh
Aku masih belum menjumpaiMU
Kuulangi setiap gerakanku
Kuberharap hatiku bersemayam di
sana
Namun tak kuasa
Diriku terlalu sialu
absurditas
Hingga bertemu denganMU tak
sanggup
Akhirnya ku duduk di akhir
gerakanku
Melantunkan doa keselamatan
Mencapai akhir peremuan
denganMU
Menoleh kekanan kemudian ke
kiri
Hingga akhirnya damai menyelimuti
20 januari 2013

No comments:
Post a Comment