Terlihat
raga yang tetap tegar
Dalam
balutan jiwa yang tulus
Berjalan
tanpa lelah
Buat
anak-anakmu semua
Setiap nafasmu jadi doa
Sejengkal gerakmu jadi usaha
Demi sebuah harapan yang besar
Bukan buatmu tapi buat anak-anakmu
Dirimu
adalah taruhanmu
Dalam
pangkuan jiwa yang ikhlas
Mendamba
kebahagiaan buat anak-anakmu
Tergambar
indah dalam anganmu
Kau jadikan harimu sebagai usaha
Kau jadikan malammu sebagai tawakkal
Berserah diri pada Sang Ilahi
Atas semua usahamu tempo hari
Saat
ini,
Kala
ragamu mulai dikalahkan usia
Kau
tak tampakkan setitik keletihan
Bahkan
hanya dalam hatimu
Wahai wanita yg kucinta,
Tanganmu tak pernah letih mengayun
Kakimu tak pernah lelah melangkah
Entah sampai kapan
Terima
kasih pada Ilahi
Telah
menakdirkankujadi anakmu
Terima
kasih buatmu
Telah
menjadi ibu yang baik
Disaat ku ditanya wanita paling
cantik,
Akan kusebut dirimu berkali-kali
Disaat ku ditanya wanita paling baik
Dirimulah jawabannya
Tahukah engkau mengapa?
Tahukah engkau alasannya?
Karena kau bidadari titipan Ilahi
buatku
Buat hidupku
Ibu,
saat ini kupanjatkan doa-doaku
Semoga
Sang Ilahi selalu meridhaimu
Semoga
kau di kampung baik-baik saja
Dalam
pangkuan kasihNYA
No comments:
Post a Comment