January 27, 2013

Raga yang Tak Letih


Depok, September 2st 2012


Terlihat raga yang tetap tegar
Dalam balutan jiwa yang tulus
Berjalan tanpa lelah
Buat anak-anakmu semua
            Setiap nafasmu jadi doa
            Sejengkal gerakmu jadi usaha
            Demi sebuah harapan yang besar
            Bukan buatmu tapi buat anak-anakmu
Dirimu adalah taruhanmu
Dalam pangkuan jiwa yang ikhlas
Mendamba kebahagiaan buat anak-anakmu
Tergambar indah dalam anganmu
            Kau jadikan harimu sebagai usaha
            Kau jadikan malammu sebagai tawakkal
            Berserah diri pada Sang Ilahi
            Atas semua usahamu tempo hari
Saat ini,
Kala ragamu mulai dikalahkan usia
Kau tak tampakkan setitik keletihan
Bahkan hanya dalam hatimu
            Wahai wanita yg kucinta,
            Tanganmu tak pernah letih mengayun
            Kakimu tak pernah lelah melangkah
            Entah sampai kapan
Terima kasih pada Ilahi
Telah menakdirkankujadi anakmu
Terima kasih buatmu
Telah menjadi ibu yang baik
            Disaat ku ditanya wanita paling cantik,
            Akan kusebut dirimu berkali-kali
            Disaat ku ditanya wanita paling baik
            Dirimulah jawabannya

            Tahukah engkau mengapa?
            Tahukah engkau alasannya?
            Karena kau bidadari titipan Ilahi buatku
            Buat hidupku
Ibu, saat ini kupanjatkan doa-doaku
Semoga Sang Ilahi selalu meridhaimu
Semoga kau di kampung baik-baik saja
Dalam pangkuan kasihNYA

No comments: