kami
tak meminta uang berlembar hari ini
Hanya
sebungkus nasi penahan lapar perut ini
kami
tak berharap tidur di atas kasur empuk
Hanya
berharap hujan tidak mengguyur malam ini
Hingga
kami pulas dalam mimpi di atas becak kami
Inilah
takdir diri
Dalam
setiap kisah hidup yang terjalani
Merana
raga dalam duniawi
Atau
bahkan senang dalam masa
Namun
semua tentang hidup
Dengan
sabar dan syukur
Janganlah
meratap dalam sengasara
Pun
janganlah sekali bangga dalam karunia
Sebab
hidup adalah fana
Dan
masa abadi kan menjelang
Walau
belum saat, namun masa tak pernah ingkar
Terkadang
menggelayut sesalan
Sabar
adalah penangkalnya
Ketika
sedang dalam nikmat
Syukur
sebaik baik sikap
Dan
kemarin malam
Kusaksikan
cerita hidup mereka dalam peluh
Sepanjang
jalan dalam kota ini
Terbaring
pulas di atas becak nan reot
Walau
hanya beralaskan plastik
Hati
tetap damai dalam pelukan alam
Mereka
tak pernah menagih hidup
Bahkan
sesal bukan alasan mereka
karena
hidup bukan ditagih, juga bukan disesali
bukan
pula dia tujuan
namun
hidup adalah jalan yang dijalani
meretas
ke tujuan yang hakiki
walau
nasib tak pernah berubah
tak
dinanya manusia yang bersabar
semuanya
adalah hikmah
semuanya
adalah pengajaran
menanti
janji masa yang kan tiba
menagih
rembulan yang besinar malam ini
sesaat
lagi
hujan
kali ini kan berlalu meninggalkan pelangi
untuk
mereka bapak tua penarik becak
buah
kesabaran dalam derita nasib hidup kali ini

No comments:
Post a Comment