January 7, 2013

Aku dan Bapak Penarik Becak


kami tak meminta uang berlembar hari ini
Hanya sebungkus nasi penahan lapar perut ini
kami tak berharap tidur di atas kasur empuk
Hanya berharap hujan tidak mengguyur malam ini
Hingga kami pulas dalam mimpi di atas becak kami

Inilah takdir diri
Dalam setiap kisah hidup yang terjalani
Merana raga dalam duniawi
Atau bahkan senang dalam masa
Namun semua tentang hidup
Dengan sabar dan syukur

Janganlah meratap dalam sengasara
Pun janganlah sekali bangga dalam karunia
Sebab hidup adalah fana
Dan masa abadi kan menjelang
Walau belum saat, namun masa tak pernah ingkar

Terkadang menggelayut sesalan
Sabar adalah penangkalnya
Ketika sedang dalam nikmat
Syukur sebaik baik sikap

Dan kemarin malam
Kusaksikan cerita hidup mereka dalam peluh
Sepanjang jalan dalam kota ini
Terbaring pulas di atas becak nan reot
Walau hanya beralaskan plastik
Hati tetap damai dalam pelukan alam

Mereka tak pernah menagih hidup
Bahkan sesal bukan alasan mereka
karena hidup bukan ditagih, juga bukan disesali
bukan pula dia tujuan
namun hidup adalah jalan yang dijalani
meretas ke tujuan yang hakiki

walau nasib tak pernah berubah
tak dinanya manusia yang bersabar
semuanya adalah hikmah
semuanya adalah pengajaran
menanti janji masa yang kan tiba
menagih rembulan yang besinar malam ini
sesaat lagi
hujan kali ini kan berlalu meninggalkan pelangi
untuk mereka bapak tua penarik becak
buah kesabaran dalam derita nasib hidup kali ini

sepanjang jln Akhmad Yani-jln Sumatera, 6 januari 2013

No comments: