December 31, 2015

Catatan Akhir Tahun


Kembali mengunjungimu setelah sekian lama lupa. Hanya sekedar membaca tulisan-tulisan sampah yang pernah kuukir. Tulisan disini mayoritas tidak pernah kubaca setelah kutulis karena terkesan norak namun entah kenapa, Aku selalu saja betah untuk nyampah di blog ini. Entah sekedar untuk eksis, ingin dianggap keren atau apalah.

Ingin menulis kajian ekopol namun referensi minim oleh karena malas membaca, ingin menuliskan fenomena sehari-hari namun selalu saja hasilnya tulisan yang nanggung dan terkesan dipaksakan yang berakhir menjadi tulisan amat sangat norak dan menggelikan bahkan untuk sedekar dibaca sendiri, ingin mengisi blog ini cerpen tetapi gagal juga karena sama sekali tidak berjiwa, ingin belajar berpuisi namun pemilihan diksi selalu saja tidak pas. entah genre tulisan apalagi yang pernah kucoba namun sama sekali tidak satupun yang berhasil mengesankan bahkan untuk diriku sendiri.

Okelah, ruang ini hanya akan menjadi semacam tempat belajar untuk mencoba meniru tulisan-tulisan yang kusuka meski berakhir menjadi tulisan yang tidak ada gunanya sama sekali. 

Harus kuakui bahwa untuk ukuran kuantitas, 2 tahun terakhir aku banyak mengisi ruang ini dengan berbagai macam coretan semau gue namun untuk ukuran kualitas, tidak perlu ditanyakan. Terlalu banyak tulisan yang hanya berupa draft bahkan tidak diakhiri dengan kesimpulan atau inti dari tulisan itu sendiri.

Oh iya, tadinya ingin menulis catatan akhir tahun dan resolusi seperti apa ruang ini untuk tahun-tahun berikutnya. Sederhana sih sebenarnya. Ingin menulis yang lebih berkualitas lagi apapun jenis tulisannya. jika tulisan kehidupan sehari-hari, semoga jelas inti tulisannya dan tidak serba nanggung, jikalaupun cerita namun tetap mengandung nilai kehidupan dan apapun nanti tulisannya. hanya berharap bisa membawa nilai kehidupan meski hanya sekedar sebagai pengingat diri sendiri bahwa ada banyak hal dalam hidup yang perlu dimaknai, direnungi kemudian dijadikan pelajaran untuk lebih baik lagi.

Semoga saja tidak ada perasaan ingin dianggap keren dan berharap menuai pujian dari orang lain, toh labelisasi kekerenan itu harusnya ditempatkan di anus yang bercampur dengan pup sehingga dengan mudah tiap saat kita membuangnya kedalam kloset kapanpun kita mau. Jika kekerenan diletakkan di muka maka hanya akan menjadi topeng yang menutupi diri sebenarnya. Berhentilah untuk menghamba pujian dan belajarlah untuk hal yang lebih substansial lagi.

Gemuruh terompet sudah sahut-sahutan di kota ini, kuakhiri saja catatan ini kemudian cuci muka dan kaki, menuju pembaringan dan menarik selimut, menyumbat telinga dari pekaknya duniawi dan terlepas dari euphoria manusia yang sedang menyambut tahun baru.

Ah, entah apa yang sedang mereka rayakan diluar sana sambil menghabiskan beribu lembar duit..? mereka sedang merayakan perjalanan menuju kepunahan, merayakan absurditas. Aku memilih tidur. Merayakan tahun baru dengan caraku sendiri

Selamat Tahun baru 2016 (katanya)
Mampang Prapatan VII
31 Desember 2015  22:36

December 16, 2015

Surat Kepada Dodol Penyuka Juventusss

Dear Kawanku Dodol,

Kau pasti tahu kenapa Aku memanggilmu si Dodol..? oleh sebab karena kau menyukai sebuah klub dengan kostum seperti marka jalan juga seperti warna kantong plastik hitam putih, klub yang menurutku sangat tidak keren dan layak bermain di liga Italia Serie B.
 
Sebelum Aku memuji-muji klub favoritmu, mari kita bernotalgia tentang pertemanan kita. Aku tahu kau penggila Sepakbola dan begitupun juga Aku adanya.

Aku masih tidak mengerti kenapa kau memilih klub dari Turin yang sangat tidak keren itu, aku berharap suatu waktu kau memilih klub lain dari Turin yang masih lebih baik, Torino. Kau tahu kan sejarah perjalanan Klub nyonya renta itu..? Ah, terlalu merendahkan sekali jika harus kujelaskan kepadamu banyak hal supya kau cepat insyaf mendukung klub itu yang lagi-lagi tidak keren itu tapi okelah, ini ada beberapa fakta dariku yang mungkin bisa kau jadikan pertimbangan untuk berpaling dari si nyonya renta, klub dengan jersey paling norak.

1. Si Nyonya renta itu tidak menghargai para pemainnya yang sudah berjasa atau bahkan mendedikasikan hidupnya bagi klub. Tengok saja si Del Piero yang begitu disanjung saat masih menjadi barisan punggawa klub yang tidak keren. Del Piero sudah begitu banyak memberikan pengorbanan kepada klub tetapi ternyata di akhir karirnya, Dia dicampakkan begitu saja. Ada juga Andrea pirlo. Meski hanya meski cuma 3 musim bersama Jupentuss namun setidaknya Pirlo berjasa dengan mempersembahkan banyak gelar termasuk lolos sampai di final Liga Champions 2014/2015. Setelah itu apa? Pirlo dibuang ke Liga USA. Ah mengerikan sekali sistem di klub ini, menjadikan pemainnya sebagai Buruh yang ketika sudah habis diperas begitu saja, dibuang entah kemana. Seharusnya klub nyonya renta belajar kepada Inter milan bagaimana caranya memuliakan para pemain. Ah, klub biru hitam memang keren

2. Fakta kedua mungkin sudah menjadi rahasia publik bahwa si Nyonya tua adalah klub yang bermain dengan 14 pemain di setiap pertandingan. Mereka punya tiga pemain tambahan yang memegang pluit di tengah lapangan dan dua lagi yang berlari di sisi lapangan sambil membawa bendera. Ah, aku yakin kau tahu maksudku kan.

3. Nyonya renta juga pembawa aib bagi klub Italia di Liga Champions. Mereka selalu menjadi pesakitan yang berlagak seperti klub yang baru belajar taktik Sepakbola.

December 15, 2015

Hati Tidak Tenang

Jika sedang penat
berhentilah sejenak kemudian menghela nafas
rasakan bahwa jantung masih berdenyut dengan teratur
yakinkan pada hati untuk tetap tenang

Jika sedang lelah
jangan memaksa untuk berjalan terus

Ah, tadi diri ini gagal
hati tidak tenang

December 3, 2015

Di Tahun Pertama

Benar-benar waktu adalah pelari Maraton paling cepat. tak terduga dan melenakan sampai pada saat ketika kita menghela nafas, seringkali kita tidak sadar sudah berada di ruang dan waktu yang berbeda. seperti baru kemarin saat Bapakmu masih sekolah kemudian menikah dan akhirnya Engkau lahir di tahun kemarin bertepatan saat Nenek mangkat. kata orang sih Engkau bergantian dengan Beliau. Kau hadir menggantikan kepergiaannya dalam damai namun begitulah kehidupan Nak, selalu saja ada yang datang dan pergi. siklus Sunnatullah yang tidak satupun orang bisa mengingkarinya.

Nak, Aku ingin bercerita sedikit tentang waktu. sejatinya ketika lalai, waktu itu seperti tidak pernah pergi kemana mana, hanya perputaran 24 jam yang berulang setiap harinya. itu bagi Manusia yang terlena Nak dan tidak pernah mau mamanfaatkan waktunya namun percayalah Nak bahwa waktu itu sebenarnya berlari sekencang-kencangnya. untuk tahu hakekatnya, kenali saja tanda-tanda yang ada di diri kita Nak, dulunya kita masih bayi, kemudian bertumbuh dewasa dan menjadi tua lalu hilanglah kekuatan di diri kita. jika tidak menyadari maka tamatlah riwayat kita, waktu yang ada hanya akan menjadi semacam perjalanan tak berarti.

Ah, apalah Aku ini yang malah menceramaimu dengan teori-teori yang mungkin Aku pun tidak memahaminya. Aku harusnya bercerita saja tentang dunia ini yang penuh sensasi. memang sih terkadang hidup itu Paradoks Nak tetapi tak apalah, toh hidup itu tidak menantang jika memang tidak menghadirkan misteri.

Nak, nikmati masa kecilmu dengan bahagia, masa kecil itu adalah masa untuk bermain Nak dan berimajinasi setinggi mungkin. lupakan semua ironi dalam hidup karena belum waktunya Engkau hidup dalam tragedi. makanya seringkali Aku sedih melihat bocah-bocah yang sudah harus memikul tanggung jawab seperti orang dewasa, bekerja siang malam untuk memenuhi kebutuhan mereka sedangkan disatu sisi, ada bagian dari hidup mereka yang tercerabut dari keadaan seperti itu, mereka telah melupakan periode bermain.
setelah tumbuh menjadi remaja, Engkau akan memasuki satu episode hidup yang baru. seringkali darah remaja akan dihabiskan untuk mencari jati diri, mengaktualisasikan dirinya sebagai seorang manusia apatahlagi Engkau adalah seorang Laki-laki maka ada saatnya ketika Engkau akan berjibaku dengan perasaan ingin menjadi seorang pemuda tangguh.

setelah itu, periode pertumbuhanmu akan menjadi dewasa ketika sudah melalui banyak pengalaman hidup. Nak, Aku sudah melalui beberapa periode kehidupan. pernah menjadi bocah yang tidak pernah mengerti apa-apa selain bermain. saat bocah, aku pikir bahwa dunia ini adalah ruangan untuk bermain. namun ternyata tidak seperti itu adanya Nak. hidup selalu berputar sampai membawaku menjadi remaja kemudian kuliah. saat kuliah, kepalaku kemudian dipenuhi oleh pikiran relasi antar manusia dan ketidaksetujuanku terhadap ketidakadilan sosial.

kok Aku malah curhat yah Nak, hehe. okelah tidak banyak yang ingin kusampaikan kepadamu di hari ulang tahunmu yang pertama. Aku pun tidak perlu untuk menasehatimu terlalu dini tentang hidup di tahun pertamamu sebagai Manusia. Aku hanya berharap semoga Engkau bahagia di masa kecilmu dan Aku menunggumu tumbuh menjadi dewasa, kelak Aku mengajakmu diskusi tentang hidup, tentang apa saja yang harusnya kita lakukan, diskusi loh ya bukan mengajarimu.

Oh ya, Anak pertama itu punya tanggung jawab sedikit lebih dalam keluarga. kadang diharapkan menjadi panutan bagi adik-adiknya namun percayalah Nak, seringkali anak sulung itu kuat dan tahan banting.

Sudah dulu yah Nak, tidak perlu untuk terlalu berpanjang lebar karena Engkau masih perlu menikmati hidup. jika mau tahu relasi hubungan seorang Anak dan Orang tuanya, puisi Kahlil Gibran yang berjudul "Anakmu" sangat keren. tetapi jangan lupakan pula kisah Luqman dengan nasehat-nasehatnya terhadap Anaknya yang bahkan diabadikan dalam Al-Qur'an.

Ah, Nak mungkin lebih baik kuucapkan selamat Ulang tahun. semoga diberi umur yang berkah dalam kualitas dan kuantitas. nikmati hidupmu dalam setiap kondisi. kapan-kapan kita bercerita dan berdongeng dengan sepupumu Fadel dan Meisya ketika Engkau sudah bisa mendengar dongengku. yakinlah Aku punya banyak stok dongeng untuk kalian.

Andra

03 Desember 2015 18:16
Maaaf Telat karena Aku lupa ulang tahunmu


November 25, 2015

Noted

Maaf, mungkin sedikit jarang menengokmu
membersihkan ilalang yang tumbuh
seperti kebun Bapakku di lereng Gunung

Maaf, bukan karena abai
Aku punya ladang lain yang sedang memabukkanku
namun percayalah
sesekali aku menjengukmu
dengan beberapa cerita menarik

Rawamangun, 25 Nov 2015

November 20, 2015

ceramah Jum'at

Kali ini lumayan jauh shalat Jumat dari kantor. berhubung karena ada survey bangunan di daerah Jakarta Barat, Saya akhirnya ikut shalat Jumat di Mesjid Jami Nurul Iman yang terletak di Bilangan Jalan Palmerah Barat IX, Jakarta Barat.

Di Mesjid ini lumayan ramai jamaahnya. sesaat setelah Khatib naik mimbar, Saya sudah was-was akan isi ceramah yang akan disampaikan. begitulah perasaanku setiap akan mendengarkan khutbah Jumat, perasaan Saya selalu deg-degan seperti saat pertama kali bertemu calon mertua. namun akhirnya kekhawatiranku tidak menjadi kenyataan. khutbah jumat kali ini tidak membahas masalah Mazhab.

Khatib mengurai persoalan waktu. tentang bagaimana hakekatnya waktu tersebut yang tidak akan pernah berjalan mundur.

Jakarta, 20 Nov 2015

November 13, 2015

Tulisan Norak

tulisan ini pindahan dari akun kompasiana yang iseng-iseng untuk ikut sebuah lomba menulis. terpaksa kupindahkan disini karena terkesan norak. weka.weka

Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829


Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829
Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829
Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829
Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829

Belajar Memahami Rezeki

Saya sudah terpikir ide tentang seperti apa itu rezeki dalam sebuah rumah tangga sesaat setelah saya menikah karena kebetulan, kalau tidak salah ingat, sehari setelah menikah, saya bercerita panjang lebar dengan seorang teman yang domisili di Surabaya. Memang sih dia lebih dulu menikah dan sekarang Isterinya sudah hamil.

Ide ini kembali terlintas di pikiran Saya ketika membaca blog Rezeki dan Pernikahan. Saya selalu belajar untuk percaya bahwa rezeki itu bukan hanya hal yang nampak di depan mata seperti uang namun pada dasarnya, terkadang rezeki datang ketika kita membutuhkannya bukan pada saat kita menginginkannya dalam hal memuaskan nafsu.

Kembali ke percakapan Saya dengan teman sebulan yang lalu. Dia bercerita banyak tentang perjalanan pernikahannya yang sudah berjalanan setahun lebih. satu hal yang terpartri dalam memori Saya ketika Dia mengatakan bahwa Rezeki itu akan dimudahkan ketika pasangan Suami Isteri saling menyayangi. Dia mencontohkan ketika masih berdagang roti di Grobogan, selalu banyak hikmah yang dipelajarinya. saat pagi ketika akan hendak berdagang namun ada cekcok dengan isterinya, seringkali dagangannya tidak laku dan begitu pula sebaliknya, saat hatinya diliputi rasa sayang terhadap isterinya saat memulai aktivitas berdagang, seringkali dagangannya laris.

Untuk beberapa orang yang tidak percaya dengan hal yang irrasional, mungkin mereka akan berpikir bahwa hal itu adalah bullshit namun tidak dengan Saya dan teman tadi. kami bersepakat bahwa ada hal diluar nalar yang ikut berperan dalam kehidupan kita. Saya percaya bahwa Tuhan menyukai hal yang dilakukan dengan cinta dan ketika kita menempatkannya di ranah yang sesuai aturanNya bahwa percayalah, Dia Maha Segalanya tanpa harus kita rasionalkan.

Untuk kasus teman Saya diatas, bukan berarti bahwa ketika kita seorang pedagang, kita selalu menyayangi Isteri dengan tujuan agar dagangan laris, bukan, bukan itu tujuan hakekatnya. dagangan laris hanyalah sebuah bonus dari implikasi kecintaan kita kepada Isteri dan keluarga karena sejatinya mencintai keluarga adalah sebuah keniscayaan dalam hidup tanpa harus ada tendensi apa-apa.

Rezeki adalah hal yang tidak perlu ditakar dengan materi yang kasat mata. bahkan ketika kita mengukurnya seperti itu, maka kita telah menafikan Keagungan Tuhan. khawatir terhadap hal yang berhubungan dengan kebutuhan pun terkadang mengurangi kadar keimanan kita kepadaNya.

Saya suka sebuah kicauan Sudjiwo Tedjo "khawatir besok tidak makan, itu sudah menghina Tuhan."

November 11, 2015

Galau

Entah apa yang berkecamuk di dalam diri ini namun pikiran sedang kacau dan tidak bisa berkonsentrasi terhadap semua yang sedang dikerjakan. mungkin juga terlalu letih dan butuh istirahat

November 9, 2015

Ingatan Tentang Gitar

Untuk ingatan yang satu ini, selalu ada terselip rasa penasaran sampai sekarang. pertanyaan yang mengganggu pikiranku, kok Aku sama sekali tidak bisa memainkan gitar yah? pertanyaan tolol memang karena tidak ada pengaruhnya untuk hidupku meski sesekali aku ingin menikmati diriku bermain gitar disaat malam menua dan hujan turun dengan rintik-rintik.

Kembali ke pertanyaan tadi, ingatanku meluncur deras ke masa lalu saat masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Aku amat menyukai semua jenis musik dan terobsesi untuk bisa memainkan gitar alhasil entah dari mana uang yang kuperoleh, Aku memaksakan diri membeli sebuah gita merek Yamaha dari teman sekolah bahkan Aku harus mengendap-endap pada malam hari untuk transaksi perihal gitar tersebut karena takut ibuku tidak mengijinkan. perlu  diketahui pula bahwa pada masa itu, masih sangat jarang temanku di kampung yang bisa main gitar apatahlagi mempunyai gitar

November 5, 2015

Kebenaran itu

Kalau tidak salah ingat, sekira tahun 2008 yang lalu saat masih dua tahun menyandang status sebagai Mahasiswa, saya ikut aksi menolak UU BHP. aksi menolak UU tersebut diperjalanan tahun 2008 amat sangat ramai dan salah satu aksi yang kuikuti terjadi di pintu 1 UNHAS. saya sudah tidak terlalu mengingat kronologis aksi itu namun kericuhan pecah sepanjang hari. 

Ada beberapa momen yang masih terekam di kepalaku saat aksi berlangsung, ditengah kericuhan yang terjadi, ada wartawan yang berada dikerumunan Mahasiswa yang sedang melempar batu kearah barikade aparat berujar "jangan terlalu keras kawan, di bagian sana juga ada teman kita." enttah siapa yang dimaksud kawan oleh Wartawan tadi namun salah satu teman Mahasiswa, Saya masih kenal orangnya, langsung menimpali "omong kosong kalau ada teman kita di barisan aparat, mereka semua lawan." 

Saat itu aku bersepakat dengan Mahasiswa yang menimpali si Wartawan bahwa tidak ada ampun bagi mereka yang ada di barikade Aparat dan tidak ada kata kawan diantara mereka. itu kesepakatanku dulu saat masih memendam amarah setiap melihat sekumpulan orang yang berbaju cokelat bahkan setelah aksi tersebut, Saya masih berdebat dengan saudara sepupu yang seorang Polisi.
entah kepalaku yang sudah mulai melunak ataukah ada faktor lain namun beberapa kesepatakan-kesepatanku terhadap tindakan yang "merugikan" orang banyak mulai kurevisi. okelah untuk aksi jalanan yang yang isunya sektarian tidak perlu untuk memblokir jalanan hingga mengganggu aktivitas masyarakat yang seringkali dijadikan kambing hitam dalam setiap aksi. dalihnya untuk kepentingan mereka.


November 3, 2015

Pulang

Judul : Pulang
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Hal : 400









Sebelumnya tidak ada niat untuk membaca Novel ini. bukan karena meragukan kapasitas Tere Liye dalam menghasilkan sebuah cerita namun lebih karena faktor banyaknya buku yang masih menunggu antri untuk Saya baca. sok rajin padahal waktu tersita main gadget. hehe

Novel ini awalnya dibeli oleh isteri Saya di Gramedia Ambassador. akhir pekan minggu lalu, novel ini menanggur di meja depan karena Isteri Saya sedang ke Bogor alhasil karena tidak ada aktivitas, Saya iseng membuka lembaran pertama kemudian berlanjut dan akhirnya Saya menyelesaikan sampai bab terakhir.

"Aku tahu sekarang, lebih banyak luka di hati bapakku dibanding di tubuhnya. juga mamakku, lebih banyak tangis di hati mamak dibanding di matanya."
Bujang, seorang pemuda tanggung berumur 15 tahun tinggal di pedalaman pulau Sumatera bersama Ibu Bapaknya. Bujang sama sekali tidak pernah mengecap pendidikan normal meski demikian Ibunya yang dengan tekun mengajarinya baca tulis. Bapaknya seorang yang keras dan apatis terhadap keberadaan Agama sehingga setiap kali Bujang belajar Agama maka tidak dinanya, Bapaknya akan marah besar.

Cerita bermula ketika sekelompok pemburu datang di kampung mereka dengan bersenjata lengkap. Para Pemburu tersebut hendak memburu Babi hutan yang memang banyak terdapat di belantara hutan kampung. Sekelompok Pemburu tersebut ternyata sudah akrab dengan Bapak Bujang. Mereka menginap di rumah Bujang sembari menunggu malam dan memulai pemburuan. 

Ketika malam sudah mulai menua, Para Pemburu tersebut bersiap-siap dengan segala peralatan, Bujang pun diajak ikut dalam rombongan meski dengan perasaan yang sangat terpaksa, Mamaknya merestui Bujang untuk ikut. selama ini, Ibunya amat sangat protektif terhadap keselamatan Bujang.

Singkat cerita, esok hari setelah Pemburuan, Para Pemburu hendak pulang ke kota dan mengajak Bujang ikut serta dalam rombongan. Bujang yang tidak tahu sama sekali asal-usul para Pemburu hanya ikut keputusan orang tuanya. Mamaknya yang bersikeras untuk menolak Bujang ikut bersama Para Pemburu namun kekerasan hati Bapaknya menakdirkan Bujang ikut dalam Rombongan yang sama sekali Dia tidak tahu kemana akan pergi.

November 2, 2015

November

Aku tidak pernah belajar dari waktu
tidak pernah sama sekali
sampai pada titik dimana waktu menegurku
menyadarkanku bahwa aku telah berjalan bersamanya
tanpa ada setetes hikmah yang tertampung namun sanubariku

Sekarang November
menjelma menjadi sebuah titik pengingat
bahwa perjalanan tahun ini sudah diujung tanduk
akankah aku kembali dalam kesalahan yang tidak

Tentang waktu yang tidak kusadari

rawamangun, 21115