Dear Kawanku Dodol,
Kau pasti tahu kenapa Aku memanggilmu si Dodol..? oleh sebab karena kau menyukai sebuah klub dengan kostum seperti marka jalan juga seperti warna kantong plastik hitam putih, klub yang menurutku sangat tidak keren dan layak bermain di liga Italia Serie B.
Sebelum Aku memuji-muji klub favoritmu, mari kita bernotalgia tentang pertemanan kita. Aku tahu kau penggila Sepakbola dan begitupun juga Aku adanya.
Aku masih tidak mengerti kenapa kau memilih klub dari Turin yang sangat tidak keren itu, aku berharap suatu waktu kau memilih klub lain dari Turin yang masih lebih baik, Torino. Kau tahu kan sejarah perjalanan Klub nyonya renta itu..? Ah, terlalu merendahkan sekali jika harus kujelaskan kepadamu banyak hal supya kau cepat insyaf mendukung klub itu yang lagi-lagi tidak keren itu tapi okelah, ini ada beberapa fakta dariku yang mungkin bisa kau jadikan pertimbangan untuk berpaling dari si nyonya renta, klub dengan jersey paling norak.
1. Si Nyonya renta itu tidak menghargai para pemainnya yang sudah berjasa atau bahkan mendedikasikan hidupnya bagi klub. Tengok saja si Del Piero yang begitu disanjung saat masih menjadi barisan punggawa klub yang tidak keren. Del Piero sudah begitu banyak memberikan pengorbanan kepada klub tetapi ternyata di akhir karirnya, Dia dicampakkan begitu saja. Ada juga Andrea pirlo. Meski hanya meski cuma 3 musim bersama Jupentuss namun setidaknya Pirlo berjasa dengan mempersembahkan banyak gelar termasuk lolos sampai di final Liga Champions 2014/2015. Setelah itu apa? Pirlo dibuang ke Liga USA. Ah mengerikan sekali sistem di klub ini, menjadikan pemainnya sebagai Buruh yang ketika sudah habis diperas begitu saja, dibuang entah kemana. Seharusnya klub nyonya renta belajar kepada Inter milan bagaimana caranya memuliakan para pemain. Ah, klub biru hitam memang keren
2. Fakta kedua mungkin sudah menjadi rahasia publik bahwa si Nyonya tua adalah klub yang bermain dengan 14 pemain di setiap pertandingan. Mereka punya tiga pemain tambahan yang memegang pluit di tengah lapangan dan dua lagi yang berlari di sisi lapangan sambil membawa bendera. Ah, aku yakin kau tahu maksudku kan.
3. Nyonya renta juga pembawa aib bagi klub Italia di Liga Champions. Mereka selalu menjadi pesakitan yang berlagak seperti klub yang baru belajar taktik Sepakbola.
Aku masih tidak mengerti kenapa kau memilih klub dari Turin yang sangat tidak keren itu, aku berharap suatu waktu kau memilih klub lain dari Turin yang masih lebih baik, Torino. Kau tahu kan sejarah perjalanan Klub nyonya renta itu..? Ah, terlalu merendahkan sekali jika harus kujelaskan kepadamu banyak hal supya kau cepat insyaf mendukung klub itu yang lagi-lagi tidak keren itu tapi okelah, ini ada beberapa fakta dariku yang mungkin bisa kau jadikan pertimbangan untuk berpaling dari si nyonya renta, klub dengan jersey paling norak.
1. Si Nyonya renta itu tidak menghargai para pemainnya yang sudah berjasa atau bahkan mendedikasikan hidupnya bagi klub. Tengok saja si Del Piero yang begitu disanjung saat masih menjadi barisan punggawa klub yang tidak keren. Del Piero sudah begitu banyak memberikan pengorbanan kepada klub tetapi ternyata di akhir karirnya, Dia dicampakkan begitu saja. Ada juga Andrea pirlo. Meski hanya meski cuma 3 musim bersama Jupentuss namun setidaknya Pirlo berjasa dengan mempersembahkan banyak gelar termasuk lolos sampai di final Liga Champions 2014/2015. Setelah itu apa? Pirlo dibuang ke Liga USA. Ah mengerikan sekali sistem di klub ini, menjadikan pemainnya sebagai Buruh yang ketika sudah habis diperas begitu saja, dibuang entah kemana. Seharusnya klub nyonya renta belajar kepada Inter milan bagaimana caranya memuliakan para pemain. Ah, klub biru hitam memang keren
2. Fakta kedua mungkin sudah menjadi rahasia publik bahwa si Nyonya tua adalah klub yang bermain dengan 14 pemain di setiap pertandingan. Mereka punya tiga pemain tambahan yang memegang pluit di tengah lapangan dan dua lagi yang berlari di sisi lapangan sambil membawa bendera. Ah, aku yakin kau tahu maksudku kan.
3. Nyonya renta juga pembawa aib bagi klub Italia di Liga Champions. Mereka selalu menjadi pesakitan yang berlagak seperti klub yang baru belajar taktik Sepakbola.
No comments:
Post a Comment