November 25, 2015

Noted

Maaf, mungkin sedikit jarang menengokmu
membersihkan ilalang yang tumbuh
seperti kebun Bapakku di lereng Gunung

Maaf, bukan karena abai
Aku punya ladang lain yang sedang memabukkanku
namun percayalah
sesekali aku menjengukmu
dengan beberapa cerita menarik

Rawamangun, 25 Nov 2015

November 20, 2015

ceramah Jum'at

Kali ini lumayan jauh shalat Jumat dari kantor. berhubung karena ada survey bangunan di daerah Jakarta Barat, Saya akhirnya ikut shalat Jumat di Mesjid Jami Nurul Iman yang terletak di Bilangan Jalan Palmerah Barat IX, Jakarta Barat.

Di Mesjid ini lumayan ramai jamaahnya. sesaat setelah Khatib naik mimbar, Saya sudah was-was akan isi ceramah yang akan disampaikan. begitulah perasaanku setiap akan mendengarkan khutbah Jumat, perasaan Saya selalu deg-degan seperti saat pertama kali bertemu calon mertua. namun akhirnya kekhawatiranku tidak menjadi kenyataan. khutbah jumat kali ini tidak membahas masalah Mazhab.

Khatib mengurai persoalan waktu. tentang bagaimana hakekatnya waktu tersebut yang tidak akan pernah berjalan mundur.

Jakarta, 20 Nov 2015

November 13, 2015

Tulisan Norak

tulisan ini pindahan dari akun kompasiana yang iseng-iseng untuk ikut sebuah lomba menulis. terpaksa kupindahkan disini karena terkesan norak. weka.weka

Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829


Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829
Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829
Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829
Sariawan…? Mungkin semua orang pernah menderita penyakit yang satu ini. Menyerang daerah mulut dan bahkan yang lebih parah ketika sariawan bertengger di lidah maka dijamin kita bisa melakukan puasa dalam beberapa hari karena semua makanan yang masuk ke dalam mulut rasanya perih. Apa penyebab dari sariawan..? Sariawan diakibatkan oleh kekurangan vitamin C. bahkan untuk kasus pribadi saya, sariawan sering muncul ketika saya kurang mengkonsumsi air putih dan lebih sering mengkonsumsi air yang mengandung gula. Gejala sariawan Biasanya gejala awal sariawan adalah rasa nyeri pada mulut atau lidah untuk beberapa hari kemudian setelah itu diikuti oleh luka menganga. Rasa perih pada sariawan akan terus berlangsung sampai luka tersebut sembuh total dan biasanya saat sariawan maka kita akan sangat susah mengunyah makanan karena mulut atau lidah yang sariawan akan semakin perih ketika tersentuh benda. Pengalaman sariawan dan cara mengatasinya Saat masih kecil dulu, saya sering menderita penyakit yang satu ini. Namanya anak-anak maka alhasil ketika sariawan menyerang dan makanan tidak bisa dikunyah maka salah satu pelampiasan adalah menangis. Dulu saat di kampung sangat familiar getah dari tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan dan benar saja bahwa ketika sudah diolesi dengan getah pallan maka sariawan tidak butuh waktu lama untuk kabur bahkan hanya semalam, sariawan akan menghilang pagi harinya. Hanya saja saat sudah kuliah dan kemudian bekerja di kota, sangat sulit untuk menemukan tumbuhan pallan untuk mengobati sariawan yang kadang-kadang masih muncul alhasil obat yang paling mujarab untuk mengobati sariawan saat sekarang ini adalah KULDON SARIAWAN.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/manhaj/sariawan-dan-masa-kecilku_54f7b708a33311bd208b4829

Belajar Memahami Rezeki

Saya sudah terpikir ide tentang seperti apa itu rezeki dalam sebuah rumah tangga sesaat setelah saya menikah karena kebetulan, kalau tidak salah ingat, sehari setelah menikah, saya bercerita panjang lebar dengan seorang teman yang domisili di Surabaya. Memang sih dia lebih dulu menikah dan sekarang Isterinya sudah hamil.

Ide ini kembali terlintas di pikiran Saya ketika membaca blog Rezeki dan Pernikahan. Saya selalu belajar untuk percaya bahwa rezeki itu bukan hanya hal yang nampak di depan mata seperti uang namun pada dasarnya, terkadang rezeki datang ketika kita membutuhkannya bukan pada saat kita menginginkannya dalam hal memuaskan nafsu.

Kembali ke percakapan Saya dengan teman sebulan yang lalu. Dia bercerita banyak tentang perjalanan pernikahannya yang sudah berjalanan setahun lebih. satu hal yang terpartri dalam memori Saya ketika Dia mengatakan bahwa Rezeki itu akan dimudahkan ketika pasangan Suami Isteri saling menyayangi. Dia mencontohkan ketika masih berdagang roti di Grobogan, selalu banyak hikmah yang dipelajarinya. saat pagi ketika akan hendak berdagang namun ada cekcok dengan isterinya, seringkali dagangannya tidak laku dan begitu pula sebaliknya, saat hatinya diliputi rasa sayang terhadap isterinya saat memulai aktivitas berdagang, seringkali dagangannya laris.

Untuk beberapa orang yang tidak percaya dengan hal yang irrasional, mungkin mereka akan berpikir bahwa hal itu adalah bullshit namun tidak dengan Saya dan teman tadi. kami bersepakat bahwa ada hal diluar nalar yang ikut berperan dalam kehidupan kita. Saya percaya bahwa Tuhan menyukai hal yang dilakukan dengan cinta dan ketika kita menempatkannya di ranah yang sesuai aturanNya bahwa percayalah, Dia Maha Segalanya tanpa harus kita rasionalkan.

Untuk kasus teman Saya diatas, bukan berarti bahwa ketika kita seorang pedagang, kita selalu menyayangi Isteri dengan tujuan agar dagangan laris, bukan, bukan itu tujuan hakekatnya. dagangan laris hanyalah sebuah bonus dari implikasi kecintaan kita kepada Isteri dan keluarga karena sejatinya mencintai keluarga adalah sebuah keniscayaan dalam hidup tanpa harus ada tendensi apa-apa.

Rezeki adalah hal yang tidak perlu ditakar dengan materi yang kasat mata. bahkan ketika kita mengukurnya seperti itu, maka kita telah menafikan Keagungan Tuhan. khawatir terhadap hal yang berhubungan dengan kebutuhan pun terkadang mengurangi kadar keimanan kita kepadaNya.

Saya suka sebuah kicauan Sudjiwo Tedjo "khawatir besok tidak makan, itu sudah menghina Tuhan."

November 11, 2015

Galau

Entah apa yang berkecamuk di dalam diri ini namun pikiran sedang kacau dan tidak bisa berkonsentrasi terhadap semua yang sedang dikerjakan. mungkin juga terlalu letih dan butuh istirahat

November 9, 2015

Ingatan Tentang Gitar

Untuk ingatan yang satu ini, selalu ada terselip rasa penasaran sampai sekarang. pertanyaan yang mengganggu pikiranku, kok Aku sama sekali tidak bisa memainkan gitar yah? pertanyaan tolol memang karena tidak ada pengaruhnya untuk hidupku meski sesekali aku ingin menikmati diriku bermain gitar disaat malam menua dan hujan turun dengan rintik-rintik.

Kembali ke pertanyaan tadi, ingatanku meluncur deras ke masa lalu saat masih duduk di bangku kelas 2 SMA. Aku amat menyukai semua jenis musik dan terobsesi untuk bisa memainkan gitar alhasil entah dari mana uang yang kuperoleh, Aku memaksakan diri membeli sebuah gita merek Yamaha dari teman sekolah bahkan Aku harus mengendap-endap pada malam hari untuk transaksi perihal gitar tersebut karena takut ibuku tidak mengijinkan. perlu  diketahui pula bahwa pada masa itu, masih sangat jarang temanku di kampung yang bisa main gitar apatahlagi mempunyai gitar

November 5, 2015

Kebenaran itu

Kalau tidak salah ingat, sekira tahun 2008 yang lalu saat masih dua tahun menyandang status sebagai Mahasiswa, saya ikut aksi menolak UU BHP. aksi menolak UU tersebut diperjalanan tahun 2008 amat sangat ramai dan salah satu aksi yang kuikuti terjadi di pintu 1 UNHAS. saya sudah tidak terlalu mengingat kronologis aksi itu namun kericuhan pecah sepanjang hari. 

Ada beberapa momen yang masih terekam di kepalaku saat aksi berlangsung, ditengah kericuhan yang terjadi, ada wartawan yang berada dikerumunan Mahasiswa yang sedang melempar batu kearah barikade aparat berujar "jangan terlalu keras kawan, di bagian sana juga ada teman kita." enttah siapa yang dimaksud kawan oleh Wartawan tadi namun salah satu teman Mahasiswa, Saya masih kenal orangnya, langsung menimpali "omong kosong kalau ada teman kita di barisan aparat, mereka semua lawan." 

Saat itu aku bersepakat dengan Mahasiswa yang menimpali si Wartawan bahwa tidak ada ampun bagi mereka yang ada di barikade Aparat dan tidak ada kata kawan diantara mereka. itu kesepakatanku dulu saat masih memendam amarah setiap melihat sekumpulan orang yang berbaju cokelat bahkan setelah aksi tersebut, Saya masih berdebat dengan saudara sepupu yang seorang Polisi.
entah kepalaku yang sudah mulai melunak ataukah ada faktor lain namun beberapa kesepatakan-kesepatanku terhadap tindakan yang "merugikan" orang banyak mulai kurevisi. okelah untuk aksi jalanan yang yang isunya sektarian tidak perlu untuk memblokir jalanan hingga mengganggu aktivitas masyarakat yang seringkali dijadikan kambing hitam dalam setiap aksi. dalihnya untuk kepentingan mereka.


November 3, 2015

Pulang

Judul : Pulang
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Republika
Hal : 400









Sebelumnya tidak ada niat untuk membaca Novel ini. bukan karena meragukan kapasitas Tere Liye dalam menghasilkan sebuah cerita namun lebih karena faktor banyaknya buku yang masih menunggu antri untuk Saya baca. sok rajin padahal waktu tersita main gadget. hehe

Novel ini awalnya dibeli oleh isteri Saya di Gramedia Ambassador. akhir pekan minggu lalu, novel ini menanggur di meja depan karena Isteri Saya sedang ke Bogor alhasil karena tidak ada aktivitas, Saya iseng membuka lembaran pertama kemudian berlanjut dan akhirnya Saya menyelesaikan sampai bab terakhir.

"Aku tahu sekarang, lebih banyak luka di hati bapakku dibanding di tubuhnya. juga mamakku, lebih banyak tangis di hati mamak dibanding di matanya."
Bujang, seorang pemuda tanggung berumur 15 tahun tinggal di pedalaman pulau Sumatera bersama Ibu Bapaknya. Bujang sama sekali tidak pernah mengecap pendidikan normal meski demikian Ibunya yang dengan tekun mengajarinya baca tulis. Bapaknya seorang yang keras dan apatis terhadap keberadaan Agama sehingga setiap kali Bujang belajar Agama maka tidak dinanya, Bapaknya akan marah besar.

Cerita bermula ketika sekelompok pemburu datang di kampung mereka dengan bersenjata lengkap. Para Pemburu tersebut hendak memburu Babi hutan yang memang banyak terdapat di belantara hutan kampung. Sekelompok Pemburu tersebut ternyata sudah akrab dengan Bapak Bujang. Mereka menginap di rumah Bujang sembari menunggu malam dan memulai pemburuan. 

Ketika malam sudah mulai menua, Para Pemburu tersebut bersiap-siap dengan segala peralatan, Bujang pun diajak ikut dalam rombongan meski dengan perasaan yang sangat terpaksa, Mamaknya merestui Bujang untuk ikut. selama ini, Ibunya amat sangat protektif terhadap keselamatan Bujang.

Singkat cerita, esok hari setelah Pemburuan, Para Pemburu hendak pulang ke kota dan mengajak Bujang ikut serta dalam rombongan. Bujang yang tidak tahu sama sekali asal-usul para Pemburu hanya ikut keputusan orang tuanya. Mamaknya yang bersikeras untuk menolak Bujang ikut bersama Para Pemburu namun kekerasan hati Bapaknya menakdirkan Bujang ikut dalam Rombongan yang sama sekali Dia tidak tahu kemana akan pergi.

November 2, 2015

November

Aku tidak pernah belajar dari waktu
tidak pernah sama sekali
sampai pada titik dimana waktu menegurku
menyadarkanku bahwa aku telah berjalan bersamanya
tanpa ada setetes hikmah yang tertampung namun sanubariku

Sekarang November
menjelma menjadi sebuah titik pengingat
bahwa perjalanan tahun ini sudah diujung tanduk
akankah aku kembali dalam kesalahan yang tidak

Tentang waktu yang tidak kusadari

rawamangun, 21115

October 29, 2015

Merindukan Oase Kehidupan

Dulu di Makassar, Saya punya seorang senior yang sering mengadakan kajian hidup. Entah kenapa, sampai saat ini, Saya merindukan diskusi tersebut.

Rute Hidup

Mampang selalu mengawali hariku disetiap paginya. ada dua rute hidup yang membuatku selalu sadar bahwa tidak ada yang benar-benar berubah dalam hidup ini hanya saja perpindahan kondisi. rute yang semakin mengakrabkanku dengan ibukota yang penuh dinamika dan sensasi hidup. Saya selalu percaya bahwa ibu kota mempunyai sensasi hidup tersendiri karena jikalau selama ini kita berkontemplasi di keheningan pedesaan atau kondisi yang tenang, maka ibu kota menawarkan hal lain, Saya seakan dihadapkan dengan situasi yang padat dan harus tetap fokus dan kontemplasi ditengah hiruk pikuk manusia, itu sensasinya.

kembali ke rute hariku. jika isteriku sedang tidak keluar kota maka hariku kumulai dari Mampang Prapatan VII depan 7-11 kemudian belok ke kiri menuju Bilangan Rasuna Said.saya akan selalu tertahan lebih lama di daerah Mampang karena jalanan ini memang salah satu titik macet paling jahannam di ibukota bahkan macetnya tidak kenal waktu. setelah lepas dari lampu merah dekat halte busway kuningan timur, jalanan mulai lengang. menuju kantor putar balik di depan itc Kuningan ke arah Mall kokas melewati 3 jalan flyover kemudian belok kiri ke arah halte busway pedati prumpang. di daerah ini lumayan padat setelah sebelumnya jalanan lengang dari arah Mall Kokas. sekitar 20 meter dari halte tersebut, Saya belok kiri ke arah Cipinang kemudian belok kanan di lampu merah melewati jalanan depan Rutan Cipinang. belok kiri di lintasan Rel kereta ke arah pasar Rawamangun. 

Rute kedua ketika Saya tidak mengantar isteriku berlawanan arah dari yang kulewati saat berangkat bersama isteri. Saya keluar dari mampang kemudian belok kanan ke arah halte imigrasi. jalanan disini lengang karena kepadatan berasal dari arah cilandak sedangkan Saya berlawanan arah dengan kemacetan. setelah melewati halte Imigrasi, Saya belok kanan di lampu merah menuju TMP Kalibata, daerah kalibata lumayan padat. Saya belok ke kanan di lampu merah TMP kalibata. di pertigaan, dewi sartika, saya ke kanan ke arah RS Budi Asih. di persimpangan bawah flyover dekat kantor Asuransi Himalaya, Saya ke kanan arah halte Busway BNN kemudian jalanan menurun dan belok kanan. lurus terus sampai ketemu dengan halte busway pedati prumpang seperti rute pertama.

untuk rute pulang hanya satu. Saya akan melewati jalanan samping Rutan Cipinang ke arah sate Giyo kemudian ke kanan dan melanggar jalanan untuk berputar arah ke arah tebet melewati kolong jalanan. sesampai di turunan flyover samping stasiun tebet, Saya ke  kiri menuju Saharjo. setelah perempatan Indomaret dan Sevel di Saharjo, Saya ke arah kanan menuju pancoran. jalanan paling padat kutemui di jalanan  ke arah patung pancoran bahkan seringkali kendaraan mulai merangkak pelan saat baru di depan RM Mie Aceh. kerjadi keruwetan di pancoran bawah patung Pancoran. Saya harus bersusah payah keluar dari perangkap macet sebelum ke arah tegal parang. tidak ada jalur lain yang lebih dekat ke rumah memaksaku untuk tetap melewati pancoran. sesampai di Tegal Parang, belok ke kiri jalanan ke arah Mampang Prapatan kemudian pada akhirnya keluar dari lampu merah dekat Sevel Mampang menuju rumah.

Membayangkan jalur tersebut sudah membuat napas Saya tersengal-sengal apatahlagiketika melaluinya. 

oh, no. kemacetan dan kepadatan di kota ini benar-benar luar biasa namun satu hal yang membuatku selalu tidak mood ketika pengendara melancarkan intimidasinya dengan cara bersahut-sahutan membunyikan klakson sementara mereka tahu sedang terperangkap dalam macet ataukah mereka mengira dengan klakson,macet tiba-tiba saja terurai. entahlah namun ujian klakson benar-benar menjengkelkan

Mampang, 30 Oktober 2015

Tiga Buku dan Gramedia Ambassador

Setelah sekian lama tidak membeli buku, hari minggu kemarin, Saya dan Isteri memutuskan untuk kembali membeli buku di Gramedia Ambassador, Buku "Pulang" karya Tere Liye, "Kukila" karya Aan Mansyur dan "Puya ke Puya" karya Faisal Oddang

Sebenarnya kami adalah pemburu buku murah nan kw di daerah senen dan blok M namun entah kenapa, sejak sebulan terakhir, kebiasaan tersebut sudah jarang kami lakukan dan memutuskan untuk membeli buku kwalitas original di Gramedia. keputusan tersebut sebenarnya bukan karena isi dompet kami yang semakin menebal karena sudah rahasia umum jikalau harga buku kw 3 kali lipat lebih murah dari harga buku ori di stand Gramedia. keputusan untuk membeli buku di Gramedia karena dari segi kwalitas kertas dan tulisan memang tidak mengganggu mood ketika sedang membaca dan kami juga sudah menjadwalkan membeli buku hanya sebulan sekali saat tabungan rekening bertambah dari gaji bulanan yang tidak seberapa namun tetap patut disyukuri.

Isteriku sudah lama mengincar buku Tere Liye yang berjudul Pulang. memang dia adalah salah satu pembaca setia karya-karya Tere Liye bahkan hampir semua novel Tere Liye sudah dilahap. minggu kemarin ditentukan untuk membeli buku saat tidak ada kebutuhan lain yang terlalu mendesak. Saya pun sudah meniatkan untuk membeli buku Puya Ke Puya setelah membaca promosi di beranda Facebook seorang senior yang mempromosikan novel tersebut alhasil niatan kami ke Gramedia adalah membeli novel Tere Liye dan faisal Oddang. saat di Gramedia, mata Saya tertuju ke buku "Kukila" karya Aan Mansyur. hasratku untuk membeli buku tersebut tidak tertahan sehingga mau tidak mau, ketiga buku tersebut kami angkut ke rak buku rumah.

Mungkin, kami kedepannya kami hanya akan membeli buku bulanan  tidak seperti sebelumnya yang bahkan tiap minggu kami berburu buku.kami ingin meluangkan satu ruangan di rumah kami nantinya sebagai perpustakaan.

Rawamangun 29-10-2015

Tentang Setia Terhadap Pilihan

"Setia adalah Pekerjaan yang baik." Aan Mansyur

Saya sangat menyukai kalimat penyair asal Bone diatas. saya bahkan tidak tahu apakah hanya sebuah kalimat satir ataupun mungkin analogi namun biarkanlah Saya dengan cara pandang yang amat sederhana mengartikan kalimat tersebut secara literal bahwa memilih untuk setia pada setiap pilihan adalah pekerjaan yang baik.

Belum genap sebulan Saya menjalani biduk pernikahan. Saya telah menjatuhkan pilihan pada seorang gadis Jawa yang jauh berbeda dengan Saya. perbedaan dari budaya sampai pada kepribadian namun Saya selalu ingin berkomitmen terhadap setiap pilihan dalam hidupku dan tidak akan pernah mengingkari pilihan-pilihanku. ingkar terhadap pilihan sama saja berdusta terhadap diri sendiri.

Saya selalu berdoa untuk ditetapkan hati terhadap setiap pilihanku karena Saya tahu, perjalanan waktu terkadang mengubah isi kepala dan keinginan seseorang seiring dengan menuanya waktu. namun untuk sampai saat ini, biarkanlah Saya sok bijak mengomentari mereka yang mungkin memilih untuk selingkuh, ini sebagai sekedar pengingat kepada diri Saya sendiri supaya tidak melakukan hal yang sama dan sama sekali bukan sok menjadi paling setia karena terus terang Saya takut sekali akan menjadi karma. 

Saya selalu meraba-raba keinginan seseorang saat mereka memilih untuk selingkuh, okelah untuk alasan bosan, apakah tidak ada sesuatu yang tidak membosankan di dunia ini yang selalu terulang? pertanyaan selanjutnya, ketika ingin mencari kepuasan sex, toh mungkin, saya katakan mungkin karena belum dan mudah-mudahan tidak pernah mencari yang lain, rasanya juga sama saja. saya selalu percaya bahwa hal yang berhubungan dengan kesenangan lahiriah selalu saja menipu dan tidak se'wah' dengan sensasi yang ada di kepala kita saat sebelum memilikinya.

Begitulah mungkin apa yang dinamakan selingkuh. sensasi yang membuat orang tidak pernah puas

Rawamangun, 29-10-2015 09:01