December 31, 2014
Aku Merusak Rasamu
Malam
pun mata yang sudah tidak awas lagi membedakan setiap hal yang hitam
bahkan raga yang selalu bergelut dengan kelabu dunia
aku menunggu malam. menunggu sampai senja disapu malam yang kelam
aku menunggu gelap
menunggu terang yang diburamkan oleh pekatnya malam
aku ingin bercerita pada sang rembulan yang tenang
aku ingin mendamaikan hati bersamanya
melepaskan semua penat yang melekat
lelah sudah
jalan yang telah kutempuh
mungkin harus duduk sejenak
301214
Penghujung tahun 2014
December 30, 2014
dan Kau
selalu dan akan selalu ada menjelma menjadi diriku sendiri
betapa tidak, sejauh jalan ini telah kami jejak bersama
entah itu senang ataupun sedih, namun aku selalu mensyukuri
meski terkadang aku harus memaki diriku yang berani mengerayangi tubuh mungilnya
kalau ada yang berani berkata
" engkau adalah dosa yang kusyukuri"
mungkin itu aku meski aku juga tidak mengamini
kalaupun ada yang berkata
engkau adalah pertemuan yang kusesali dan itu juga aku
semua tentangku berubah ketika mengenalmu
kita sering bercerita kepada pagi
mengitari danau di kampus mulyosari
kitapun bercerita kepada senja
di setiap alun-alun kota yang pernah disinggahi bersama bahkan taman di setiap sudut kota
bahkan dengan malam
kita berbagi kasih dengannya. di setiap sudut mall yang pernah kita kunjungi
beribu bait puisi yang kita rangkai bersama bersama cerita dalam cerpen yang norak
bahkan nyanyian tak berirama pun kita suarakan
aku dengan dirimu
dengan segala cerita yang pernah kita ukir
engkau menangisi semua perbuatanku yang membuatmu sakit.
aku dan dirimu
menghabiskan waktu bersama, menjelma menjadi sepasang merpati yang melanglang buana
dan hinggap di setiap dahan yang rapuh
aku dan dirimu
telah sekian kali bertemu dengan manusiamanusia
kemudia kita tinggalkan mereka sebagai kenangan
namun aku dan dirimu
tak sekalipun akan saling melepaskan
301214
Engkau
menyatu dalam cita yang panjang.
mengukir kebersamaan yang tak terduga
sering ku tertawa mengingat momen yang kita lalu
sering tersipu malu namun juga seringkali aku menangis
kutertawa mengingat kekonyolan kita berdua
namun kumenangis.
aku dan kamu adalah harapan yang tidak pernah pudar
ah, perasaanku teraduk-aduk mengingat semuanya
sejak pertama kali aku datang ke rumahmu menemui ibu
sejak aku mulai berani memboncengmu,
dan sejak pertama kali kita mencium kening masing-masing
serasa dunia berputar begitu cepat
meninggalkan semua kenangan yang indah
namun kenangan sejatinya hanyalah kenangan
engkau dan aku menatap harapan di depan mata
301214
Ibu Menangis Lagi
akhirnya dia meneteskan airmatanya.
meski tak kulihat namun suara dari balik hp tersebut menjelaskan bahwa ibuku sedang menangis
dengan suara parau dan terbata-bata
aku ingat 2 tahun lalu
ibu menangis saat aku pindah kos di surabaya
entah apa yang ada di pikirannya
namun aku yakin saat itu, ibu menangis karena mengkhawatirkanku
lalu kemudian setelah itu, tak pernah lagi ibu menangis saat meneleponku
hingga kemarin malam
saat mengabarkan bahwa aku ingin menikahi gadis di pulau ini
ibu kembali menangis
entah tangisan apa atau bahkan merasa seperti ditinggal nikah anak-anaknya
ibu menangis sesegukan.
aku mendengar kalimat singkat dari mulutnya
"aku tidak bisa menghadiri pernikahanmu karena terlalu jauh"
aku sesak mendengar ucapan ibu.
sejurus kemudian, aku mengalihkan pembicaraan. mengatakan bahwa itu masih lama
kemudian bercerita tentang cucu-cucunya
ibu kembali tersenyum
aku tahu bagaimana rahasianya membuat ibu tersenyum
hanya menanyakan bagaimana kabarnya maisya.
ibu akan bercerita panjang lebar tentang ponakanku yang cerewet
tentang tingkah polahnya yang selalu membuat orang tertawa terpingkal-pingkal
ibu menceritakan itu dengan hati yang senang
itu rahasianya mengalihkan pikiran ibu dari semua masalah yang ada.
301214
December 29, 2014
Ceritaku Kepadamu #6
Di
sore yang mulai menjelang malam ini. aku masih setia di depan PC. hari yang
melelahkan setelah libur panjang. hari ini aku gagal melalui dengan baik.
semula aku berniat puasa namun harus batal siang tadi. ah, terlalu lemah iman
ini dalam hatiku. masih banyak godaan yang harus kutahan karena semua hal
tersebut membuatku lebih lemah lagi.
Seringkali
aku bercerita apa saja kepadamu di pagi hari, namun kali ini, aku ingin
bercerita kepadamu di senja yang menguning. mungkin cerita ini adalah tentang
dirimu. dirimu yang begitu tulus mencintaiku tanpa peduli apapun yang kulakukan
untukmu. aku seharusnya bersyukur memilikimu dan menjagamu dengan baik namun
seringkali aku malah memarahimu dan menjauhimu meski harus engkau tahu, aku
tidak pernah benar-benar melakukan itu. aku juga terlalu mengasihimu. aku
seringkali terlalu egois dan seringkali masalahku dari luar kutumpahkan dengan
memarahimu, benar-benar aku tidak adil terhadapmu. bahkan engkau tidak pernah
sekalipun marah dan kesal kepadaku. rasa sayangmu terhadapku terlalu besar
mengalahkan semua kelakuan burukku.
Kemarin
saat kita di kampungmu. pagi hari aku keluar berjalan sendiri. menjauh dari
rumahmu dan aku tidak menyangka sama sekali bahwa engkau akan mencariku
kemana-mana. sampai engkau menjumpaiku di stadion. aku amat sangat terharu
sebenarnya saat melihat dirimu namun karena egoisku malah memandangmu dengan
sinis. tahukah engkau saat aku mengganti bbm ku dengan stadion itu, aku
sebenarnya berharap engkau datang dan benar saja dugaanku, dengan wajah sendu
engkau datang yang malah kusambut dengan senyum tipis yang membuatmu sakit
hati.
aku
akan berusaha untuk menjagamu selamanya. aku akan menjaga diriku melakukan hal
yang membuatmu sakit hati. aku pun akan menjaga kesucian cinta kita. semua dosa
yang pernah kita lakukan akan aku campakkan jauh dan menganti dengan hari yang
lebih dekat dengan Allah. semoga kita sama-sama bisa menjaga diri.
aku
sangat menyayangimu lebih dari apa yang engkau lihat di diriku setiap hari
291214
Ikrar
Dream 2015
ya Allah, di penghujung 2014 ini kami kembali menuliskan resolusi
yg ingin diraih di thn mendatang. setelah di tahun 2014 dilimpahkan oleh Allah berkah
yg begitu luar biasa. begitu berkah yg dilimpahkan namun belum mampu disyukuri
dengan hati dan perbuatan. masih sering mengumpat dalam hati dan terlebih masih
sering melakukan perbuatan yang dibenci oleh Allah. semoga permulaan tahun 2015
menjadi awal yang baik bagi semua. pandai bersyukur dan berhenti melakukan
maksiat dan saling mengingatkan hal yang baik.
insya Allah getting married, stopping something wrong in our
relationship like close the zinah and stopping to mad each other. semoga Allah
menguatkan, getting stability on working in Jakarta, having home in around
jakarta. giving more sedekah
aamiiin.
indomaret pendurenan, 281214
December 27, 2014
Ibuuu
271214
December 26, 2014
Harapan itu Kecewa
Tidak sesuai dengan harapan yang menari di kepalaku.
Inginku melepas penat di kota ini.
Ingin bergembira dengan semua kenangan yang pernah kutinggalkan disini.
Melepas kepenatan di kota metro
Namun tidak, sama sekali tidak
Aku mengharapkan ketenangan namun semua yang kudapat adalah muak.
Kemarin aku berharap disini lebih lama.
Bertahan lebih lama
Namun tidak,
Aku ingin pulang. Pulang ke kota itu.
Biarkan aku kembali bergelut dengan kesibukanku.
Rencanaku gagal total di tempat ini
Hanya menyisakan semua hal yang tidak kubayangkan
Engkau menangisiku namun aku terlalu egois
entah apa yang meracuni kepalaku senja kemarin
ingin kudepak dirimu lekat memohon maaf hari ini
kemarin hari
badmood merajaiku
membuatku tidak menikmati liburan kali ini
maaf aku membuatmu menangis tepat di depan ibumu
berkali kuingin membautmu selalu bahagia
namun berkali aku membuatmu menangis
sekali lagi maaf liburan kali ini dek.
aku menyayangimu lebih dari semua sikapku yang engkau lihat.
lain kali kita mengulangi liburan yang lebih indah
Mdn. 261214
December 24, 2014
CERITAKU KEPADAMU #5
aku suka dengan orang yang saling berbagi dek. berbagi apa saja bahkan hanya sekedar cerita bermakna. dalam setiap perjalanan kita, selalu dipertemukan dengan momen yang entah itu kita suka ataupun tidak suka namun inti dari semua itu adalah kita bisa mengambil hikmah dari semua itu. jika hal yang baik maka kita contoh dan jika hal yang kurang baik maka kita jadikan pembelajaran yang terbalik.
aku berteman dengan banyak orang dek. meski kutahu bahwa aku bukanlah orang yang terlalu asyik ditemani berteman karena sesungguhnya aku lebih suka menyendiri. sangat sering dalam hidupku dek ingin menyendiri bahkan aku tidak terlalu suka dengan keramaian yang memekakkan telinga. aku lebih suka duduk menyendiri di pinggir sungai kampungku dulu atau bahkan menghabiskan hari-hariku di kebun yang terletak di lereng bukit. itu adalah momen-momen menyenangkan bagiku dek.
namun aku pun sadar dek. bukan solusi untuk selalu menyendiri karena kita tidak bisa bermanfaat kepada orang lain kalau hanya menyendiri. hidup adalah tentang manfaat dek. kalau kita hidup bahagia sendiri tanpa berbagi kebahagiaan dengan orang lain sama saja dengan mengacuhkan nurani dalam diri kita dek. aku yakin dek kalau semua oran gitu sama dan kita harus menganggap orang lain seperti diri kita sendiri yang ingin bahagia.
kita jangan memonopoli kebahagiaan dek.
December 23, 2014
jemu
bukan ilusi namun seperti itu adanya
aku menerobos mereka
menjadi seperti mereka, menjadi zombie yang tak berperasaan
datang di kantor, duduk di depan PC
mengejar deadline, melayani nasabah
bergelut dengan hal yang maya
merenggut semua kebebasan
menanti senja kembali ke kos