January 6, 2023

Pisah Sambut (6)

Setelah dua bulan lamanya memikirkan momen ini, akhirnya tiba juga dengan segala perasaan yang campur aduk. Hari ini benar-benar menjadi hari terakhir di tempat yang sudah mewadahi aktualisasi saya selama hampir 9 tahun. Cukup lama rasanya berada di tempat ini di mana ada banyak sekali pengalaman yang tentunya tidak bisa saya lupakan begitu saja.

Ada pernyataan yang cukup unik dari pimpinan saya saat memberikan pesan dan kesan. Pernyataan yang mungkin dianggap klise dalam ada yang menurut saya luput dari pernyataan tersebut. Pimpinan menyatakan dengan retoris bahwa "jika memang tidak ada masalah dan sudah senang dengan pekerjaan sekarang, kenapa harus resign?"

Memang hal yang lumrah ketika seseorang resign kemudian ditanya kesan terhadap suasana selama di pekerjaan sebelumnya, tentunya mereka akan mengatakan kesan yang baik karena bagaimana pun, perusahaan telah menjadi salah satu dari cerita hidup yang tentunya tidak bisa dilupakan begitu saja.

Resign dan kesan yang baik adalah persoalan berbeda. Setiap orang resign punya alasan yang tentunya itu tergantung terhadap prefensi pribadi. Ada yang resign karena gaji, lokasi kerja, bahkan nilai hidup yang diyakini. Begitulah lika-liku orang yang resign dengan berbagai alasannya, maka logikanya sedikit keliru ketika orang memberikan kesan yang baik terhadap perusahaan sebelumnya kemudian ditanya kenapa resign jika tidak ada masalah dan sudah senang di tempat sebelumnya.

Balik lagi ke cerita saya tentang hari terakhir menjadi bagian dari perusahaan ini. Saya menjumpai begitu banyak orang baik di perusahaan ini dengan berbagai ceritanya. Saya yang berasal dari kota nun jauh di sana dengan segala perbedaannya, selalu merasa inferior karena merasa berbeda namun orang-orang ini menerima saya dengan apa adanya. 

Salah satu persoalan yang sampai sekarang membuat saya merasa inferior adalah dialek yang tidak bisa saya samarkan. Saya tidak tahu pasti kenapa saya sangat sulit untuk sekedar menyamarkan dialek saya yang sangat kental. Namun ternyata perbedaan itu tidak menjadi persoalan berarti karena saya tetap diterima dengan baik.


#6 2023

No comments: