January 26, 2023

Burnout (26)

Hari ini menjadi momen yang cukup melelahkan. Bagaimana tidak, sejak setengah delapan pagi, saya sudah menatap laptop dalam rangka mengikuti materi diklat via zoom. Siang hari istirahat sejam kemudian dilanjutkan sampai setengah 5 sore.

Sebenarnya materi sudah selesai di sore hari namun karena ada tugas yang harus diselesaikan esok hari, maka saya dan beberapa teman memutuskan untuk mengerjakan tugas di kampus. Jam menunjukkan setengah sepuluh malam namun tak kunjung kelar. Bukannya menunda namun lebih karena saya belum memahami tugas yang diberikan.

Saya memutuskan izin pulang sedangkan dua teman saya masih bertahan menyelesaikan tugas sampai setengah sebelas malam. Cukup melelahkan namun karena ini pilihan profesi yang saya putuskan maka saya tidak boleh mundur sampai pada batas maksimal kemampuan saya.

Sesampai di kos, saya rencana melanjutkan untuk mengerjakan tugas namun ternyata badan sudah tidak berkompromi.

***

Setiap kali ingin mengeluh atas tantangan yang saya hadapi, saya selalu mengingat kembali niat saya memilih tempat ini untuk berkarir dan alasan saya kenapa mundur dari perusahaan sebelumnya. Klise mungkin namun begitulah adanya, ada nilai yang saya pegang dan sedikit tidak sesuai dengan pekerjaan saya sebelumnya sehingga memutuskan untuk pindah meskipun sudah lama dan gaji yang sudah stabil.

Saya sedang berusaha membangun karakter diri untuk tidak terlalu terburu-buru dengan semua yang ada di depan. Tidak terseret dalam kegelisahan atas ambisi yang tak terkejar. Saya ingin tetap bekerja maksimal dengan tujuan yang sudah saya tetapkan bahwa akan istiqomah di jalan yang mudah-mudahan diridhai oleh Allah.

#26 2023

No comments: