Setelah sepuluh tahun bekerja di perusahaan, akhirnya untuk pertama kalinya saya membeli sepeda motor dan itupun motor bekas dengan harga yang super duper murah. Saya terkesan pelit karena tidak membeli motor selama sepuluh tahun bekerja namun karena belum menjadi kebutuhan sehingga saya memutuskan untuk tidak membeli motor.
Saat menjadi staf marketing di sebuah perusahaan penerbit, perusahaan menyediakan motor sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk membeli motor. Kemudian ketika pindah bekerja di Jakarta, kos saya sangat dekat dengan kantor alhasil saya tidak tertarik membeli motor. Itulah sebabnya kenapa selama sepuluh tahun bekerja, saya tidak pernah membeli motor.
Tibalah akhirnya saya pindah kerja di kota kembang. Tempat kerja saya terletak di tiga tempat meskipun jarak satu dengan yang lain tidak terlalu jauh namun tidak memungkinkan dijangkau dengan jalan kaki. Alhasil sejak minggu pertama di sini, saya sudah berniat untuk membeli motor bekas sebagai sarana mobilitas di kota ini.
Tentu saja saya mengandalkan aplikasi jual beli barang bekas untuk mencari motor yang sesuai dengan budget. Lebih dari sepuluh akun yang saya kirimi pesan untuk menanyakan motor yang diiklankan di aplikasi. Sebagian besar merespon pesan yang saya kirim namun hanya ada dua yang langsung saya cek kendaraannya.
Kemarin sore, saya janjian dengan salah seorang yang bekerja di transmart. Dia off jam tujuh malam sehingga saya yang datang ke lokasi tempat kerjanya. Motornya masih cukup mulus dan fisiknya juga tidak banyak yang tergores. Orangnya cukup bersahabat dan benar-benar ingin menjual motornya, namun ketika mengetahui pajaknya off empat tahun dan saya harus membayar pajak beserta dendanya sebesar satu juta enam ratus ribu, maka saya langsung mengurungkan niat untuk membeli motor tersebut.
Malam hari, saya kemudian chat dengan salah seorang ibu yang mengiklankan motornya di aplikasi. Setelah beberapa saat melihat foto motornya, saya tertarik dan kemudian berangkat ke lokasi mengecek kendaraan secara langsung.
Saya menggunakan jasa ojek online menuju lokasi yang disepakati. Setiba di titik lokasi, ternyata saya salah mengetik titik tujuan di aplikasi ojek online. Titik lokasi bukan lokasi yang diberikan oleh si ibu. akhirnya semalam saya gagal mengecek langsung kendaraannya.
Esok harinya, saya kembali janjian dengan ibu di rumahnya untuk melihat motornya. Jarak kos ke lokasi sekitar enam km. Tidak terlalu sulit untuk menemukan rumah ibu karena patokannya tepat berada di depan taman bbws.
setelah melihat fisik kendaraan yang mulus, saya langsung tertarik. Saya masih mengamati setiap detailnya termasuk mengecek mesin dan surat-suratnya. Singkat cerita, kami deal di angka empat juta tujuh ratus lima puluh ribu. Harga yang menurut saya tidak terlalu mahal dibandingkan dengan beberapa kendaraan yang diiklankan di aplikasi.
Akhirnya setelah sekian lama, saya membeli motor dari uang sendiri, meskipun motor bekas namun setidaknya saya berharap motor tersebut bisa menjadi alat bagi saya untuk memudahkan setiap aktivitas saya di kota ini.
Satu hal yang mengganjal karena plat motor B sedangkan saya berada di plat D. Bukan rahasia umum bahwa ada rivalitas yang sangat kental antara plat B dan plat D di bidang sepakbola bahkan sejarah rivalitas kedua kota tersebut cukup kelam. Beberapa tahun lalu, ada fans dari plat B yang meninggal dikeroyok di kota ini, bahkan sering kali kendaraan plat B dirazia di kota ini, itu yang menjadi satu-satunya kekhawatiranku menggunakan motor plat B di kota ini.
Semoga tidak terjadi apa-apa
#18 2023