December 7, 2013

Desember Menyapa

Aku sebenarnya bukan pribadi yang terlalu puitis tentang setiap bulan dal kalender masehi yang terlewati namun ada saja orang yang mengabadikan setiap kisah perjalanan mereka dalam setiap bulannya yang dibingkai dalam tulisan puisi, cerita ataupun prosa, entah itu tentang november yang basah. 

Desember menjelang pergantian Tahun ataupun januari yang ceria. Perjalanan setiap bulan hanya kulewati dengan cara-cara yang biasa tanpa berusaha menggoreskan warna yang puitis seperti kebanyakan orang yang sedang dilanda romansa.

Seringkali membaca banyak tulisan tentang desember akhirnya menggugah juga minatku untuk menulis tentang desember yang basah. Musim hujan yang datang di awal November membuat desember menjadi semakin basah. Desember sebenarnya juga meninggalkan berbagai kenangan yang tidak bisa begitu saja kulupakan. 

Desember adalah bulan yang menjadi bukti akan penghianatan seorang gadis yang pernah singgah di jiwaku, aku sama sekali tidak menyalahkan desember namun mengingatnya selalu saja mengungkit pesihku terhadap gadis tiga huruf yang telah mencampakkanku di desember tahun lalu. Dia membuat desember menjadi bulan kelabu buatku. 

Bahkan disaat begitu banyak manusia menggoreskan romansa di bulan ini, aku harus menerima kenyataan bahwa dia meninggalkanku tepat di bulan desember menjelang pergantian tahun.

 

No comments: