- Persiapkan materi yang benar-benar dipahami dan dikuasai
- persiapkan rencana bahan ajar. (RPPS)
- Pastikan bisa berkomunikasi dua arah, setelah menjelaskan kemudian bertanya. anggap semua orang adalah pelajar yang memiliki karakteristik
- Buat slide presentasi yang baik dan maksimal
- kuasai forum, ruangan, kelas, audiens, untuk membangkitkan kepercayaan diri
- Persiapan alat tambahan jika ada
- membaca teknik mengajar (pembukuaan, materi kita apa saja, jika ada pertanyaan silahkan diajukan, sesi diskusi dan penutup)
May 24, 2021
Micro Teaching
May 15, 2021
Idul Fitri 1442 H
Idul Fitri 1442 H sudah berlalu dua hari yang lalu. idul fitri kedua yang sedikit kehilangan sensasinya karena masih dalam masa pandemi sehingga larangan mudik masih diberlakukan. tanpa mengurangi kesakralan Idul Fitri dalam hal nilai yang terkandung di dalamnya, namun dengan kondisi seperti saat ini, ada hal yang hilang dari tradisi Idul Fitri yang seringkali menjadi bagian penting yang ditunggu oleh para perantau, ya tradisi Mudik.
Jangan sepelekan mudik hanya sebagai bagian dari uforia perantau pulang ke kampung sebagai ajang memamerkan eksistensinya di tempat rantau bahwa mereka sukses, tidak sekedar itu. core dari mudik itu adalah bagaimana melepaskan serpihan rindu yang membuncah selama setahun, rindu pada keluarga, rindu rumah, rindu semerbak tanah kampung halaman saat hujan sore hari, rindu sungai di kampung dan segala kenangan masa kecil yang menyatu dalam jiwa seorang perantau.
absennya mudik di lebaran kali ini membuat saya merenung, apa yang harus saya perbaiki dalam momentum Idul Fitri kali ini?
jangan sampai momentun Idul Fitri 1442 H berlalu begitu saja tanpa ada perbaikan dari diri saya, minimal ada satu atau dua hal yang bisa saya ubah dari karakter saya selama ini.
setelah sekian lama merenungi diri ini, saya berada pada kesimpulan bahwa sebagian waktu saya habis di rumah dan kantor sehingga di kedua tempat itulah, harus diratapi kebiasaan buruk yang harus diperbaiki.
pertama mungkin kehidupan di kantor. ada dua hal yang akan saya ubah yaitu kebiasaan gibah yang membuat saya tidak nyaman dan terlalu over dalam bercanda. saya akan senantiasa mengingat ikrar saya ini di kantor jika keinginan bergibah menghampiri saya dan jika bercanda saya sudah melewati batas yang saya tolerir.
kedua di rumah. saya akan lebih hangat kepada keluarga saya di rumah, sedikit lebih sabar dan tidak menampakkan muka masam meskipun saya sedang ada masalah.
semoga ikrar saya di atas bisa saya jalankan minimal hari demi hari.
2 Syawal 1442 H
May 8, 2021
Prokraktinasi
After buying laptop, no more excuse to finish my thesis. almost a month since my lecturer revised my paper but still nothing progress. the main factor is procractination an distraction by unuseful thing. I have to throw away every these things. I bought four books last month but I haven't yet accomplished for reading all, whereas all these are related with my subject, thats why I should be.
Times flies and I try to finish my paper in two month.
April 15, 2021
Perbaiki Diri #3
Hari ketiga Ramadan bertepatan dengan hari rabu 15 April 2021, saya mencoba untuk mengukur diri saya yang dua hari sebelumnya masih terlalu banyak mengeluarkan kata yang tidak perlu. memang yang menjadi tantangan adalah interaksi di kantor seringkali membuat khilaf dan canda tawa dengan rekan kadang tak terbatasi sehingga hal tersebut yang menjadi tantangan hari demi hari dalam melewati perjalanan sebulan Ramadan kali ini.
Saya tiba di kantor agak telat dari biasanya karena berangkat agak siang. meskipun tidak telat namun ruangan sudah penuh dengan rekan kerja yang sudah tiba lebih awal. di saat menginjakkan kaki di ruangan, saya sudah bertekad dalam hati akan berusaha sekuat energi saya untuk mengendalikan lisan maupun tindakan. khususnya godaan untuk bergibah yang seringkali lepas kontrol.
Saya rasa sampai setengah hari, lisan saya masih terjaga namun di sore hari, ada beberapa kata yang menurut saya seharusnya tidak perlu untuk saya keluarkan. selain lisan, hati pun seharusnya lepas dari perasaan negatif terhadap siapa pun.
Tiga hari puasa sudah berlalu. masih tersisa perjalanan sekitar 27 hari lagi untuk mengontrol diri dan lebih banyak melihat ke dalam diri sendiri tanpa harus mencampuri orang lain apatahlagi timbul perasaan negatif.
3 Ramadan 1442 H
April 11, 2021
Hotel Quest Surabaya
Sesaat setelah tiba di kantor, saya mencari info tentang hotel yang layak untuk menginap selama lima hari. orang di kantor menyarankan untuk menginap di Quest selain karena suasananya nyaman, jarak dari kantor pun hanya beberapa meter. siang setelah istirahat, saya mencoba mengecek hotel tersebut. setelah melihat kamar type deluxe, saya memutuskan untuk menginap di hotel ini karena suasananya yang nyaman dan rate untuk type deluxe termasuk sangat murah dengan kasur model twin.
Saya hanya booking dua hari dengan estimasi bahwa kerjaan saya akan selesai di hari Jum'at, jika belum kelar, saya bisa extend sampai hari senin. suasana hotel ini termasuk nyaman karena terletak tidak jauh dari jalan protokol dan akses yang mudah ditemukan.
Ada dua fasilitas yang saya gunakan, yaitu kolam renang dan gym. akhir-akhir ini jika menginap di luar kota, saya selalu memilih hotel yang mempunyai fasilitas gym, tentunya untuk mengeluarkan keringat karena saya sadar, ketika dinas di luar kota, saya tidak mampu mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh saya. ada banyak faktor ketika saya tidak bisa mengontrol makanan saya, namun dua alasan utama adalah pertama, saya selalu menyukai untuk mencicipi makanan khas sebuah daerah, kedua bahwa saya harus menghormati hidangan yang selalu disiapkan di kantor cabang.
Di hari Jum'at, ternyata pekerjaan saya belum kelar sehingga saya melakukan konfirmasi ke pihak hotel untuk extend tiga hari, ternyata semua kamar full. memang hari itu bertepatan dengan long weekend karena Jum'at adalah hari raya.
Akhirnya saya harus mencari hotel lain yang tidak terlalu jauh. akhirnya saya memutuskan untuk pindah ke hotel Santika.
31/3/2021
April 4, 2021
Hotel Santika
Seharian mendekam di kamar 503. sesekali membuka laptop untuk mengerjakan laporan yang harus diselesaikan esok hari. ini hari keempat saya di Surabaya dan hari kedua menginap di hotel Santika setelah sebelumnya menginap di hotel Quest Darmo. meskipun tidak asing dengan kota ini karena 9 tahun yang lalu saya sudah mengakrabi kota ini, namun saya tidak punya semangat untuk menyusuri setiap sudut yang pernah saya lalui di kota ini, entahlah mungkin karena saya sedang ada pekerjaan sehingga tidak terlalu menikmati perjalanan kali ini.
Hotel Santika terletak di jalan Pandegiling di depan kantor BCA. dalam pikiran saya, hotel ini lumayan mewah karena sebelumnya, saya pernah menginap di hotel Santika Purwokerto dan hotelnya lumayan mewah untuk setiap service nya termasuk makanan, namun ternyata hotel ini jauh dari perkiraan saya. sesaat setelah melakukan booking kamar, saya mengecek kamar yang terletak di lantai 503. di dalam lift, saya merasakan aroma bangunan yang sudah tua dengan suasana yang agak gelap.
Saya mengecek tempat Gym di lantai 10 dan lagi-lagi saya menemui suasana yang sangat sepi sehingga selama 3 hari menginap di sini, saya belum melakukan olahraga di Gym padahal di hotel-hotel sebelumnya, saya selalu antusias jika ada tempat Gym.
Malam hari saat hendak memesan makan di hotel, ternyata selama pandemi, hotel ini tidak menyiapkan makanan selain sarapan. esok hari saat sarapan, saya menemui pemandangan yang jauh dari perkiraan saya mengenai hotel Santika yang saya tempati di kota lain. sarapan di hotel ini sangat terbatas. di deretan sebelah kiri saat kita masuk ke restoran, hanya ada Soto, Nasi Goreng, Bihun, Ayam dan kopi. di sisi sebelah kanan, ada telur, roti dan buah. selebihnya tidak ada pilihan lain. hari kedua saat sarapan, restoran penuh sesak dan terlihat pelayanan di restoran sangat kewalahan. mereka nampaknya tidak prepare dengan baik.
Hotel Santika Surabaya, Kamar 503. 4 April 2021.
March 18, 2021
The Zuri Hotel
setiba di Pekanbaru minggu siang, saya sudah mengecek hotel apa yang kemungkinan akan saya tempati menginap di Dumai. saya mengecek di aplikasi online dan pilihan jatuh pada dua hotel, grand Zuri dan the Zuri.
Perjalanan dari Pekanbaru ke Dumai sangat melelahkan meskipun sudah ada jalan tol. kami berangkat dari Pekanbaru jam 2 siang menggunakan jasa travel Permata dengan ongkos per orang 150 ribu.
Perjalanan dari Pekanbaru menuju pintu tol sekitar setengah jam. kami tiba di Dumai jam 5 sore dan langsung menuju hotel the Zuri. hotel ini masih baru, terlihat pada penampakannya dan di pintu masuk, tertulis diresmikan walikota Dumai pada Oktober 2019.
Kami memutuskan menyewa dua kamar connecting yaitu kamar 611 dan kamar 615 karena kami bertiga. pertimbangannya jika menyewa kamar extra bed bakalan ruangannya terlalu sempit sedangkan perbedaan harganya tidak terlalu banyak.
sudah 4 hari kami di sini. besok rencana akan pulang. hanya sekilas menikmati Dumai. kota Industri yang terkenal karena tambang minyak. namun yakinlah, di kota ini terlalu terik untuk ditinggali.
hotel the Zuri, 18 3 2021. 20.08 Wib
March 14, 2021
Soetta 14-3-2021
Kali pertama melakukan perjalanan udara pasca tragedi sriwijaya awal tahun ini. ada sedikiti rasa khawatir namun bagaimana pun, perjalanan harus tetap dilewati untuk tetap seimbang, bukankah seseorang yg naik sepeda akan tetap stabil ketika terus berjalan? begitu pula hidup ini. kita tidak boleh berdiam diri dalam hidup untuk tetap seimbang.
Saya tiba di bandara soetta pukul 08.15 wib. saya punya cukup waktu untuk menarik nafas sebelum chek in jam 9 dan boarding jam 10. saya juga masih menunggu rekan yang akan berangkat bersama. 10 menit yang lalu saya mengabari bahwa saya sudah tiba di bandara namun belum ada konfirmasi, mungkin dia masih di perjalanan.
setelah menganari isteri dan ibu saya bahwa saya sudah tiba di bandara, saya kemudian memilih duduk di ruang tunggu terminal 2E di depan atm center sembari menyapu pandangan saya di semua sudut. terlihat lalu lalang calon penumpang yang juga sedang menunggu keberangkatan. terminal 2E tidak terlalu ramai dan cenderung sepi dari biasanya.
perjalanan saya kali ini ke dumai dalam rangka pekerjaan. ada sedikit masalah yang harus saya selesaikan sebagai seorang IA. perjalanan akan sedikit melelahkan karena tidak ada pesawat direct ke Dumai jadi saya harus transit di Pekanbaru kemudian lewat darat ke Dumai. menurut info, Pekanbaru ke Dumai memakan waktu 2 jam.
baru saja rekan saya mengabari lewat wa bahwa dia sudah di bandara tol. saya harus bersiap diri karena belum melakukan verifikasi antigen.
semoga semua berjalan baik baik saja
Soetta, 14/3/2021
February 2, 2021
Hal-Hal yang kusyukuri (2-2-2021)
Hampir dua bulan lupa menuliskan hal-hal yang kusyukuri pada hari-hari yang kulalui. Ungkapan yang tentunya tidak mampu menggambarkan semua tentang apa yang sesungguhnya kuperoleh namun setidaknya, saya menuliskan hal yang terkadang terlupakan karena sudah terlalu lazim dilakukan
- Saya bersyukur selamat pergi dan pulang ke kantor. Rutinitas ini yang biasanya sangat jarang saya syukuri karena sudah terlalu sering, namun jika saya merenungi Kembali, betapa besarnya karunia atas keselamatan dalam perjalanan pergi dan pulang ke kantor di tengah hiruk pikuk padatnya jalanan Jakarta. Bayangkan jika saja ketika berangkat atau pulang, saya tergelincir di jalanan di tengah kendaraan yang lalu Lalang
- Saya bersyukur pekerjaan saya di kantor berjalanan dengan baik
- Saya bersyukur masih bisa makan hari ini
- Saya bersyukur anak isteri dan keluarga saya dalam keadaan sehat
- Saya besyukur ada beberapa pcs dagangan isteri yang lalu
- Saya bersyukur hasil swab saya negative
- Saya bersyukur bisa membeli baju krem
Selasa, 2-2-2021
January 14, 2021
Hal-hal yang Kusyukuri hari ini (5)
Lebih dua minggu sejak saya mudik ke kampung, saya tidak sempat menulis hal-hal yang kusyukuri setiap harinya. seharusnya rutin kulakukan sebagai latihan diri untuk tidak terlalu sering mengutuk hidup
Hal-hal yang kusyukuri hari ini:
1) saya bersyukur, kemarin hasil swab isteri saya sudah keluar dan hasilnya negative
2) saya bersyukur hari ini kondisi isteri saya berangsur pulih sejak beberapa hari lalu mengalami demam
3) saya bersyukur anak dan mertua saya dalam keadaan sehat
4) Saya bersyukur bisa menyelesaikan semua tuga UAS
5) satu hal yang saya syukuri awal tahun ini adalah saya dan anak saya sempat mudik dan bertemu orang tua. sudah beberapa bulan ini, orang tua saya ingin bertemu anak saya. mereka terakhir bertemu pertengahan 2018
14-01-2021
December 31, 2020
The end of 2020
Whatever the title that I write in the end of every single year but the mean is same, resolution. yeah, I used to write my vision for the next year in the previous year. I quite sure that all dreams will coming true and blessed by God. when I read some of the previous resolution year by year, mostly of that have came in my life even some isn't definitely with my mind, whatsover.
2020 was a dark moment in my life even most of people feel it. Pandemi covid-19 hit the earth in early 2020 carry out a unprecedent life. peope lost anything, job, hope and remained just tiny, however, life must go on. we ought to stand strong, trying to move and being normal. in every single history of human, they constantly having a answer for all trouble, how worst it is.
heading for 2021, I will putting effort so hard for life, for my daily life with family, not only about wealth but also the soul, serenity and something that unseen what makes me sane in crazy world.
I have a dream like everbody has, I do, pray and hope for having these in 2021. some of these are:
- graduating from parmad for my master
- having a new profession as a lecturer, somewhere of state university in east java or central java
- reading IR books at least 13
- come to see my parent as always at least 2 times in a year
- having a new house which has a carport somewhere in east java or central java. where a road in front of it, accesible to cars and around the good neighbours
- being a good person
- more tolerant for all things
hope so. I truly believe that some of these will coming true.
"2020"
December 19, 2020
Refleksi
Saya mohon maaf atas hal-hal yang kusyukuri keluar dari mulut namun tidak menembus ke dalam sanubari. mengucapkan syukur ketika terlihat dimudahkan kemudian berbalik arah mendumel saat semesta memberikan ujian
December 16, 2020
Puzzle Semesta
ketika terlihat seakan sangat mudah, ternyata diujung cerita menjadi lebih sulit. Tuhan punya puzzle tersendiri yang tidak bisa dipecahkan. selalu ada pelajaran dalam setiap momen. mungkin saja ada hal yang syubhat dan butuh pembersihan sehingga Tuhan memberikan cerita yang berbeda. saya jalani dan akan mengikut alurnya.