February 18, 2014

BERPISAH UNTUK BERSAMA


Saat ini, mungkin lagu yang tidak akan bosan kuputar adalah lagu “Malam terakhir”, Mungkin ini amat sangat sentimental. Untuk beberapa saat, aku tidak merasakan hal seperti ini namun tadi sore, aku tidak tahu kenapa ada perasaan yang amat berbeda saat dia mau pergi dari kota ini dan akan bekerja di ibu kota. Setahun lamanya kami bersama memang meninggalkan kesan yang tidak bisa dicampakkan begitu saja, akupun menyadari itu meski dalam episode perjalanan kami diselingi dengan berbagai khilaf yang sering kami lakukan namun itu bukanlah inti dari hubungan kami karena keputusan untuk bersama dan selalu bersama kelak telah kami rangkai dalam sebuah cerita yang lebih dari sebuah hal yang orang lain pikirkan. Aku bahkan tidak bisa menuliskan setiap potongan cerita yang telah kami lalu karena begitu indahnya.
Benar-benar aku takluk akan perasaanku dan anehnya dia yang berhasil membuatku sedih, tidak ada seorangpun yang berhasil selama ini membuatku bersedih saat berpisah selain keluargaku, seingatku ibuku adalah orang yang selalu saja berhasil membuatku menangis  setiap kami akan berpisah dan juga keluargaku, selain mereka belum ada yang membuatku berkaca-kaca, namun dia yang akan pergi ke ibukota senja tadi benar-benar berhasil membuat mataku berkaca-kaca. 
Dan akhirnya momen tadi senja tiba juga, setelah 2 minggu lamanya aku mencoba menghalau momen ini namun tak sanggup aku melawan dengan waktu yang datang selalu menepati janjinya.  Perpisahan yang memang sebenarnya kami inginkan karena dia akan berangkat ke ibu kota memenuhi panggilan kerja yang sejak lama dia impikan. Perpisahan tadi amat sangat sentimental karena harus terjadi sesaat setelah kami terbiasa bersama setiap harinya. Seringkali senja bersahabat denganku namun tidak untuk senja tadi, amat sangat tidak bersahabat dengan mentarinya yang mulai menguning. Melihat kami hanyut  dalam pelukan tanpa perasaan syahdu yang tak tertahankan kemudian mobil rental akhirnya datang menjemputnya, akupun menguatkan hatiku melepasnya, akhirnya senja senin ini menjadi saksi perpisahan kami dan aku dan dia sepakat menamai perpisahan senja tadi sebagai “berpisah untuk bersama”.
aku sebenarnya amat sangat menyesal tiga hari lalu, membiarkan air matanya bercucuran saat itu. Aku benar-benar tega. Dia menungguiku shalat jumat dengan tegarnya disamping masjid kampus itu, terik matahari dan debu vulkanik gunung kelud yang sampai di kota ini sama sekali tidak dihiraukannya, dia tetap setia di tempatnya menantiku namun aku bahkan berbalik arah meninggalkannya menuju kosku dan tetap saja dia menyusulku, di depan kos pun aku masih rela memaksanya pulang dan bahkan dengan teganya aku mengunci pagar di saat dia merengek-rengek minta maaf, sesal memang yang kurasa dan amat sangat sesak di dada. Akhirnya di awal malam, aku menjemputnya, makan malam dan kuucap beribu maaf kemudian kumanjakan dia dalam dekapanku dan air matanya pun reda begitu saja.
Sudahnya, mungkin untuk meneruskan tulisan ini hanya akan membuat perasaanku larut, aku dan dia telah sepakat untuk tegar berpisah sementara waktu, yah untuk sementara karena kami telah menyusun berbagai cerita bahagia saat pertemuan kami. Tentang semua hal yang menjadi impian kami, dan hal yang paling utama sekarang adalah menyerahkan semua rencana-rencana kami kepada Allah untuk mengaturnya. Aku dan dia yakin Allah tetap bersama kami dan menemani setiap perjalanan kami. AAmiin Ya Rabb

Senja hari
Saat melepasmu dngn sedihku
Mobil itu menjemputmu
Membawamu meninggalkanku
Senin senja
17.2.14

HIDUP AKAN SELALU NORMAL



Pernahkah kita merasa khawatir ketika kita akan memasuki episode kehidupan yang baru? Seperti misalnya pada kebanyakan anak muda dari kampung yang akan beranjak ke kota melanjutkan kuliah. Berbagai macam pikiran berkecamuk saat mereka akan meninggalkan kampungnya sebagai zona nyaman, bagaimana nantinya di tempat baru dan begitu banyak ketakutan dan kekhawatiran namun pada akhirnya sirna setelah dijalani dan semua berjalan normal. Seperti itulah hidup selalu bercerita kepada kita, tentang kita yang akan keluar dari zona nyaman akan dihinggapi begitu banyak kekhawatiran yang sesungguhnya tidak ada wujudnya. Ini yang akan saya ceritakan tentang pengalaman pribadiku salama menjalani hidup, bagaimana saat akan melangkah ke episode hidup yang  baru, aku selalu khawatir dan merasa cemas akan episode yang akan kujalani namun selalu saja berakhir dengan normal ketika sudah menjalaninya.
Saat pertama aku akan keluar dari comfort zone ketika masuk sekolah lanjutan,aku harus bertemu dengan teman-teman baru yang sama sekali tidak kukenal karena berasal dari kampung yang berbeda, berbagai spekulasi mulai menggelayut di pikiranku, tentang nantinya bagaimana bersosialisasi bahkan kekhawatiranku juga mengenai diriku apakah bisa sama dengan teman-teman baru dalam hal prestasi permasalahannya karena saat duduk di bangku SD, aku sering juara kelas karena jumlah siswa hanya sekitar 7 orang ditambah lagi komentar dar pamanku bahwa belum apa-apa kalau juara kelas di SD dan itu teruji kalau tetap bisa mempertahankan di SMP yang siswanya lumayan banyak dan berasal dari berbagai kampung. Aku semakin keder saat itu dan amat sangat terbebani namun seiring waktu berjalan, semua menjadi normal bahkan mereka yang berasal dari kampung berbeda pun tidak terlalu mencolok, begitupun adanya saat akan melanjutkan ke jenjang SMA namun tetap saja berjalan normal pada akhirnya ketika dijalani.
Selepas menuntut ilmu di bangku SMA, episode yang baru kemudian akan kuhadapi, ya mendaftar di bangku kuliah dan akhirnya harus meninggalkan kampung halaman dengan berbagai macam kenangan yang mungkin amat sangat sulit dilupakan ditambah lagi kekhawatiran apakah aku bisa survive di tempat baru dengan berbagai macam kondisi yang ada.   

INI TENTANG MENJADI DIRI


Ini tentang film favorit, lagu ataupun juga tentang idola. Ini bermula sejak aku duduk di bangku kuliah. Ini pula menyangkut tentang jadi diri sendiri atau menjadi seperti selera orang lain. Aku harus mengakui bahwa karakterku untuk menjadi diri sendiri memang belum begitu kuat meski kusadari bahwa ada beberapa hal yang pantas ditiru dari orang lain namun ada pula yang sama sekali tidak perlu dan pada bagian ini aku beberapa kali melakukannya dengan alasan supaya ketika ngomong dengan kawan akan nyambung saat membahas masalah selera meski kadang tidak sesuai dengan hati.
Pertama-tama, saat aku mahasiswa baru, namanya berada di lingkungan baru, pastinya kita akan berusaha menemukan kawan dan salah satu cara mendapatkan kawan adalah punya selera yang sama begitupun  aku saat baru mulai kuliah, aku berusaha mencari kawan yang banyak, alhasil ada beberapa hal yang bukan gue banget,, hehe “kata anak-anak sekarang, misalnya saja saat membahas film-film favorit, sialnya beberapa film yang amat sangat kusenangi ternyata adalah film yang sama sekali tidak familiar di kawan-kawanku bahkan dianggap film yang tidak mendidik misalnya film Bollywood yang amat sangat kugandrungi sejak kecil ternyata sama sekali tidak mendapat tempat di hati mereka, bahkan film yang kuanggap sudah bukan zamanku malah menjadi kegemaran mereka sebut saja film naruto ataupun spongebob. Harry potter yang juga sedang booming sama sekali tidak menarik perhatianku meski sebagian temanku selalu berburu episode terbaru begitupun juga dengan film-film superhero yang menurutku terlalu kekanak-kanakan buat ditonton seusiaku karena terlalu imajinatif . Berkali-kali aku coba menyukai flm-film tersebut namun benar-benar hatiku tidak mau menerimanya alhasil aku tidak pernah nyambung saat ngobrol masalah film-film diatas, untungnya film Hollywood yang memang film mainstream juga aku sukai sehingga kalau masalah film ini aku tidak ada masalah.
Hal kedua adalah mengenai music, aku benar-benar tidak bisa bermain satu alat music pun bahkan suaraku masuk dalam kategori suara cepreng yang aku sendiri sama sekali tidak berani menyanyi di depan kawan-kawanku dan sialnya lagi sebagian besar dari mereka bisa bermain music paling tidak bisa menyanyi dengan nada yang pas dan lagi-lagi aku tidak bisa di bagian ini kemudian bagian kedua tentang selera music meski tidak tahu menyanyi namun setiap orang pasti penikmat music dan aku pun demikian namun sialnya selera musik kami berbeda lagi. Aku yang amat sangat gandrung lagu Malaysia benar-benar harus berusaha melenyapkan seleraku tersebut karena sebagian besar kawanku menganggap aliran music tersebut adalah music cengeng, bahkan dalam beberapa kesempatan saat menginap di base camp kampus, aku diam-diam menyetel lagu Malaysia menjelang tengah malam saat kawan-kawanku sudah lelap. Salah satu lagu yang menyelamatkanku adalah lagu bang iwan fals, lagu ini amat sangat digandrungi diantara kawan-kawanku yang aktivitis karena mengandung semangat perlawanan dan untungnya aku juga amat sangat menyukainya bahkan saat sejak aku masih SD, aku sama sekali belum tahu seluk beluk bang iwan menciptakan lagu-lagunya Cuma karena kakak pertamaku dan teman-temannya yang kala itu sering ngumpul adalah barikade penyuka lagu iwan, mungkin mereka juga termasuk OI, hehe, alhasil lagu-lagu tersebut menjadi familiar di telingaku dan sampai sekarang sangat kusenangi apalagi saat sudah tahu spirit dari lagu-lagu tersebut.
Satu hal yang membuatku selamat jika sedang ngumpul-ngumpul dengan kawan-kawanku saat masuk dalam wacana sepakbola. Wah ini bagian yang  menjadi makananku karena aku memang adalah penggemar berat olahraga yang satu ini dan untungnya sebagian besar juga temanku sangat suka olahraga ini bahkan sebagian dari mereka juga yang perempuan. Sebagian besar hal tentang sepakbola aku tahu, bukan berpura-pura suka namun memang aku amat sangat suka. Sebagian dari mereka juga sama dengan klub favoritku Inter Milan yang aku suka sejak SMP. Bahkan setiap hal mengenai sepakbola aku ikuti, bukan tanpa alasan aku menyukai olahraga ini, dikampungku nan jauh disana yang hampir di ujung utara sul-sel, mayoritas laki-laki suka sepakbola dan bisa memainkan olahraga ini bahkan secara berkala sering diadakan pertandingan antar kampong. Aku pun menjadi langganan kampungku sebagai salah satu pemain inti. Tidak ada satu sorepun yang terlewati tanpa bermain bola di lapangan dekat rumah bersama teman-teman bahkan ketika terlewat sore tanpa menendang bola rasanya ganjil. pernah aku bercita-cita menjadi pemain bola handal meski tidak kesampaian. Hehe.
Kemudian tentang bacaan, masih banyak ternyata teman-temanku yang gandrung terhadap segala macam komik yang aku sudah tidak pernah membacanya mulai SMA. Berkali-kali pula aku berusaha membaca komik yang sebenarnya amat sangat simple namun benar-benar hati tidak bisa dibohongi aku tidak pernah berhasil menyelesaikan satu buku komik.  aku sama sekali tidak suka membaca komik sampai saat ini, salah satu buku bacaan yang kugandrungi saat kuliah ada tentang ekonomi politik, tokoh-tokoh revolusioner dan buku semacamnya, bukannya sottak namun memang itu adanya, aku memang tidak terlalu paham awalnya namun seiring dengan pergaulanku dengan beberapa kawan yang lebih senior membuatku mulai membaca buku-buku tersebut yang pada akhirnya membuatku benar-benar penyuka bacaan seperti itu bahkan sampai sekarang
Mungkin untuk menjadi diri sendiri dan mengenal jati diri kita harus mulai dari hal-hal tersebut diatas untuk mengikuti apa kata hati. Jangan pernah berusaha membuat orang senang dan disaat yang sama hati kita berontak tidak setuju, kita harus menjadi diri sendiri, menjadi apa yang disenangi dan menemukan karakter kita. Saat berusaha menyamakan selera dengan orang lain malah akan menjauhkan kita dari diri sendiri dan ini amat sangat berbahaya.

LAGI DARI KANG HUDA


LAGI,,, CATATAN DARI KANG HUDA
MUTIARA KATA
ORANG-ORANG SUKSES DAN PEMIMPIN BESAR
“SAYA MEMILIKI IMPIAN….!!!” (MARTHEN LUTHER KING)
Ø  Jangan biarkan apa yang tidak dapat anda lakukan mengganggu apa yang anda lakukan-JOHN WOODEN
Ø  Penakut tidak pernah baik-GANDHI
Ø  Menang adalah kebiasaan sayangnya demikian juga kalah-VINCE LOMBARDI
Ø  Anda tidak bisa menindas seseorang tanpa ikut menderita bersamanya-BOOKER T. WASHINGTON
Ø  Teman terbaik saya adalah orang yang mengeluarkan hal terbaik dari dalam diri saya-HENRY FORD
Ø  Menjadi berkuasa adalah seperti menjadi wanita, kalau anda harus memberi tahu keadaan anda, anda tidak melakukannya-Margareth Tatcher
Ø  Hanya kepercayaan pribadi kita terhadap kebebasan yang membuat kita tetap bebas-DWIGHT EISENHOWER
Ø  Berikanlah saya kemerdekaan atau berikan saya kematian-PATRICK HENRY
Ø  Orang-orang sukses mencari dan membangun jaringan, orang lain mencari pekerjaan-ROBERT T. KIYOSAKI
Ø  Berusahalah bukan untuk menjadi orang sukses tetapi berusahalah untuk menjadi orang berharga-ALBERT EINSTEN

“KARAKTER”
KUALITAS TERBAIK KARAKTER BERASAL DARI TUHAN TETAPI KITA HARUS MENGAMBILNYA..calvin c
KARAKTER ITU SEPERTI BOLA KARET, BILA DIJATUHKAN IA AKAN MEMANTUL TINGGI..robin William
KARAKTER SEJATI SESEORANG AKAN NAMPAK SAAT TIDAK ADA YANG MEMPERHATIKAN/MENGANALISANYA..arhtur s
HARAPAN TERBESAR DUNIA PADA AKHIRNYA ADALAH KAAKTER SETIAP INDIVIDU..william c
KEMUNAFIKAN ADALAH KETIKA REPUTASI SESEORANG TIDAK SESUAI DENGAN KARAKTERNYA..elbert h
UANG DAPAT MEMPENGARUHI REPUTASI TETAPI TIDAK DAPAT MEMPENGARUHI KARAKTER..wk.kellogg
KARAKTER TIDAK BUTUH BATUH NISAN, ANDA DAPAT MENGUBUR SESEORANG, TETAPI KARAKTERNYA AKAN LAHIR KEMBALI..pepatah cina

SAAT TUHAN MENGUKUR SESEOARANG, MAKA DIA MENGUKUR SEBERAPA BESAR HATINYA BUKAN KEPALANYA
(john c Maxwell)

“THE POWER OF THINKING BIG”
“”TAK ADA YANG BAIK ATAUPUN BURUK, TETAPI PEMIKIRAN KITALAH YANG MENJADIKAN DEMIKIAN””
(Shakespeare)
BUKAN GUNUNG YANG KITA TAKLUKKAN, MELAINKAN DIRI SENDIRI—edmund Hillary
KEHIDUPAN ADALAH 10% APA YANG ANDA RAIH DAN 90% BAGAIMANA ANDA MEMANDANGNYA—irving berlin
PENGALAMAN ADALAH MENGETAHUI BANYAK HAL YANG SEHARUSNYA TIDAK ANDA LAKUKAN—william k
KALAU ANDA MENCARI PELUANG BESAR, CARILAH MASALAH BESAR—marthen luther
SEMAKIN KERAS ANDA BEKERJA SEMAKIN SULIT ANDA MENYERAH—vince l
KEKELIRUAN TERBESAR KITA ADALAH TERUS-MENERUS TAKUT MEMBUAT KEKELIRUAN


CITRA ADALAH SIAPA KITA MENURUT ORANG-ORANG.
INTEGRITAS ADALAH SIAPA KITA SESUNGGUHNYA
(jhon c Maxwell)
“kalau visi anda tidak membuat anda membayar sesuatu, itu melamun namanya”