Konsisten atau dalam bahasa agamanya istiqomah, bukan sesuatu yang mudah. Butuh energi yang besar untuk tetap berada di jalan yang diyakini dalam menelusuri setiap lorong gelap tanpa lari dari jalan yang sudah dijejak demi tujuan yang ditetapkan.
Distraksi paling besar biasanya handphone. Semua kalangan pasti punya persoalan yang sama bahwa terkadang handphone dengan segala fitur yang disediakan sering membuat kita lalui. Media sosial, game dan aplikasi lain yang tidak mampu dihindarkan.
Konsisten membutuhkan strategi yang matang sehingga kita tidak terlempar lagi ke dalam jurang kekalahan diri. Konsisten memang tidak menyenangkan namun akan menghasilkan kebahagiaan ketika sudah tiba pada sebuah tujuan, sementara game, nonton film, media sosial dan hal-hal menyenangkan lainnya hanya memanipulasi diri untuk tetap terjebak ke dalamnya lalu kemudia kita tidak menyadari bahwa waktu sudah berjalan begitu jauh.
Saya sedang berusaha untuk konsisten dalam menulis meskipun seringkali ide tidak muncul namun setidaknya saya tetap menulis minimal satu paragrap. Satu hal yang perlu diingat tentang konsisten bahwa ketika sudah keluar jalur maka paksakan diri untuk kembali ke jalur yang benar. Jangan terlalu sering membuat permakluman seperti "ini hanya sebentar" nonton youtube sebagai self reward" dan justifikasi lain untuk tetap bermalas-malasan.
#4 2023
No comments:
Post a Comment