April 28, 2023

Kecemasan dan Kekhawatiran (28)

"Do not dwell in the past, do not dream in the future, concentrate the mind on the present moment"

 _Buddha_

Saya semakin menyadari bahwa pada dasarnya, musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri. Peperangan terjadi terus menerus setiap waktu dengan diri dengan berbagai bentuk dan dimensi peperangan yang harus dimenangkan. Semua manusia punya porsi tersendiri dalam melawan dirinya namun sesungguhnya bahwa bukan hal mudah untuk menaklukkan berbagai hasrat dari dalam diri.

Semenjak berkeluarga, saya semakin keras melawan diri yang terus dihantui masa lalu dan dicemaskan masa depan. Dua kondisi yang terus menggelayut di kepala tanpa mau sedikit pun menyingkir. Penyesalan masa lalu karena saya merasa terlalu banyak waktu yang terbuang untuk hal yang sia-sia sementara saya mencemaskan masa depan karena kekhawatiran yang belum tentu adanya.

Meskipun mudah untuk mengatakan bahwa manusia harus hidup pada masa kini namun bukan perkara seperti membalik telapak tangan. Perkara hidup di masa kini adalah perkara memaksa diri untuk menekuni apa-apa yang sedang dijalani saat ini dengan komitmen dan konsentrasi yang penuh dan menyerahkan segalanya kepada Sang Maha atas apa yang akan terjadi esok hari.

Namun sekali lagi itu hanya teori yang dapat diucapkan oleh siapa saja namun hanya sedikit sekali manusia yang mampu menjalaninya dengan baik dan konsisten. Menjalani hari-hari saat ini tanpa merasa khawatir esok hari merupakan kemewahan bagi sedikit manusia yang mampu mengalahkan dirinya sendiri.

#28 2023

No comments: