November 17, 2014

Bersimpuh

aku memeluk bulan. mendekap dengan erat. aku mencium aroma yang begitu khas
aku mencumbu rembulan dan mengabaikan matahari
aku pencinta malam dan perindu senja
aku menyusuri semua lorong di setiap sudut bumi
entah sampai kapan?

namun aku selalu yakin bahwa perjalanan ini akan terhenti suatu saat
entah di mana dan entah kapan

apakah aku akan menjadi pengecut
menjadi bandit tak berguna
atau apalah istilahnya

satu hal yang kuyakini
Tuhanku selalu punya celah memaafkan makhlukNya

itu yang menguatkanku sampai saat ini
bahkan saat aku jauh berjalan

No comments: