Angin,,
Dimanakah engkau berada
Adakah engkau di sisiku
Aku sangat butuh bantuanmu
Dan kuyakin tidak terlalu berat buatmu
Ini ada parcel kecil yang ingin kutitip kepadamu
Buat engkau sampaikan kepada seorang wanita tegar di ujung negeri ini
Wanita itu yang selalu mendoakanku setiap sujudnya
Kumohon kau tidak usah membuka parcel itu karena isinya hanya tiga kata
Angin,,
Kalau kau tidak sibuk hari ini
Kalau saja ada sisa waktumu untuk saya
Sudilah engkau pergi kesana, kemudian menceritakan keadaanku disini
kepada wanita itu
Namun kumohon jangan ceritakn hal buruk padanya
Karena hanya akan membuat matanya sembab
Ceritakan dia tentang kisahku
Tentang tawaku dan jangan tangisku
Angin,,
Kuyakin engkau akan sangat senang bercerita dengannya
Dia tidak tidak terlalu banyak tanya bahkan wanita itu pendengar yang
baik
Kalau saja ada masalahmu dan kau ceritakan padanya
Wanita itu siap mendengarmu
Ah,, kenapa jadi seperti ini
Kenapa malah kau yang kusarankan untuk cerita masalahmu kepadanya
Ah, jangan lakukan itu, angin
Itu hanya membuat bebannya tambah berat
Angin,,
Besok malam menjelang senja
Engkau berangkat ke sana
Karena engkau akan dapati wanita itu di rumahnya
Wanita itu akan bangun di setiap subuhnya
Bermunajat kepada Sang Ilahi dalam keletihan yang dirasakannya
Jika engkau berangkat pagi menjelang siang
Kuyakin kau tidak akan menjumpainya karena wanita itu sedang berjalan
mencari rejeki halal
Jangan kau kira itu buat dirinya, tidak smaa sekali, angin
Itu buat anak-anaknya
Angin,,
Wanita itu adalah ibuku
Orang yang menjadi penyemangatku
Bahkan saat dia jauh,,
Semakin kurasakan kasih sayangnya terhadapku
Dan kau harus menyampaikan parcel itu
Sby, 7-11-2012



