December 26, 2012

Cerita lain di Malang

Dalam damai menjemputku. Hening saat malam mulai menua. Barisan mobil itu bergerak perlahan. Sampai akhirnya hujan menyambutku di kota ini. Kota Malang dalam bisu bercerita, tentang apa yang kubaca darinya di buku buku itu. Deretan penjual buah memanggil pembelinya. Dalam asa tertanam pengorbanan

Orangorang itu diam seribu bahasa. Bisu menikmati setiap detik yang berlalu. Dan wajah yang bercerita tentang sebuah kisah itu. Senyum dalam bahagia yang paripurna. Kota Malang. Deretan ceritamu akan kusimpan dengan rapi. Kugoreskan dalam tinta emasku untuk kukenang masa tuaku. Saat engkau telah menjadi bagian cerita hidupku. Hingga akhirnya kubelajar dari setiap sudut dirimu

Di masa nanti ku jauh. Di masa ketika tak ada lagi harapanharapan itu. Kenangan akan menjadi sebuah cerita diri. Karena itu, tetaplah dalam damai, tetraplah dalam asri. Saat tingkah pongah manusia mengusikmu. Masa dimana manusia tak bersahabat denganmu. Saat itu kotamu kan kabur dalam absurditas yang hanya kan menjadi tumpuan sesaat manusiamanusia itu.

Berhenti sejenak di jantung kotamu. Melepas penat yang sekian lama menggerogoti. Bercengkerama dengan damainya kotamu. Sebelum kuterbangun dan larut kembali dalam duniaku

Malang in stories, 26/12/2012

No comments: