Sepanjang kota malang
Dalam damai sebuah pelukan
Berjanji tuk kembali pulang
Meski hujan kali ini masih menghalangi
Sepanjang kota malang
Kucampakkan semua penat yang menghampiri
Meski harus memburu dalam nafas
Namun takkan berarti itu sia sia
Di penghujung kota malang
Semua kan bercerita dalam syahdu
Mendendang asa yang tertanam dalam sanubari
Walau kadang semua seakan kabur
Menatap setiap sudut kota ini
Merangkai cerita indah dalam kenangan masa lalu
Walau kutahu hati merajut kisah dalam cerita lain
Dan sepanjang kota malang
Sudut langit di ujung kota ini
Membenamkan matahari yang letih dalam perjalanan hari
ini
Hingga membentuk siluet dalam cahaya remang
Sampai akhirnya malam menjemputnya dalam genggaman
Seketika terdiam orang orang itu
Jemu dalam gerusan asa yang tak usai
Karena kan membawa ke sudut kematian
Dan penyesalan menjadi tak berarti
dan sepanjang kota malang
Karena sepanjang kota malang
Berderet setiap kaki yang tak mengenal kata lelah
Hingga bocah bocah di gubuk makan malam ini
Meski sesuap, walau seteguk
Oh, nostalgia yang sendu
Mendendang kenangan yang tak bertepi
Di ujung hati yang semakin luka
Hingga damai kota ini menyejukkannya
larut dalam dekapan kota malang
Kembali berjalan ditengah kota ini
Menemukan kepingan hati yang tertinggal
Menjemput asa yang belum terceritakan
Dalam kota ini
Kota malang memungut semua serpihan itu menjadi tiang
tiang tak tergapai
buatku,
bahkan buat semua yang tak terjelaskan
dan kuakhiri cerita di sudut kota ini
Malang, 27 desember 2012
No comments:
Post a Comment