April 21, 2023

Akhir Ramadan (21)

Lebaran kali ini berbeda antara Muhammadiyah dengan NU. Sebagai seorang yang tumbuh di kultur Muhammadiyah dan sekarang mengais rezeki di salah satu lembaga Muhammadiyah, maka saya Seharusnya untuk ikut keputusan Muhammadiyah yang melaksanakan lebaran idul fitri lebih cepat sehari dari keputusan pemerintah, namun berbagai pertimbangan yang kemudian mengharuskan saya untuk ikut keputusan pemerintah. Salah satunya karena di daerah tempat tinggal saya, tidak ada masjid yang melaksanakan salat ied hari Jum'at.

Sebenarnya, perbedaan ini tidak terlalu terasa jika saya lebaran di kampung namun lebaran di Jakarta yang mayoritas ikut keputusan pemerintah tentu menjadi tantangan tersendiri karena harus mencari masjid Muhammadiyah yang melaksanakan salat idul fitri.

Perbedaan ada untuk disikapi dengan bijak dan tidak harus merasa lebih baik dari kelompok yang berbeda. 

Meskipun demikian, tetap ada keinginan dalam hati agar hari besar semacam idul fitri bisa dilaksanakan serentak oleh umat Muslim karena suasana lebih semarak dan tidak ada kebimbangan bagi umat tentang mana yang benar dan salah.

#21 2023

April 20, 2023

Ramadan (29)

Di bulan ramadan kali ini, saya banyak menghabiskan waktu untuk menonton tayangan acara login di akun youtube Dedy Corbuzier. Habib Ja'far dan Onad menjadi pembawa acara dengan menghadirkan bintang tamu yang berbeda dari tokoh agama.

Meskipun ada beberapa kalangan yang tidak terlalu suka terhadap Habib Ja'far karena dianggap merupakan bagian dari kelompok Syiah namun saya sendiri sepakat dengan usahanya untuk menebarkan kebaikan dengan penganut agama lain.

Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, membutuhkan sosok kelompok muslim yang merepresentasikan Islam sebagai agama yang toleran dalam batas tertentu. Potensi benturan seringkali timbul dari perbedaan yang ada jika tidak dikelola dengan baik.


#20 2023

April 19, 2023

Ramadan (28)

Sebentar lagi bulan ini akan berlalu. Saya mencoba untuk merefleksikan apa saja yang sudah saya lewati selama sebulan ini. Tentu saja mengenai target yang saya susun di bulan ini dengan hasil yang nihil. Saya benar-benar tidak bisa fokus dalam banyak hal.


#19 2023

April 18, 2023

Ramadan (27)

Hidup semakin dipenuhi dengan tantangan demi tantangan seiring dengan bertambahnya usia. Menjadi dewasa bukan berarti tantangan menjadi sedikit namun sebaliknya, tantangan hidup semakin variatif dan membutuhkan usaha dan komitmen yang kuat untuk menyikapi dan menghadapi masalah yang ada.

Sebagai seorang yang beragama, tentu pedoman hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan ajaran agama yang diyakini. Dengan demikian, hasilnya tidak akan membuat kita kecewa karena perkara hasil akhir murni prerogatif Sang Maha.

Buya Hamka memberikan pesan tentang hidup: "Tugas kita bukanlah untuk berhasil, tugas kita adalah untuk mencoba karena di dalam mencoba, di situlah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. Bukan dilarang membuat cita-cita yang baru, tetapi berpikirlah dengan wajar, yang akan datang itu disyukuri tetapi yang ada itu lebih disyukuri lagi. Jangan tangisi yang telah hilang tetapi syukuri yang sudah ada."

Hidup ini perkara kemampuan kita untuk menyikapi setiap fase yang dilalui. Sebagai manusia, pasti akan ada fase yang menjadi titik terendah karena khilaf yang diperbuat namun yakinkanlah diri bahwa semua itu merupakan perjalanan panjang untuk menemukan diri sejati. Tidak ada manusia yang tiba-tiba menjadi manusia seutuhnya namun mereka menjalani proses panjang untuk memahami diri masing-masing.

#18 2023

April 17, 2023

Ramadan (26)

Hari ini, matahari di langit Jakarta sangat terik dan cuaca begitu panas. Selain itu, jalanan Jakarta seperti dikepung kemacetan yang tidak memberikan sedikit ruang untuk bergerak. Sekitar jam tujuh, saya mengantar istri dan melihat betapa padatnya kota ini.

Cuaca yang panas di bulan ramadan menjadi salah satu tantangan dalam melaksanakan puasa. Negeri ini memang menjadi negeri dengan populasi umat Islam terbesar di dunia namun tantangannya tentu juga tidak mudah. 

Kata Buya Hamka: "Jika ingin melihat orang Islam, maka lihatlah ketika hari raya idul fitri, tetapi jika mau melihat orang beriman, maka datanglah ke masjid ketika salat subuh."

Miris memang melihat kondisi sebagian orang Islam yang tidak mencerminkan prinsip hidup yang diajarkan oleh agama Islam. Seringkali terlalu fokus pada hal yang sifatnya indrawi sementara hati tidak pernah ditata untuk kemudian menjadi tenang dalam samudera hidup yang penuh fatamorgana.

#17 2023

April 16, 2023

Ramadan (25)

Sebentar lagi ramadan berlalu tanpa meninggalkan kesan yang berkualitas. Saya dikalahkan diri sendiri dengan berbagai hal yang sia-sia. Sesaat sebelum memasuki ramadan, saya punya beberapa target untuk diselesaikan termasuk membaca dan menulis tetapi hasilnya nihil. Saya benar-benar tidak mampu memaksa diri untuk sedikit lebih keras melakukan hal-hal bermanfaat.

Saya menonton salah satu tayangan youtube Martin S tentang bagaimana dia mengakali distraksi pada saat mengerjakan disertasi. Dia menghabiskan banyak waktu main game sampai pada titik klimaks sehingga muncul rasa bersalah dan akhirnya kemudian menyelesaikan tugasnya.

Rasa bersalah seringkali menghinggapi setiap kali saya menghabiskan waktu secara sia-sia namun setelah itu, saya tidak mampu memulai sesuatu yang lebih bermanfaat karena selalu berulang.

#16 2023

April 15, 2023

Ramadan (24)

Tadi pagi saat sedang santai di kamar sambil membuka media online, saya agak kaget membaca berita tentang tangkap tangan yang dilakukan oleh KPK terhadap walikota Bandung. Memang tidak ada hubungannya langsung dengan saya namun karena tiga bulan ini saya berdomisili di Bandung, maka berita tersebut menarik perhatian saya.

Sepersekian menit kemudian, saya buka sosial media yang bersangkutan. Ada postingan kemarin tentang antusiasmenya menyambut pertandingan Persib yang akan diadakan hari ini. Dia bahkan memberikan tiket gratis kepada tiga orang dengan komentar paling menarik. 

Korupsi di negeri ini memang tidak pernah benar-benar bisa diberantas. Korupsi dalam berbagai varian yang selalu tidak diprediksi bentuknya.

#15 2023

April 14, 2023

Ramadan (23)

Libur akhirnya tiba. Saya benar-benar menghabiskan begitu banyak energi untuk beradaptasi di lingkungan yang baru. Tentu belum berjalan dengan baik dan saya merasa bahwa sejauh ini, begitu banyak kekurangan yang harus saya benahi.

Proses adaptasi sudah berlangsung selama tiga bulan. Saya masih merasa menghabiskan waktu dengan sia-sia karena terlalu banyak waktu yang saya gunakan memegang hp daripada membaca buku untuk bahan adaptasi. Jika ini berlangsung dan saya tidak bisa mengalahkan diri sendiri maka tentu saya akan hidup dalam kegagalan.

Doa-doa selalu saya rapalkan untuk bisa mengalahkan diri sendiri yang terlalu sering kalah dalam memerangi nafsu melihat hp.

#14 2023

April 13, 2023

Ramadan (22)

Sebulan terakhir, saya memikirkan tentang diri yang selalu bergulat dengan apa yang dinamakan pencarian diri sejati. Sebelum saya tiba pada titik ini, saya sangat menginginkan untuk berada di posisi ini dengan status yang sedang saya jalani sekarang, namun selang beberapa bulan berjalan, mulai timbul setitik rasa ragu, apakah saya benar-benar ini yang menjadi panggilan hidup yang harus saya jalani?

Tentu ini sangat mengganggu karena saya menyadari bahwa tahun lalu, hasrat yang menggebu-gebu untuk bisa menggapai apa yang saya jalani sekarang. Saya benar-benar sedang bergelut dengan diri sendiri untuk bisa menjalani hidup dengan lapang dada.

Saya sadar bahwa syukur merupakan salah satu sikap untuk menjalani hidup dengan bahagia. Apapun yang sedang dikejar dan apapun yang sudah digenggam, namun selama tidak ada rasa syukur yang hadir di dalam jiwa, maka semua kebahagiaan akan sirna.

#13 2023

April 12, 2023

Ramadan (21)

Memilih sebuah profesi berarti sudah siap dengan segala konsekuensinya. Menyerah di tengah perjalanan atas pilihan sadar merupakan bentuk penghianatan terhadap komitmen diri dan tentu bisa dianggap sebagai sebuah kegagalan yang memalukan.

Saya sedang menjalani proses awal di bidang yang sudah saya putuskan sendiri. Proses yang saya jalani menemui berbagai kesulitan yang terkadang membuat saya untuk menanggalkan keputusan ini namun saya selalu menguatkan niat bahwa tidak ada yang mudah di awal. Semua akan menemui tantangannya masing-masing.

Satu hal yang perlu saya lakukan adalah belajar dan memperbaiki setiap kekurangan untuk mencapai titik ternyaman di zona ini.

#12 2023

April 11, 2023

Ramadan (20)

Saya sering menyatakan bahwa manusia menjalani kesunyiannya masing-masing dan tidak bisa dibandingkan dengan apa yang dijalani oleh orang lain. Semua dari kita memiliki alasan untuk memilih apa yang akan kita jalani dan alasan tersebut tidak semata dalam bentuk finansial. 

Saya berkali-kali ditanya alasan sebenarnya pindah dari perusahaan sebelumnya dan memilih bidang lain dengan gaji yang lebih rendah dan jauh dari keluarga. Tentu saya memaklumi jika orang lain bertanya tentang itu karena melihat dari apa yang nampak.

Jawaban saya selalu berbeda-beda kepada siapa yang bertanya. Jawaban itu harus kontekstual bagi penanya karena saya bisa merasakan apa motif dari pertanyaannya.

Ada nilai dalam hidup yang tidak bisa dikuantifikasi karena sifatnya dirasakan oleh setiap orang. Apa yang tampak secara kasat mata seringkali mengelabui hakikat dari hal tersebut. Ada orang yang ceria namun di dalam dirinya bersemayam kesepian yang tak terhingga, sementara ada orang yang terlihat diam namun sesungguhnya dia menikmati hidupnya.

#11 2023

April 10, 2023

Ramadan (19)

Saya sudah sangat sering mendengar nasihat tentang rezeki bahwa tidak wafat seseorang sebelum dicukupkan rezekinya. Selain itu, rezeki bagi kita adalah yang kita makan sedangkan yang masih di tabungan belum tentu merupakan rezeki kita.

Beberapa kali ketika pulang ke Bandung, saya selalu membawa beberapa potong roti sebagai bekal di kos karena khawatir tidak ada makanan. Anehnya, seringkali roti tersebut tidak saya makan dalam seminggu sampai akhirnya kembali ke Jakarta. Alhasil, roti yang sebelumnya saya kira menjadi bekal saya karena kekhawatiran kekurangan makanan, akhirnya saya bawa kembali ke Jakarta.

Tidak hanya roti, namun saya juga membawa berbagai makanan yang pada akhirnya hanya menumpuk di lemari kos yang tidak habis saya makan. Tentu ini membuat saya malu betapa saya sangat picik terhadap hidup ini dalam selalu menganggap bahwa Allah itu tidak akan mencukupkan rezeki saya.

Ini yang kemudian menjadi hikmah yang begitu besar kepada saya tidak tidak khawatir kepada rezeki Allah yang maha luas apalagi selalu menggunakan kalkulasi kuantitatif dalam menghitung rezeki yang Allah siapkan.

Kerapkali ketika berusaha untuk menghemat sekuat mungkin apalagi menjurus ke arah kikir, pengeluaran saya bahkan lebih banyak dibandingkan ketika saya berusaha untuk lebih banyak bersedekah tanpa memikirkan dan menghawatirkan akan kekurangan yang belum tentu terjadi.

Rezeki memang sesuatu yang tidak bisa ditakar dengan nalar manusia yang hanya bisa menghitung yang indrawi sementara Allah SWT memberikan rezekinya dalam bentuk dan waktu yang tidak disangka-sangka oleh hambaNya.


# 10 2023

April 9, 2023

Ramadan (18)

Menata hati bukan sesuatu yang mudah. Butuh energi yang melimpah untuk tetap membuat hati berada pada kesadaran yang tinggi apalagi ketika kondisi sedang berada di bawah. Kekhawatiran dan kecemasan selalu menghantui tentang apa yang akan terjadi esok hari. Tentu karena kegagalan untuk memupuk rasa syukur dalam diri.

Saya rapuh dalam hal ini sementara saya percaya teorinya bahwa kondisi seperti ini seharusnya mampu menghidupkan hati akan keyakinan kepada Pencipta. Dia tidak akan meninggalkan makhluknya dalam kesengsaraan selama manusia terus bergerak mencari apa yang menjadi haknya.

Sejak meninggalkan pekerjaan sebelumnya yang menurut saya tidak mungkin saya jalani untuk jangka waktu ke depan, beberapa tantangan mulai menghinggapi. Saya harus istiqomah.

#9 2023