March 13, 2023
Proses dan Tujuan (13)
March 12, 2023
Bapak dua Anak (12)
Dia dikenal sebagai pribadi yang supel. Meskipun dia beberapa tahun lebih dulu masuk di perusahaan ini namun umur kami hanya terpaut satu tahun. Saya tidak pernah satu cabang dengannya namun posisi kami sama yaitu staf klaim. Budaya di perusahaan kami sebelumnya bahwa meskipun berbeda kantor cabang namun ikatan sesama karyawan cukup erat apalagi sesama tim staf klaim yang intens melakukan koordinasi.
Seiring berjalannya waktu, saya dimutasi ke kantor pusat sebagai salah satu staf auditor sementara dia masih di posisi sebagai staf klaim meskipun sudah dimutasi ke cabang lain. Kedekatan kami tidak luntur karena dia intens berkoordinasi tentang apa saja termasuk tentang sampling klaim kita kami mengadakan audit rutin.
Beberapa tahun setelah saya di audit, sebuah kejadian luar biasa yang menggemparkan hampir seluruh karyawan di perusahaan ini bahkan menjadi isu nasional perusahaan. Dia yang dikenal supel ternyata diindikasikan menyimpan borok yang mengobok-obok perusahaan secara perlahan. Sebuah angka yang sangat besar.
Miliaran uang perusahaan dimanipulasi dan tidak terdeteksi selama bertahun tahun. Dari penelusuran yang kami lakukan sebagai tim audit, kemungkinan dimulai sejak tahun 2016, artinya sudah berlangsung lebih tahun saat kejadian itu terungkap.
Seingat saya, selama menjadi bagian dari tim audit, fraud ini paling besar bahkan dari riwayat audit perusahaan kasus fraud di bagian klaim, kasus ini paling besar sejak perusahaan berdiri. Angka yang tidak main-main karena menjadi dua miliar rupiah. Saya sendiri tidak bisa membayangkan seberapa banyak uang itu ketika disimpan di koper.
Dalam proses investigasi, istri dan kedua anaknya dihadirkan yang tentu menyisakan keharuan bagi saya pribadi sebagai tim auditor. Istrinya meyakinkan kami bahwa dia sama sekali tidak mengetahui tindakan suaminya yang menggelapkan uang perusahaan.
Kami harus mengeluarkan berbagai cara untuk mengungkap segala intrik yang digunakan karena kegigihannya untuk tidak mengakui apa yang dilakukannya. Dia selalu mengelak ketika ditanya tentang bagaimana kejadian yang sebenarnya namun ketika tim audit sudah menemukan bukti, dia dengan memelas kemudian mengakuinya.
Saya tidak merasa paling suci dan bersih namun saya selalu tidak habis fikir tentang orang yang tidak pernah berpikir berpuluh kali lipat untuk memberikan sesuatu yang bukan haknya kepada anak istrinya. Meski kadang-kadang saya juga merasa khawatir, mungkin saja jika saya memiliki kesempatan yang sama, apakah saya tahan atas godaan yang ada.
Saya tidak sedang riya untuk menceritakan satu hal ini bahwa pernah suatu waktu, ketika istri saya diberikan jutaan uang dari kantornya sementara dia merasa bahwa tidak ada pekerjaan yang dilakukan atas uang tersebut, ternyata uang tersebut berasal dari uang dinas yang dicairkan. Berhubung karena namanya dimasukkan untuk memenuhi kuota pencairan maka dia mendapatkan bagiannya namun sesungguhnya dia sama sekali tidak ikut dalam rombongan dinas.
Apa yang kami lakukan?
Karena sesungguhnya akan sulit untuk mengembalikan uang tersebut ke kantor karena sudah dicairkan dan mekanismenya terlalu ribet maka kami memutuskan untuk memasukkan uang tersebut ke sebuah kotak pembangunan masjid di pinggir jalan. Entah itu tindakan yang salah namun setidaknya uang tersebut tidak masuk ke dalam tubuh dan dikembalikan kepada umat.
Sekali lagi saya tidak sedang berusaha untuk mengatakan bahwa kami suci dari hal-hal yang bukan milik kami namun setidaknya begitulah usaha kami untuk menjaga darah yang bercampur dengan yang bukan haknya.
Perisai paling ampuh bagi saya untuk menghindari sesuatu yang bukan milik saya adalah tentu sosok seorang ibu. Saya tidak pernah dan tidak mau membayangkan sedikit pun bagaimana perasaan ibu melihat dan mendengar anaknya yang merantau ke kota yang jauh sementara dia mendapati kabarnya anaknya melakukan tindakan yang mencoreng nama keluarga.
#12 2023
March 11, 2023
Tahun Produktif (11)
March 10, 2023
Nelangsa (10)
Saya sedang berada di suasana hati yang tidak baik-baik saja. Hati sedang nelangsa untuk hal-hal yang tidak saya bisa pastikan penyebabnya. Biasanya akumulasi dari berbagai persoalan yang sedang dihadapi misalnya target belum tercapai, harapan yang belum terpenuhi, faktor eksternal yang tidak mendukung dan kondisi lain yang semakin memperburuk suasana hati.
Dealing dengan diri memang sesuatu hal yang sulit kondisi berada di kondisi terpuruk. Tidak ada kata motivasi yang mampu membangkitkan gairah selain dari dalam diri sendiri. Saya hanya berharap semoga waktu membawa ke momen yang mampu mengembalikan diri ke jalur yang benar.
#10 2023
March 9, 2023
Belum Tentu Mudik (9)
Salah satu kebahagiaan terbesar sejak merantau adalah momen mudik yang menstimulasi perasaan senang dari dalam diri bertemu dengan kenangan masa lalu di kampung. Momen mudik biasanya bertepatan dengan lebaran artinya bahwa semua perantau dari berbagai daerah berkumpul di kampung halaman.
Sejak merantau puluhan tahun, seingat saya hanya tiga kali saya tidak mudik lebaran idul fitri. Pertama ketika awal merantau dan belum cukup modal dan yang kedua ketika istri melahirkan di kampung halamannya serta saat awal pandemi dan semua penerbangan mensyaratkan banyak sekali aturan tentang protokol kesehatan.
Momen lebaran kali ini menjadi sedikit anomali karena tidak ada halangan yang berarti namun nampaknya saya belum pasti mudik. Ada sesak di dada membayangkan diri tidak berada di kampung ketika takbiran berkumandang kemudian merasakan dinginnya air karena harus mandi pagi dan berangkat ke lapangan.
Aroma opor ayam di malam lebaran disantap dengan ditemani suara takbiran dari gerombolan bocah di masjid dekat rumah.
Kenangan semacam itu yang tidak mampu saya lewatkan ketika momen lebaran tiba karena semacam detoks terhadap jiwa yang sudah terlalu kering akan perasaan tenang. Jiwa terlalu sibuk dengan rutinitas kota yang terlalu sibuk.
# 9 2023
March 8, 2023
Masalah (8)
Masalah selalu ada dan tidak akan pernah sirna sampai ketika kita menemui akhir hayat. Sekeras apapun kita menghindari masalah namun dia selalu membayangi hidup kita. Ada masalah yang terjadi akibat tindakan kita sendiri namun ada juga masalah karena faktor eksternal namun apapun itu, semua masalah harus dihadapi dan dicari solusinya.
Kabur dari masalah sama sekali bukan solusi terbaik untuk menjalani hidup. Kabur hanya sekejap menyembunyikan masalah di depan kita namun akan segara muncul dengan masalah yang berlipat. Itulah kenapa ketika ada masalah, hadapi saja meskipun harus tertatih sampai akhirnya waktu yang akan menyembuhkan semua luka dan bekasnya.
Saya sedang menghadapi masalah yang tidak terlalu rumit namun mengganggu konsentrasi. Masalah yang datang dari dalam diri saya karena ada perasaan yang tidak sesuai dengan keinginan. Entah apakah masalah ini semata karena diri saya atau kah memang masalah ini muncul karena ketidakmampuan saya memitigasinya.
#8 2023
March 7, 2023
Kepakaran (7)
Sudah jalan hampir dua bulan dan saya masih terus mencari pola untuk menemukan kepakaran di keilmuan saya. Prodi yang menjadi homebase saya terlalu spesifik pada satu mata kuliah di jurusan saya sehingga tidak terlalu banyak pilihan kepakaran yang harus saya dalami.
Pada hari ini tanggal 7 maret 2023, saya memutuskan dengan niat dan tekad yang bulat untuk mendalami kepakaran pada perdagangan internasional yang mencakup kebijakan dan mekanismenya. Keputusan ini saya ambil agar ke depannya, saya tidak bingung menentukan arah studi yang akan saya geluti termasuk juga penelitian dan aplikasi dari keilmuan saya yang akan diaplikasikan kepada masyarakat.
Perdagangan internasional tentunya akan banyak berbicara mengenai ketentuan tentang WTO, konflik dagang antar negara dan segala mekanisme perdagangan internasional yang berlaku.
Saya harus memaksa diri untuk lebih update terhadap setiap berita tentang perdagangan internasional untuk menjustifikasi kepakaran saya selain tentunya harus memperkuat diri dari segi teorititasasi perdagangan internasional.
#7 2023
March 6, 2023
Serenity (6)
Di pekerjaan sebelumnya, saya berangan-angan bahwa hati saya tidak tenang karena masih bekerja di bidang yang menurut prinsip yang saya anut tidak sesuai sehingga ada rasa ingin mencari pekerjaan yang tidak berada di grey area. Perasaan tersebut menghinggapi selama beberapa tahun dan berbagai usaha sudah saya tempuh untuk mencari pekerjaan yang menurut saya tidak mengandung syubhat.
Akhirnya di awal tahun ini, saya berjodoh di pekerjaan yang memang sedari dulu sudah saya inginkan untuk menjejaki karir. Saya juga merasa bahwa di bidang ini, saya bisa setiap saat meningkatkan kualitas diri dengan berbagai kesempatan yang ada.
Pada perjalanan waktu, saya memang mencintai pekerjaan ini dengan segala tantangannya namun pada titik tertentu, hati saya pun seringkali tidak tenang. Saya mencoba merenungi setiap kondisi ketika hati tidak tenang dan saya menemukan kesimpulan bahwa hati saya tidak tenang ketika sedang ambisi dalam banyak hal dan melupakan niat awal untuk mencari ridhaNya Tuhan.
Di awal saya masuk di bidang ini, saya memang sudah meniatkan diri untuk benar-benar karena ingin Tuhan menyenangi apa yang saya kerjakan, tidak semata demi tujuan mendapatkan gaji.
#6 2023
March 5, 2023
Debat & Diskusi (5)
March 4, 2023
Karma (4)
Di dua hari terakhir, saya mendapat karma dari perbuatan hati. Sejak dari dulu, kejadian yang sama seringkali saya rasakan ketika tidak mampu menata hati. Kali ini terjadi lagi dan membuat saya merasa sangat bersalah.
Kejadian pertama ketika saya menawarkan sesuatu kepada salah seorang rekan yang ternyata ditanggapi berbeda padahal maksud saya tidak seperti yang dia tanggapi. Kejadian tersebut mungkin karena di seminggu terakhir, saya terlalu banyak bercanda yang mungkin kelewatan.
Kejadian kedua yang mengganggu pikiran saya ketika saya mengirimi wa salah seorang mantan rekan kerja. Saya mengomentari status wa yang dipostingnya sedang berada di sebuah tempat. Saya menulis kata tokoh yang sangat mirip dengan seseorang yang sedang berselisih dengannya. Tidak hanya itu, setelah saya mengomentarinya, saya keluar menemani istri belanja dan hp saya tinggal di rumah.
Saya baru menyadari apa yang saya ketik ketika sudah di swalayan. Saya khawatir dia merasa disindir dengan komentar saya meskipun pada dasarnya sama sekali tidak ada niatan saya ke arah situ.
Setelah tiba di rumah, saya segera mengecek hp dan ternyata dugaan saya keliru, dia tahu maksud chat saya.
Kejadian ini terjadi karena sehari sebelumnya, saya menelepon dengan salah seorang teman yang lain dan ngobrol mengenai masalah yang sedang dihadapi oleh rekan kerja saya yang saya komentari status wa nya.
#4 2023
March 3, 2023
Hidup Tidak Selalu Sesuai Harapan (3)
Jumat ini waktunya pulang ke rumah setelah dua minggu tidak sempat pulang karena ada kegiatan yang harus diikuti. Ini momen pertama saya tidak pulang di setiap jumat sore sehingga ketika momen ini tiba, saya ingin segera sampai di rumah bahkan saya berpikir untuk pulang siang namun karena menyadari bahwa saya masih dalam tahap adaptasi di tempat ini sehingga saya menahan diri untuk tidak pulang cepat.
Seperti biasa, saya memesan tiket travel keberangkatan setengah tujuh. Harapannya bahwa setelah salat maghrib, saya bisa langsung berangkat dan sampai di rumah paling lambat jam setengah 11 malam. Namun kemudian, hidup tidak selalu sesuai dengan harapan dan keinginan. Saya ingin segera sampai di rumah tetapi kenyataannya saya baru di rumah hampir jam 12 malam. Perjalanan paling lama selama saya pulang maupun berangkat.
Jadi setelah salat maghrib di kantor travel, saya sudah bersiap di ruang tunggu karena biasanya tidak lama setelah selesai salat maghrib, petugas akan mengumumkan keberangkatan bus travel. Lewat sepuluh menit dari jadwal keberangkatan, saya sudah mulai gelisah karena tidak ada panggilan. Saya akhirnya inisiatif menanyakan petugasnya ternyata sopir masih makan.
Sepersekian menit berlalu, tidak ada tanda-tanda keberangkatan hingga menjelang jam 7, si sopir baru muncul. Saya naik mobil tepat jam 7 artinya delay setengah jam dari jadwal.
Tidak berhenti di situ, selama di jalan tol, saya agak curiga dengan laju bus yang sangat pelan dan dua kali berhenti. Saya tidak tahu pasti apa alasannya. Sopir mengambil jalur pelan dan mobil terasa berjalan merangkak.
Saya mencoba memaksa diri untuk tidur supaya tidak kesal namun mata tak jua terlelap. Saya mencoba menikmati perjalanan sampai akhirnya kami tiba di Jakarta. Begitu masuk tol menuju Simatupang, jalan tol macet parah karena ada perbaikan.
Saya tiba di rumah satu setengah jam lebih lambat dari biasanya. Saya yang niatnya ingin segera tiba di rumah ternyata sebaliknya, malah sangat amat terlambat. Rencana hidup memang tidak selalu sesuai dengan kenyataan.
# 3 2023
March 2, 2023
Masih Berusaha Belajar (2)
Dalam banyak hal, saya selalu meyakinkan diri bisa melakukannya dengan baik namun entah kenapa setiap momennya datang, saya tidak melakukan seperti apa yang saya bayangkan, termasuk dalam profesi yang sedang saya jalani.
Ingin sekali rasanya melakukan sesuatu dengan baik dan benar sehingga menyisakan rasa puas setelah melewatinya namun tetap saja tidak semaksimal apa yang diinginkan. Entah karena kurang persiapan atau mungkin kurang latihan namun saya masih harus terus belajar.
Hari ini pun demikian. Saya tidak melakukannya dengan baik bahkan menurut saya, berakhir dengan tidak sukses.
Manusiawi jika dalam beberapa pekerjaan yang kita kerjakan dan tidak berjalan dengan baik, maka seringkali kita mempertanyakan kapasitas diri terkait pekerjaan tersebut. Itu yang sedang saya alami.
#2 2023
March 1, 2023
Mengawali Maret (1)
Tanggal satu selalu menjadi rencana untuk mengubah kebiasaan yang tidak bermanfaat. Seperti halnya di maret ini, saya sudah merencanakan untuk sedikit lebih keras kepada diri yang terlalu banyak membuang waktu. Namun apa daya, setiap niat itu muncul di dalam diri dan ingin memulainya, selalu saja berakhir dengan diri yang tidak bisa lepas dari hal yang melenakan.
Saya sudah mendengar alarm sekitar pukul 3 dini hari namun seperti biasa, saya bangun mematikan alarm kemudian melanjutkan tidur. Entah kenapa mata saya benar-benar tidak mampu berkompromi untuk memaksa saya bangun.
Alarm kedua bunya ketika subuh menjelang namun lagi-lagi, saya tidak mampu melawan diri untuk melanjutkan tidur. Alhasil saya bangun ketika subuh sudah lewat dan harus memulai hari dengan satu rencana yang gagal.
Hari ini saya harus presentasi proposal penelitian. Pertama kalinya harus melakukan ini dan tidak punya gambaran apa-apa selain kenekatan. Tepat jam delapan pagi acara dimulai, saya menunggu giliran terakhir untuk presentasi yang sedikit membuat energi saya terkoyak. Saya baru dapat giliran sekitar jam 11.
Presentasi saya tidak berjalan dengan baik. Saya merasa bahwa masih banyak kekurangan yang harus saya tambal untuk melanjutkan karir di tempat ini. Jika saya mundur atau berhenti maka semua akan buyar. Makanya setiap kesalahan harus saya perbaiki satu per satu.
Setelah selesai, saya mendapat email dari salah satu media bahwa tulisan saya dimuat. Ada rasa senang namun tidak seperti pertama kali tulisan saya dimuat tahun lalu. Saya menyadari bahwa semua hal yang sudah berulang tidak seperti pertama kali, apapun itu dan dalam hal apapun. Maka dalam hidup, sebaiknya untuk mengendalikan diri dan tidak terlalu euforia dengan hal-hal yang pertama kali.
Kesibukan hari ini kemudian berlanjut pada jam satu siang. Saya mengikuti sekolah pasar modal yang diadakan oleh mahasiswa bekerja sama dengan PT. Sekuritas dan pihak BI. Tentunya segmen ini bukan spesialisasi saya namun sekadar untuk melatih kemampuan mahasiswa mengorganisir kegiatan.
# 1 2023