March 12, 2023

Bapak dua Anak (12)

Dia dikenal sebagai pribadi yang supel. Meskipun dia beberapa tahun lebih dulu masuk di perusahaan ini namun umur kami hanya terpaut satu tahun. Saya tidak pernah satu cabang dengannya namun posisi kami sama yaitu staf klaim. Budaya di perusahaan kami sebelumnya bahwa meskipun berbeda kantor cabang namun ikatan sesama karyawan cukup erat apalagi sesama tim staf klaim yang intens melakukan koordinasi.

Seiring berjalannya waktu, saya dimutasi ke kantor pusat sebagai salah satu staf auditor sementara dia masih di posisi sebagai staf klaim meskipun sudah dimutasi ke cabang lain. Kedekatan kami tidak luntur karena dia intens berkoordinasi tentang apa saja termasuk tentang sampling klaim kita kami mengadakan audit rutin. 

Beberapa tahun setelah saya di audit, sebuah kejadian luar biasa yang menggemparkan hampir seluruh karyawan di perusahaan ini bahkan menjadi isu nasional perusahaan. Dia yang dikenal supel ternyata diindikasikan menyimpan borok yang mengobok-obok perusahaan secara perlahan. Sebuah angka yang sangat besar.

Miliaran uang perusahaan dimanipulasi dan tidak terdeteksi selama bertahun tahun. Dari penelusuran yang kami lakukan sebagai tim audit, kemungkinan dimulai sejak tahun 2016, artinya sudah berlangsung lebih tahun saat kejadian itu terungkap.

Seingat saya, selama menjadi bagian dari tim audit, fraud ini paling besar bahkan dari riwayat audit perusahaan kasus fraud di bagian klaim, kasus ini paling besar sejak perusahaan berdiri. Angka yang tidak main-main karena menjadi dua miliar rupiah. Saya sendiri tidak bisa membayangkan seberapa banyak uang itu ketika disimpan di koper.

Dalam proses investigasi, istri dan kedua anaknya dihadirkan yang tentu menyisakan keharuan bagi saya pribadi sebagai tim auditor. Istrinya meyakinkan kami bahwa dia sama sekali tidak mengetahui tindakan suaminya yang menggelapkan uang perusahaan. 

Kami harus mengeluarkan berbagai cara untuk mengungkap segala intrik yang digunakan karena kegigihannya untuk tidak mengakui apa yang dilakukannya. Dia selalu mengelak ketika ditanya tentang bagaimana kejadian yang sebenarnya namun ketika tim audit sudah menemukan bukti, dia dengan memelas kemudian mengakuinya. 

Saya tidak merasa paling suci dan bersih namun saya selalu tidak habis fikir tentang orang yang tidak pernah berpikir berpuluh kali lipat untuk memberikan sesuatu yang bukan haknya kepada anak istrinya. Meski kadang-kadang saya juga merasa khawatir, mungkin saja jika saya memiliki kesempatan yang sama, apakah saya tahan atas godaan yang ada.

Saya tidak sedang riya untuk menceritakan satu hal ini bahwa pernah suatu waktu, ketika istri saya diberikan jutaan uang dari kantornya sementara dia merasa bahwa tidak ada pekerjaan yang dilakukan atas uang tersebut, ternyata uang tersebut berasal dari uang dinas yang dicairkan. Berhubung karena namanya dimasukkan untuk memenuhi kuota pencairan maka dia mendapatkan bagiannya namun sesungguhnya dia sama sekali tidak ikut dalam rombongan dinas.

Apa yang kami lakukan?

Karena sesungguhnya akan sulit untuk mengembalikan uang tersebut ke kantor karena sudah dicairkan dan mekanismenya terlalu ribet maka kami memutuskan untuk memasukkan uang tersebut ke sebuah kotak pembangunan masjid di pinggir jalan. Entah itu tindakan yang salah namun setidaknya uang tersebut tidak masuk ke dalam tubuh dan dikembalikan kepada umat.

Sekali lagi saya tidak sedang berusaha untuk mengatakan bahwa kami suci dari hal-hal yang bukan milik kami namun setidaknya begitulah usaha kami untuk menjaga darah yang bercampur dengan yang bukan haknya.

Perisai paling ampuh bagi saya untuk menghindari sesuatu yang bukan milik saya adalah tentu sosok seorang ibu. Saya tidak pernah dan tidak mau membayangkan sedikit pun bagaimana perasaan ibu melihat dan mendengar anaknya yang merantau ke kota yang jauh sementara dia mendapati kabarnya anaknya melakukan tindakan yang mencoreng nama keluarga.

#12 2023

No comments: