March 3, 2023

Hidup Tidak Selalu Sesuai Harapan (3)

Jumat ini waktunya pulang ke rumah setelah dua minggu tidak sempat pulang karena ada kegiatan yang harus diikuti. Ini momen pertama saya tidak pulang di setiap jumat sore sehingga ketika momen ini tiba, saya ingin segera sampai di rumah bahkan saya berpikir untuk pulang siang namun karena menyadari bahwa saya masih dalam tahap adaptasi di tempat ini sehingga saya menahan diri untuk tidak pulang cepat.

Seperti biasa, saya memesan tiket travel keberangkatan setengah tujuh. Harapannya bahwa setelah salat maghrib, saya bisa langsung berangkat dan sampai di rumah paling lambat jam setengah 11 malam. Namun kemudian, hidup tidak selalu sesuai dengan harapan dan keinginan. Saya ingin segera sampai di rumah tetapi kenyataannya saya baru di rumah hampir jam 12 malam. Perjalanan paling lama selama saya pulang maupun berangkat.

Jadi setelah salat maghrib di kantor travel, saya sudah bersiap di ruang tunggu karena biasanya tidak lama setelah selesai salat maghrib, petugas akan mengumumkan keberangkatan bus travel. Lewat sepuluh menit dari jadwal keberangkatan, saya sudah mulai gelisah karena tidak ada panggilan. Saya akhirnya inisiatif menanyakan petugasnya ternyata sopir masih makan.

Sepersekian menit berlalu, tidak ada tanda-tanda keberangkatan  hingga menjelang jam 7, si sopir baru muncul. Saya naik mobil tepat jam 7 artinya delay setengah jam dari jadwal. 

Tidak berhenti di situ, selama di jalan tol, saya agak curiga dengan laju bus yang sangat pelan dan dua kali berhenti. Saya tidak tahu pasti apa alasannya. Sopir mengambil jalur pelan dan mobil terasa berjalan merangkak.

Saya mencoba memaksa diri untuk tidur supaya tidak kesal namun mata tak jua terlelap. Saya mencoba menikmati perjalanan sampai akhirnya kami tiba di Jakarta. Begitu masuk tol menuju Simatupang, jalan tol macet parah karena ada perbaikan.

Saya tiba di rumah satu setengah jam lebih lambat dari biasanya. Saya yang niatnya ingin segera tiba di rumah ternyata sebaliknya, malah sangat amat terlambat. Rencana hidup memang tidak selalu sesuai dengan kenyataan.

# 3 2023

March 2, 2023

Masih Berusaha Belajar (2)

Dalam banyak hal, saya selalu meyakinkan diri bisa melakukannya dengan baik namun entah kenapa setiap momennya datang, saya tidak melakukan seperti apa yang saya bayangkan, termasuk dalam profesi yang sedang saya jalani.

Ingin sekali rasanya melakukan sesuatu dengan baik dan benar sehingga menyisakan rasa puas setelah melewatinya namun tetap saja tidak semaksimal apa yang diinginkan. Entah karena kurang persiapan atau mungkin kurang latihan namun saya masih harus terus belajar.

Hari ini pun demikian. Saya tidak melakukannya dengan baik bahkan menurut saya, berakhir dengan tidak sukses. 

Manusiawi jika dalam beberapa pekerjaan yang kita kerjakan dan tidak berjalan dengan baik, maka seringkali kita mempertanyakan kapasitas diri terkait pekerjaan tersebut. Itu yang sedang saya alami.

#2 2023

March 1, 2023

Mengawali Maret (1)

Tanggal satu selalu menjadi rencana untuk mengubah kebiasaan yang tidak bermanfaat. Seperti halnya di maret ini, saya sudah merencanakan untuk sedikit lebih keras kepada diri yang terlalu banyak membuang waktu. Namun apa daya, setiap niat itu muncul di dalam diri dan ingin memulainya, selalu saja berakhir dengan diri yang tidak bisa lepas dari hal yang melenakan.

Saya sudah mendengar alarm sekitar pukul 3 dini hari namun seperti biasa, saya bangun mematikan alarm kemudian melanjutkan tidur. Entah kenapa mata saya benar-benar tidak mampu berkompromi untuk memaksa saya bangun.

Alarm kedua bunya ketika subuh menjelang namun lagi-lagi, saya tidak mampu melawan diri untuk melanjutkan tidur. Alhasil saya bangun ketika subuh sudah lewat dan harus memulai hari dengan satu rencana yang gagal.

Hari ini saya harus presentasi proposal penelitian. Pertama kalinya harus melakukan ini dan tidak punya gambaran apa-apa selain kenekatan. Tepat jam delapan pagi acara dimulai, saya menunggu giliran terakhir untuk presentasi yang sedikit membuat energi saya terkoyak. Saya baru dapat giliran sekitar jam 11.

Presentasi saya tidak berjalan dengan baik. Saya merasa bahwa masih banyak kekurangan yang harus saya tambal untuk melanjutkan karir di tempat ini. Jika saya mundur atau berhenti maka semua akan buyar. Makanya setiap kesalahan harus saya perbaiki satu per satu.

Setelah selesai, saya mendapat email dari salah satu media bahwa tulisan saya dimuat. Ada rasa senang namun tidak seperti pertama kali tulisan saya dimuat tahun lalu. Saya menyadari bahwa semua hal yang sudah berulang tidak seperti pertama kali, apapun itu dan dalam hal apapun. Maka dalam hidup, sebaiknya untuk mengendalikan diri dan tidak terlalu euforia dengan hal-hal yang pertama kali.

Kesibukan hari ini kemudian berlanjut pada jam satu siang. Saya mengikuti sekolah pasar modal yang diadakan oleh mahasiswa bekerja sama dengan PT. Sekuritas dan pihak BI. Tentunya segmen ini bukan spesialisasi saya namun sekadar untuk melatih kemampuan mahasiswa mengorganisir kegiatan. 

# 1 2023


February 28, 2023

Akhir Bulan (28)

Besok sudah mulai bulan ketiga tahun ini. Waktu memang tidak memberikan toleransi kepada siapa saja yang tidak melakukan manajemen waktu dengan baik. Jika menakar apa saja yang sudah dikerjakan di dua bulan tahun 2023 yang sudah terlewati, tentunya rutinitas baru sebagai seorang yang berkecimpung di bidang yang baru.

Jika harus menyesali satu hal, tentunya waktu saya yang masih terlalu banyak habis di depan layar hp yang sama sekali tidak membawa manfaat. Entah berapa banyak waktu terbuang hanya karena benda kecil yang tidak bisa lepas dari jari. Alangkah kerdilnya diri ini selalu dikalahkan dengan benda mungil yang melenakan.

Besok tentu saja akan sama dengan hari-hari sebelumnya namun tidak salah jika saya selalu berusaha untuk mengurangi setiap aktivitas yang tidak bermanfaat seperti menghabiskan waktu dengan memegang hp.

Pertarungan melawan diri adalah pertarungan abadi seorang manusia. Tidak ada kemenangan maupun kekalahan yang abadi karena bisa saja hari ini kita mengendalikan diri namun esoknya kebablasan. Kuncinya ada pada sikap konsisten untuk menjalani apa yang ditetapkan.

Saya merasa banyak hal yang harus saya selesaikan dan tidak menunda-nunda sesuatu yang sifatnya mendesak.

#23 2023

February 27, 2023

Mengingat (kembali) Niat Awal (27)

Akhir-akhir ini, saya menjumpai banyak hal yang mungkin tidak sesuai dengan idealitas yang saya bayangkan selama ini. Sebuah kondisi di mana saya harus semaksimal mungkin berdamai dengan diri sendiri.

Saya menyadari bahwa dunia bukan tempat untuk menjumpai semua hal ideal yang dibayangkan karena hakikat dunia adalah perjuangan menghadapi semua persoalan. Salah satu hal yang bisa dilakukan hanya bertahan pada area yang kita anggap memanusiakan diri sendiri tanpa harus terlalu banyak mencampuri urusan orang lain.

Niat awal saya memilih menjadi akademisi seharusnya menjadi kunci utama untuk tidak terpengaruh dengan lingkungan. 

Pengalaman-pengalaman sebelumnya mengajarkan saya untuk lebih bisa menahan diri dari lingkaran yang memberikan dampak negatif. Tidak perlu untuk menyenangkan orang agar diterima di sebuah relasi pertemanan jika harus mengorbankan prinsip yang dianut.

Berjalan di kesunyian sambil merefleksikan setiap langkah yang dilalui adalah hal yang lebih berharga dari sekadar ikut arus di lingkaran yang tidak membuat diri menjadi lebih baik.

#27 2023

February 26, 2023

Ya Allah (26)

Pekan depan merupakan pekan yang lumayan sibuk bahkan selama lima hari penuh, saya akan menjadi berbagai kegiatan yang berbeda sebagaimana sebelumnya. Saya hanya berharap semoga Tuhan menguatkan dan memampukan saya menjalani semua proses dengan baik, benar, dan sukses. Mengandalkan diri merupakan hal yang mustahil karena saya benar-benar memulai pekerjaan yang sebelumnya belum pernah saya kerjakan sehingga tidak ada bayangan sekalipun.

Pun jika saya sudah pernah melakukannya, saya juga tidak akan bisa mengandalkan diri untuk kelancaran pekerjaan karena dalam beberapa pekerjaan sebelumnya yang sudah pernah saya lakukan, saya selalu gagal setiap merasa mengandalkan diri dan memandangkan mudah sebuah pekerjaan.

Ya Allah,

Temani dan mampukan saya menjalani presentasi minggu depan termasuk penelitian dan penyampaian materi.

Lancarkan dan mampukan saya menjalani PMB.

Lancarkanlah lidah saya dan berbagai presentasi yang harus saya lakukan karena selama ini, saya masih merasa lidah terlalu kelu dalam berbagai presentasi, padahal di hari-hari mendatang, saya pasti akan menjalani berbagai proses yang mengharuskan saya presentasi.

Ya Allah,

Berikan kemampuan dan kepantasan untuk kelancaran dalan semua presentasi-presentasi yang akan saya lalui ke depannya.

#26 2023

February 25, 2023

MusyWil (25)

Hari yang melelahkan secara fisik namun tidak untuk psikis. Saya menikmati semua aktivitas saya di tempat baru ini dengan penuh keyakinan bahwa semua ini merupakan jalan terbaik untuk lebih baik lagi dan yang paling utama untuk mencapai tujuan saya yang selama ini saya rapalkan dalam doa-doa saya yaitu berjalan di atas ridhaNya.

Jam empat subuh, saya sudah bangun untuk siap ke kampus 1 sesuai dengan kesepakatan di awal dengan beberapa rekan. Kami akan kumpul paling lambat di kampus 1 pada jam setengah lima, setelah itu salat subuh bersama dan berangkat jam lima ke Cirebon.

Cuaca Bandung yang sedang gerimis membuat tubuh semakin berat untuk berangkat namun komitmen harus tetap dijalani. Saya memutuskan mengendarai motor ke kampus 1 karena kemungkinan di jam seperti itu, akan sangat sulit memesan ojek online. 

Saya berpikir jika seandainya satpam sedang tidur, saya harus lewat mana mengingat kos saya berada di kompleks yang dijaga satpam sedangkan portal ditutup dari jam 12 malam sampai jam 5 pagi.

Sesampai di pos satpam, benar saja portal masih melintang dan saya memutuskan untuk mendatangi pos satpam. Untungnya si satpam tidak tidur dan memberitahu bahwa portal tidak digembok.

Hujan masih terus mengguyur meskipun tidak terlalu deras. Sambil menggigil meskipun sudah mengenakan jaket, saya mengarahkan motor ke kampus 1. Hanya butuh waktu sekitar 20 menit untuk sampai di kampus. Dua rekan sudah menunggu dan sesuai jadwal, kami salat subuh sebelum berangkat dengan mobil kampus.

Perjalanan ke Cirebon lumayan lancar meskipun hujan mengguyur. Hanya ada sedikit kemacetan di tol karena ada tabrakan. Setelah itu semua lancar dan saya terlelap dalam mimpi sehingga tidak menyadari ketika sudah tiba di tujuan.

Venue acara sudah dipadati oleh massa yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kami yang hanya berstatus penggembira harus melewati pintu belakang. Hanya beberapa menit di lapangan, kami menuju UMC untuk registrasi sebagai bukti kedatangan.

Setelah registrasi, hujan turun cukup deras sehingga memaksa kami berteduh di UMC. Menjelang siang, kami kembali ke venue dan sedang berlangsung tausiah yang dibawakan oleh UAH. Kemampuan public speaking beliau memang sudah tidak bisa diragukan. Saya menuju sudut di dekat panggung dan mendengarkan secara saksama artikulasinya yang memang cukup baik. Selain itu, kemampuan hafalannya di atas rata-rata kebanyakan orang. Beliau mampu menghafal silsilah para tokoh Islam sampai beberapa keturunan.

Menjelang dhuhur, kami keluar dari venue dan makan siang di sebuah warung kecil. Saya memesan nasi lengko hanya karena namanya yang asing. Setelah melihat penampakannya, nasi dicampur tauge, timur, sambel kacang dan telur dadar. Saya tidak tahu dari mana istilah nasi lengko.

Kami kemudian memutuskan pulang setelah makan. Perjalanan yang masih panjang dan butuh energi yang lebih. Rute pulang melalui Sumedang, kota yang sebelumnya familiar di telinga saya karena tahu sumedang. Saya cukup menikmati perjalanan lewat kota ini karena setidaknya ada pengalaman bahwa saya sudah pernah menginjakkan kaki di kota ini.


 #25 2023

February 24, 2023

Fokus (24)

Saya cukup sering mendengar keluhan dari rekan kerja di sini, tentang banyak hal. Saya tidak tahu persis bagaimana sebenarnya kondisi kerja di tempat ini karena belum genap dua bulan bergabung. Hanya saja saya ingin benar-benar fokus atas takdir yang sudah membawa saya ke sini atas keinginan dan impian saya sendiri. Saya sudah memikirkan dan mempertimbangkan semua kemungkinan yang terjadi oleh karena itu, tidak semestinya saya ikut mengeluh.

Saya ingin fokus atas keputusan yang saya ambil dan mengerjakan secara maksimal porsi yang sudah diberikan kepada saya. Entah bagaimana sebenarnya kondisi di sini, namun semaksimal mungkin, saya akan meniti jalan saya sendiri tanpa harus menyenangkan semua orang. Jika pada akhirnya dengan kerja yang maksimal dan berakhir tidak sesuai dengan harapan, minimal saya tidak menyesal.

Keluhan adalah sebuah manifestasi atas kekecewaan karena tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan, dalam banyak hal tentunya tidak terbatas pada materi.

Saya berusaha untuk tidak terdistraksi dengan lingkungan yang pada dasarnya tidak memotivasi namun berpengaruh pada motivasi.

Setiap pekerjaan selalu menghadirkan dua sisi yang berbeda baik dari pekerjaan itu sendiri maupun dari rekan kerja. Sepuluh tahun bekerja memberikan saya begitu banyak pengalaman tentang bagaimana bersikap dan tidak perlu untuk terlalu berhasrat disukai orang lain. Semua akan berjalan dengan baik-baik saja selama niat dalam hati tetap terjaga.

#24 2023

February 23, 2023

Distraksi (23)

Saya masih terlalu sering terdistraksi dengan handphone khususnya media sosial sementara saya ditunggu tugas yang menumpuk mulai dari harus mempersiapkan bahan ajar, tugas artikel ilmiah, buku-buku yang menumpuk dan belum dibaca serta tugas mandiri lain di lembaga yang saya jalankan dengan teman-teman.

Habis subuh dan waktu antara maghrib dengan isya menjadi waktu yang paling banyak saya habiskan memegang HP padahal seharusnya di waktu seperti itu, saya bisa lebih produktif untuk mengerjakan berbagai hal seperti menyelesaikan bacaan dan tulisan.

Sekali lagi, saya akan memaksa diri untuk lebih disiplin dan berkomitmen untuk menjadi lebih produktif. Saya harus lebih banyak bersyukur karena bidang pekerjaan saya sekarang menjadi impian saya di beberapa tahun terakhir dan jika saya tidak memanfaatkan waktu dengan baik artinya saya menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan.

Saya sedang membuat timeline karir yang jelas agar bisa mengevaluasi setiap langkah yang saya jalani. Di tahun ini, harus adalah minimal tiga publikasi kemudian harus lebih sering menulis untuk diterbitkan.

Saya kembali mencoba untuk memahami manajemen waktu agar bisa mengejar waktu yang sudah terbuang terlalu banyak selama ini. Saya tidak mampu sedikit lebih keras kepada diri saya.

#23 2023

February 22, 2023

Kuliah Ketiga (22)

Hari ini kuliah pertemuan ketiga. Saya sudah menyiapkan quiz untuk mahasiswa sebagai proses untuk mengukur pemahaman mereka atas setiap bahan ajar yang sudah saya sampaikan. Sejauh mana mereka menerima materi mata kuliah selama dua pertemuan sebelumnya.

Saya masih terus mencari mekanisme terbaik untuk menyampaikan pesan dan materi dengan baik dan menyenangkan

Jika saya renungkan kembali, pada dasarnya quiz itu bukan untuk menguji mereka namun lebih pada proses evaluasi terhadap saya sendiri bahwa apakah dalam menyampaikan materi, saya sudah melakukan yang terbaik sehingga mahasiswa mampu mendapat pesan dari setiap materi yang saya sampaikan.

#22 2023

February 21, 2023

Waktu (21)

Hari ini tidak terlalu banyak hal yang saya kerjakan selain menghabiskan waktu untuk mempersiapkan bahan kuliah dan menulis artikel. Tidak terasa waktu sudah menjelang maghrib dan saya harus balik ke kos. Waktu menjadi hal yang sangat krusial dalam hidup karena jika gagal memanfaatkan waktu maka hidup menjadi tidak berharga.

Saya sering menyadari bahwa terlalu banyak waktu yang saya habiskan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat padahal seharus saya bisa mempergunakan waktu untuk lebih produktif, apalagi kalau bukan media sosial sebagai distraksi terbesar.

Mungkin adagium tentang "musuh terbesar adalah diri sendiri," menemukan momentumnya pada diri saya. Bagaimana tidak, tekad untuk memanfaatkan waktu lebih efektif selalu gagal oleh godaan handphone yang tak terkendali.

Seringkali niat hanya beberapa menit namun berakhir dalam waktu yang lama. Saya terus mencari strategi untuk menghilangkan kencanduan memegang gadget yang sama sekali minim manfaat.

#23 2023

February 20, 2023

Pajak (20)

Biasanya di minggu malam, saya sudah balik ke Bandung dengan travel langganan namun senin ini, saya memutuskan untuk masih tetap di Jakarta karena harus mengurus pajak yang belum saya laporkan. Sejak resign dari perusahaan sebelumnya, saya harus mengurus mandiri laporan pajak. 

Sehabis mengantar istri saya ke kantornya, saya langsung ke kantor KPP Pratama yang terletak tidak jauh dari kantor istri. Tiba di sana, sudah ada satu orang yang juga sedang mengurus efin. Administrasinya tidak terlalu sulit, meskipun diwajibkan melampirkan foto copy KTP dan NPWP namun kantor KPP Pratama menyiapkan 3 mesin fotocopy sehingga kita tidak harus keluar kantor mencari tukang foto copy.

Kantor ini menjadi salah satu kantor favorit bagi para fresh graduate. Gaji yang besar tentunya menjadi motivasi tersebut bagi para pencari kerja untuk bisa lulus di kantor perpajakan. 

 #20 2023

February 19, 2023

Hari Minggu (19)

Hari minggu yang biasanya kami habiskan di luar rumah namun minggu kali ini, kami hanya keluar sebentar membeli buku dan beberapa kebutuhan harian. Anak saya sedang demam sehingga tidak tega meninggalkannya di rumah. Minggu ini tidak seperti minggu-minggu sebelumnya. 

Untungnya dia sudah lumayan tahan jika demam karena dulu saat masih umur 2-3 tahun, kami harus ekstra waspada ketika dia sakit demam. Seringkali harus dirawat di rumah sakit untuk menurunkan demamnya bahkan sekali waktu, dia step di rumah sakit. Seingat saya, pada waktu kejadian tersebut, saya sedang berada di Pontianak untuk urusan dinas kantor.

Sejak pindah ke rumah sekarang dan dia juga sudah bertumbuh, tubuhnya sudah sedikit bisa berdamai dengan demam.

 #19 2023