Sepertinya saya harus merutinkan kembali menulis untuk melepaskan semua penat yang ada di kepala. Melepaskan semua tanpa harus menyiksa diri dengan pikiran-pikiran yang tak kan pernah ada habisnya. Saya bahkan merasa tidak mampu menampung informasi yang masuk jadi menulis merupakan saluran untuk mengeluarkan satu persatu yang tidak harus ditampung.
Saya mulai dari satu hal yang harus saya lepaskan tentang informasi bahwa saya menjadi objek gibahan. Berat memang tapi saya berusaha untuk lebih rasional memikirkan apa respons yang lebih baik. Saya menakar berbagai hal yang sebaiknya dilakukan, mulai dari reaktif, mendiamkan, atau cara-cara lain yang mungkin bisa dilakukan.
Akhirnya saya memutuskan untuk mencari referensi yang mungkin membantu saya untuk menemukan solusi yang terbaik. Saya membuka youtube dengan kata kunci merespons gibah. Muncullah berbagai ceramah yang menganjurkan untuk tidak terlalu peduli karena sejatinya, sekeras apapun kita berusaha dan melakukan hal yang baik-baik, selalu saja menyisakan orang-orang yang tidak akan pernah setuju dengan kita.
Hidup adalah pilihan tentang diri kita, tentang apa yang seharusnya diusahakan tanpa berusaha untuk menyenangkan semua orang. Perjalanan hidup adalah perjalanan untuk menemukan siapa kita sebenarnya yang autentik tanpa perlu menjadi seorang yang disukai semua orang. Toh bahkan nabi Muhammad sekalipun sebagai manusia yang paripurna, tetap saja ada yang tidak menyukainya.
Sepanjang perjalanan hidup saya, tidak pernah saya menemukan sesosok manusia yang dihormati karena berusaha menyenangkan semua orang. Manusia yang terhormat adalah dia yang melakukan hal-hal baik atas dasar niat yang baik, bukan ingin dipuji dan disukai.
Jadi berhentilah untuk menjadi manusia yang ingin disukai semua orang, namun bukan berarti melakukan apa saja yang memang di luar batas-batas aturan. Jika pada akhirnya mendengar bahwa ada sebagian yang tidak menyukai diri kita bahkan bergunjing di belakang kita maka yakinilah bahwa itulah hidup. Tidak ada seorang pun yang tidak pernah menjadi objek gibahan kecuali yang hidup menyendiri.
"Tidak perlu menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, karena yang menyukaimu tidak membutuhkan itu. Dan yang membencimu tidak akan percaya itu" (Ali bin Abi Thalib).
No comments:
Post a Comment