![]() |
| http://www.soccerticketsonline.com/inter-milan-tickets/ |
Seretnya prestasi Inter Milan di paruh musim 16/17 sama sekali diluar ekspektasi. barisan pemain kelas atas mengisi line up klub di musim ini namun hasil tidak sesuai dengan harapan. Inter bahkan berada di bawah Atalanta.
Inter belum jua menunjukkan perbaikan di awal musim 2016/17. masih angin-anginan di beberapa pertandingan yang dilakoni. belum mampu menemukan racikan yang pas untuk bersaing di papan atas klasmen serie A. sampai pekan ke-18, Inter masih ketetaran di posisi 7.
Inter belum jua menunjukkan perbaikan di awal musim 2016/17. masih angin-anginan di beberapa pertandingan yang dilakoni. belum mampu menemukan racikan yang pas untuk bersaing di papan atas klasmen serie A. sampai pekan ke-18, Inter masih ketetaran di posisi 7.
Kegagalan paling menyakitkan dialami Inter di Liga Eropa. Mereka gagal lolos dari babak penyisihan setelah dua kali dikalahkan oleh klub dari Israel, Hapoel Be'er Sheva. Inter Milan benar-benar menunjukkan performa di bawah titik nadir kejayaan. pasca menjadi jawara Eropa bahkan dunia di tahun 2010, Inter mulai ngos-ngosan di semua kompetisi yang diikuti.
Kegagalan di Liga Eropa membuat Inter harus membenahi skuad supaya tidak terlalu gemuk. jalan satu-satunya adalah meminjamkan beberapa pemain yang tidak terlalu signifikan pengaruhnya atau bahkan menjualnya secara permanen.
Inilah beberapa pemain yang seharusnya direshuffle dari komposisi skuad Inter Milan :
Sebagai seorang pemain berkewarganegaraan Italia, saya sempat menaruh harapan kepadanya sebagai suksesor Materazzi yang mampu meraih seabrek prestasi di Inter Milan maupun timnas Italia. doi sebenarnya punya potensi menyamai prestasi Materazzi dengan berpostur tubuh tidak jauh beda namun ternyata visi bermain sebagai pemain belakang yang membedakannya. tidak hanya lugas menjaga pertahanan, Materazzi juga rajin menyumbang pundi-pundi gol.
sempat dipinjamkan ke Sampdoria paruh kedua musim lalu, kini kembali ke Inter namun permainannya sama sekali tidak meningkat, masih sangat jauh dari harapan. inilah alasan utama saya menempatkannya di daftar urutan pertama pemain yang harus dijual permanen di jendela transfer kedua.
Kegagalan di Liga Eropa membuat Inter harus membenahi skuad supaya tidak terlalu gemuk. jalan satu-satunya adalah meminjamkan beberapa pemain yang tidak terlalu signifikan pengaruhnya atau bahkan menjualnya secara permanen.
Inilah beberapa pemain yang seharusnya direshuffle dari komposisi skuad Inter Milan :
- Andre Ranocchia
Sebagai seorang pemain berkewarganegaraan Italia, saya sempat menaruh harapan kepadanya sebagai suksesor Materazzi yang mampu meraih seabrek prestasi di Inter Milan maupun timnas Italia. doi sebenarnya punya potensi menyamai prestasi Materazzi dengan berpostur tubuh tidak jauh beda namun ternyata visi bermain sebagai pemain belakang yang membedakannya. tidak hanya lugas menjaga pertahanan, Materazzi juga rajin menyumbang pundi-pundi gol.
sempat dipinjamkan ke Sampdoria paruh kedua musim lalu, kini kembali ke Inter namun permainannya sama sekali tidak meningkat, masih sangat jauh dari harapan. inilah alasan utama saya menempatkannya di daftar urutan pertama pemain yang harus dijual permanen di jendela transfer kedua.
- Yuto Nagatomo
kemampuan membaca permainan lawan yang kurang, ketenangan dalam menguasai bola dan umpan yang tidak bertenaga dan sering tidak menjangkau sasaran membuat saya menempatkannya di urutan kedua pemain yang harus didepak secara permanen.
- Felipe melo
Melo yang memiliki postur tubuh yang kekar sebenarnya sudah sangat mendukung sebagai pra syarat seorang gelandang bertahan yang mempunyai peran utama mematahkan serangan lawan sebelum memasuki jantung pertahanan, namun permainan yang terlalu keras menjurus kasar dan visi menyerang yang tidak terlalu baik menjadi nilai minus dan harus dijual segera.
Melo memiliki type permainan seperti De Jong yang hanya berpikir bagaimana merebut bola dari kaki lawan bagaimanapun caranya. sangat berbeda jauh dari pemain jangkar seperti Patrick Viera yang pawai merebut bola dari kaki lawan, penguasaan bola yang baik dan memikirkan kapan dan bagaimana bola dialirkan ke striker yang nantinya dikonversi menjadi gol.
kedatangan Joao Mario menurutku sudah cukup sebagai alasan untuk menjual Melo. meski posisi mereka tidak persis sama namun Mario bisa mengambil peran Melo.
- Geoffrey Kondogbia
Kondogbia sama sekali belum membuktikan bahwa dia layak dibeli dengan harga mahal. permainannya masih sangat jauh dari harapan. seringkali salah mengumpan, kerap kehilangan bola dan visi bermain yang kurang membuat dirinya belum layak mengisi skuad Inter Milan untuk saat ini.
salah satu nilai plus karena dia masih sangat muda. tahun depan, Kondogbia baru akan memasuki umur 24 tahun dan menurutku, dia masih punya banyak waktu untuk memperbaiki permainannya. untuk saat ini, Inter hanya perlu meminjamkannya ke klub lain demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. kekhawatirannya jika doi dijual permanen, suatu saat dia akan mencapai level permainan seperti yang diharapkan.
- Jonathan Biabiany
hanya mengandalkan kecepatan menurutku tidak cukup sebagai alasan bagi Inter untuk mempertahankannya. sempat beberapa kali dipinjamkan ke klub lain sebelum kembali ke Inter tahun lalu namun permainannya tidak pernah mencapai level yang menjanjikan.
Biabiany sepertinya hanya mengandalkan kecepatan menyisir pinggir lapangan namun dribel yang payah dan stamina yang hanya cukup untuk bermain satu babak. kehadiran Candreva seharusnya sudah menjadi alasan rasional bagi Inter untuk menjualnya secara permanen. toh Inter memiliki kelebihan stok pemain setelah gagal di Liga Eropa.
- Rodrigo Palacio
sudah memasuki umur senja bagi ukuran pemain profesional yang bermain di level liga Serie A, Inter Milan seharusnya sudah harus memikirkan melego Palacio. kontribusi pemain dengan ciri khas kuncir ini pun tidak terlalu signifikan sejak bergabung 4 tahun yang lalu.
Palacio sepertinya berada pada persimpangan antara striker murni dan penyerang lubang namun menurutku, ketika ditempatkan di kedua posisi tersebut, Palacio terlalu nanggung dalam menjalankan perannya. dia tidak terlalu baik sebagai seorang striker murni karena posiotioning yang tidak terlalu mumpuni dan finishing yang masih jauh dari harapan. Palacio pun tidak terlalu baik sebagai penyuplai bola. seringkali kalah dalam perebutan bola.
- Stevan Jovetic
Saya masih ragu menempatkan Jovetic dalam daftar pemain yang harus dijual. naluri mencetak gol yang tinggi rasanya menjadi pertimbangan, apatahlagi kemampuan olah bolanya yang mumpuni.
namun dengan sangat terpaksa, Jovetic harus dijual demi memaksimalkan peran Eder dan menjajal kemampuan Gabriel Barbosa. ketakutan terbesar saya adalah Barbosa dijual terlalu cepat sedangkan dia belum diberikan menit bermain yang cukup untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pemain muda yang potensial. apatahlagi dalam beberapa kesempatan, agennya sudah mulai berkoar-koar tentang peluang Barbosa minggat dari skuad Inter Milan. penjualan Jovetic mungkin menjadi pertimbangan bagi Barbosa untuk lebih bersabar tinggal di Giueseppe Meazza.
Forza Inter
Forza Inter
29 12 16

No comments:
Post a Comment