December 15, 2016

Nagatomo, Persimpangan Kualitas dan Keuntungan Finansial

http://www.gettyimages.com/detail/news-photo/inter-milans-japanese-defender-yuto-nagatomo-reacts-during-news-photo/494101538#inter-milans-japanese-defender-yuto-nagatomo-reacts-during-the-serie-picture-id494101538
Saya merasa bangga melihat warga Asia masuk dalam jajaran Pemain Inter Milan apatahlagi sering dimainkan dan tidak sekedar penghuni bench. perasaan seperti itu mungkin sesuatu yang lumrah karena setidaknya menjadi penyemangat bahwa ada potensi warga Indonesia bersaing di kancah sepakbola Eropa.

Yuto Nagatomo yang berasal dari Jepang setidaknya menjadi bukti bahwa orang Asia bisa bersaing di dataran Eropa. postur tubuh yang terbilang mungil untuk ukuran pesepakbola tidak menjadi halangan berarti bagi Nagatomo untuk berkarir di Serie A. bahkan banyak pemain Indonesia yang posturnya lebih ideal daripada Nagatomo.

Bek kiri yang bermain di Inter Milan sejak 2011 juga tercatat sebagai salah satu pemain cerdas di luar lapangan. dia menyandang status sebagai Sarjana Ekonomi.

Yuto Nagatomo membawa berkah dari sisi finansial. keuntungan penjualan jersey Nagatomo termasuk yang tertinggi. Nagatomo seperti ladang emas untuk menambah pundi-pundi keuangan Inter Milan. apatahlagi pangsa pasar Asia.

terlepas dari fakta di atas dan kebanggaan saya terhadap Nagatomo sebagai pemain Asia yang bermain di Inter Milan namun saya menilai bahwa Nagatomo tidak terlalu membawa dampak signifikan bagi perkembangan klub. perannya di sisi kiri menurutku masih sangat sering bolong dan menjadi sasaran empuk bagi pemain sayap lawan yang dijadikan celah membobol gawang Handanovic.

Nagatomo hanya mengandalkan kecepatan tetapi pressingnya lemah dan tendangannya tidak bertenaga. meskipun sering menembus pertahanan lawan dari sisi sayap namun ketika hendak melakukan umpan lambung, bola hasil sepakan Nagatomo sering tidak tepat sasaran atau bahkan tidak menjangkau Striker yang sudah menunggu di depan gawang.

Menurutku, Nagatomo lebih menguntungkan dari sisi finansial daripada prestasi tim. namun demikian, Pelatih yang punya otoritas untuk menentukan siapa pemain yang cocok dalam skema yang diterapkan.

15 12 16

No comments: