April 2, 2014

SEE YOU LATER


Selalu saja ketika akan meninggalkan sebuah tempat yang sudah menjadi zona nyaman akan muncul kekhawatiran yang amat besar. Entah terlalu nyaman dengan tempat yang sekarang ataukah bahkan kekhawatiran tentang tempat yang dituju tidak akan membawa keberuntungan. Selalu saja seperti itu dan ada ruang hampa yang tertinggal di dalam hati ketika meninggalkan tempat ini.

Seperti itulah aku adanya. Dua bulan lalu saat akan meninggalkan sebuah kota di barat provinsi ini, ada perasaan yang sepertinya tertinggal di sana. Jejak kenangan yang berserakan seakan amat sangat sulit untuk ditinggalkan dan selalu berharap bahwa pada suatu saat nanti, waktu akan membawa kembali ke sana memungut satu persatu kenangan hidup yang teramat indah untuk dilupakan begitu saja.

Sekarang, dua bulan sudah berlalu. Aku pun segera akan meninggalkan kota ini menuju kota yang lain. Harapan untuk menuai mimpi di kota tujuan sangatlah besar meski kutahu bahwa kota ini pula sangat indah untuk ditinggalkan namun ada impian besar yang menantiku di kota sana yang segera harus kuwujudkan. Aku sama sekali tidak ingin tertawan oleh masa lalu karena akan mencampakkanku pada perasaan sentimental terhadap semua kenangan yang telah kuukir. Harusnya bahwa aku terus saja melangkah dan menjejak kisah hidup tanpa harus tertawan oleh masa lalu meski sesekali menoleh ke belakang sebagai nostalgia dan menjadikan pelajaran apa yang telah dilalui

Yah, tiga hari lagi aku akan melangkah dari kota ini. Waktu seakan  berputar begitu amat cepat tanpa memperdulikan setiap dari kita yang tidak menyadarinya. Waktu akan menggiring kita ke perubahan jika kita tidak segera untuk merubah diri karena seringkali bahwa orang yang berubah karena dipaksa oleh waktu, tidak seperti yang mereka inginkan lain halnya ketika kita berubah dengan kehendak kita sendiri. Salah satu langkah dari perubahan adalah berhijrah dan menantang setiap masalah hidup. Jangan terpaku dengan masa lalu yang hanya menjadi cerita namun jalani hari ini dengan baik sembari terus menatap masa depan.

Sampai jumpa kota ini. Kita akan berjumpa di lain waktu saat impianku terwujud dan aku akan mendatangimu mengunjungi setiap tempat favoritku di sini. Tidak lama aku akan mengunjungimu lagi, dan mudah-mudahan saja tahun depan dan ingat bahwa aku mengunjungimu tidak sendiri namun dengan wps. Mengunjungi setiap kenangan kami yang belum sempat kami tuntaskan di kotamu ini.


Buatmu kota ini. Doakan semoga saja kota yang sebentar lagi akan kuhuni memberiku ruang yang aman seperti yang telah engkau berikan kepadaku. Doakan semoga kota yang sebentar lagi kuhuni bersahabat denganku dan dengan semua impianku di sana.



Jojoran 3/61
2’4’14

No comments: