Kemarin senja aku benarbenar
menjumpaimu
Di sudut stasiun itu
Aku mendekapku dan tak ingin
melepasmu
Aku rasakan nafasmu tergopoh
Kupandandangi seluruh
wajahmu
Engkau tetap gadis yang dulu
Tak tergerus nilai
metropolitan yang mewah
Aku merindumu dan melepas
dahaga rindu di bajaj itu
Engkau tersenyum dan tak
lepas menggandengku
Kita mengukir mimpi di kota
ini
Kita mengais asa yang dulu
Engkau dan aku
Berjumpa dalam kerinduan
CLNDK, 8’4’14
No comments:
Post a Comment