kawan, tawa lepas
tak jua hilang dari canda kita, bergurau bersama saat orang-orang sibuk dengan
dunia mereka masing-masing, seakan tak peduli, tak hirau bahkan diam untuk
mereka sendiri. tawa lepas
tak jua sirna dari gurau kita, saat orang-orang melangkah gontai dalam
kehidupan mereka, dalam September penuh cerita, saat semua seakan tak lagi
terberikan
tawa lepas
tak jua hilang, saat duduk bersamamu, bercerita tentang orang-orang di depan
kita, yang anehnya mereka tidak pernah mendengar. tawa bahkan
kadang-kadang terbahak, saat berada di dalam keriuhan orang-orang ini, tapi tak
satupun dari mereka yang senyum lalu memberi kita uang
senyum
sumringah dalam masa itu, ketika orang-orang tertawa dengan benda, larut dalam
pergulatan, dalam masa itu, saat mereka tak sakit walau terlindas. saat itu,
saat semua bercerita dalam sebuah pengakuan hidup, bahwa mereka-mereka sering
menangis sambil senyum bahkan airmata tak muncul dari sudut mata mereka hanya
saja merah.
Akhir September
2012 saat akan meninggalkan jkt menuju jogja
No comments:
Post a Comment