October 11, 2012

Ulang Tahun Adik


Kado di ulang tahunmu yang hanya berupa tulisan tak jelas, tulisan yang kubuat saat mengingat bahwa engkau berulang tahun hari ini. Tak ada yang special dari tulisan ini, namun kupikir daripada aku tak mempersembahkan sesuatu buatmu, lebih baik kutulis saja sesuatu yang menurutku baik untukmu. Entah engkau akan membacanya atau tidak karena tulisan kado ulang tahunmu ini akan kusimpan sendiri. Buatmu adik sekaligus kawan yang sudah memasuki umur 23 th, usia yang kuanggap sangat matang dan mampu melakukan sesuatu yang menurutku bisa berdampak baik kepada keluarga atau orang lain.
Tulisan ini akan kumulai dengan quote yang engkau cantumkan di facebookmu “
 
HASRAT UNTUK BERUBAH


Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal .......aku bermimpi ingin mengubah DUNIA seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku........kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah.......maka cita-cita itu pun ku persempit lalu kuputuskan untuk mengubah NEGERIKU
Ketika usia masih senja, dengansemangat kuyang masih tersisa kuputuskan untuk mengubah KELUARGAKU orang-orang yang paling dekat dengan ku tetapi celakanya mereka pun tidak mau diubah, dan kini sementara aku terbaring saat ajal menjelang, tiba-tiba kusadari:
andaikan yang pertama-tama yang kuubah adalah DIRIKU, maka dengan menjadikandirikuteladan. mungkin aku bisa mengubah KELUARGAKU. Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka, bisa jadi pun aku mampu memperbaiki NEGERIKU. kemudian siapa tau, aku bahkan bisa mengubah DUNIA.

Kuyakin bahwa jika seandainya engkau benar-benar ada dalam kutipan di atas, itu akan mengarahkanmu kepada sesuatu yang paling tidak membawa kebaikan bagi semua orang. Jika engkau benar-benar ada dalam tulisan itu, kuyakin pula bahwa hidupmu akan menjadi lebih terarah karena akupun yakin bahwa dalam melakukan sebuah perubahan maka yang menjadi fokus utama adalah sesuatu yang bisa kita capai dan berada dalam jangkauan kita. Bertolak dari kutipan di atas bahwa yang sangat memungkinkan dalam melakukan perubahan adalah merubah diri kita sendiri, yakinlah bahwa untuk merubah makrokosmos, maka yang pertama kali harus dirubah adalah mikrokosmos itu sendiri (diri kita).

Dalam masa ini, saat kita sudah berjauhan, saat kita sama-sama menjalani hidup kita masing-masing, saat kita sedang merangkai langkah-langkah menuju masa depan, saat semua yang kita lakukan tak lagi bersama-sama, saat aku dan kau hanya bisa berhubungan lewat alat-alat elektronik, saat kita jarang sekali bertatapan, saat semuanya itu berlangsung karena hidup memang begitulah adanya, kemudian pada akhirnya aku sadar bahwa kebersamaan bukanlah mengenai ruang dan waktu namun kebersamaan kita ada dalam hati kita masing-masing, kuharap juga bahwa semoga semua ketidakbersamaan kita hanyalah persoalan ruang dan waktu dan kita akan selalu menyapa satu sama lain meskipun hanya dalam hati.

Perjalanan masih panjang, hidup tak akan berhenti sampai disini, tak boleh juga kita menoleh kebelakang terlalu lama karena yang akan kita hadapi dan dunia yang sebenarnya ada di depan kita. Buat sesuatu yang akan mengantarkan kita ke masa depan yang lebih baik,masa depan yang dipenuhi beribu asa yang lebih baik lagi.

Apa kabarmu hari ini, saat engkau sedang memperingati hari kelahiranmu? Tak ada kado baju, tak ada kado celana, tak ada kado apapun yang akan kuberikan, hanya tulisan ini yang kan mengingatkanku suatu saat nanti bahwa saat engkau ulang tahun yang ke 23 th, aku masih mengingatnya.

Sebelumnya, akan kukenang dulu masa-masa ketika kita masih bersama di kampung dengan ayah ibu, karena engkau dan aku hanya terpaut 2 th, kuingat masa itu kita sering sekali bertengkar, mulai dari hal-hal yang sangat kecil, kadang karena makanan, kadang karena engkau disuruh ke kebun kemudian saya hanya di rumah saja atau apapun itu yang membuat kita selalu bertengkar. Pertengkaran yang di kemudian menjadi hal pengingat bagi kita berdua untuk saling merindukan.

Sepertinya aku tidak boleh terlalu lama mengenang masa yang telah lalu karena itu hanya akan menjadi sebuah kenangan yang kita jadikan sebagai sejarah persaudaraan kita. Hari ini, saat ini, ruang dan waktu telah memisahkan kita, telah menjauhkan kita, bahkan pertemuan kita sangat jarang, engkau saat ini masih kuliah namun kau sudah selesai. Kutahu memang kita sering tenggelam dalam kesibukan kita masing-masing, sering terlupa untuk saling menyapa bahkan mungkin hanya melalui sms. Semua karena kita sedang menjalani dunia kita masing-masing.

Sudah seharusnya engkau  menentukan arahmu, sudah seharusnya engkau melangkah dengan penuh kepastian apa yang kan menjadi tujuanmu. Pastikan bahwa engkau mampu membedakan hal-hal yang absurditas dan apa yang benar-benar engkau perlukan, pastikan bahwa setiap langkah yang engkau ambil adalah langkah menuju kebenaran, pastikan bahwa dalam setiap gerak tanganmu, engkau takkan melukai sesuatu apapun, pastikan bahwa nafasmu adalah refleksi rendah hati. Semua yang kan menggerakkanmu adalah hal yang baik

Jangan engkau tertidur saat ini, jangan engkau memicingkan matamu terhadap apa yang ada di depanmu, cobalah untuk mengerti dunia yang sedang kita hadapi, sadarlah bahwa kita sedang berada dalam dunia yang penuh dengan absurditas, dunia  yang harusnya kita jalani dengan penuh keberanian, karena dunia sekarang adalah dunia yang penuh dengan onak berduri, tetaplah awas dalam melangkah meretas dunia ini.

Saat engkau gontai, saat begitu banyak yang engkau lihat di dunia ini, saat itulah engkau mengerti bahwa dunia ini adalah dunia penuh asa yang hampa.belajar banyaklah dari kehidupan ini, perbanyaklah untuk menutup mulutmu dan membuka lebar telinga, jangan engkau biarkan dirimu hina Karena dirimu, yakinlah bahwa dunia ini akan berjalan sesuai dengan cerita langit namun sekali lagi bahwa itu bukan berarti untuk membuatmu berhenti duduk dan melihat hidup ini.

Tetaplah melangkah dengan kaki, tetaplah memegang dengan tanganmu, tetaplah mendengar dengan kupingmu, pergunakanlah setiap apa yang engkau punya pada apa yang seharusnya, jangan sekali-kali engkau berjalan dengan tanganmu karena akan membuatmu tak mampu bergerak, tegakkan kepalamu saat menghadapi masalah dan jangan sekali-kali memalingkan badan kemudian berlari menjauhi masalah karena saat engkau lakukan itu, maka masalah akan terus mengerjarmu sampai mendapatimu di sudut kegelisahan kemudian menenggelamkanmu. Ketahuilah bahwa saat engkau hidup, saat engkau masih menarik nafas, saat itu pulalah, masalah kan selalu ada. Tidakkah engkau sadar bahwa tarikan nafasmu pun kan menjadi masalah saat itu tak tercatat sebagai ibadah, tidakkah engkau tahu bahwa keberadaanmu di dunia pun sudah menjadi masalah saat engkau tak melakukan sesuatu yang berguna.

Sekali-kali berdiam dirilah engkau, ajaklah dirimu bercakap-cakap, hilangkan egomu dan temukan semua yang ada pada dirimu, hilangkan kesedihanmu di hari kemarin dan hilangkan pula kecemasanmu terhadap hari esok yang kau kan lalui. Kesedihan dan kecemasan hanya akan mengurungmu dalam penjara kegelapan yang tak berarti apa-apa buat dirimu. Hilangkan semua itu, bahkan hilangkan pula dirimu, kemudian mulai untuk hanyut dalam ketiadaan sampai engkau tahu bahwa segalanya adalah absurd dan hanya satu yang benar-benar ada yaitu Sang Pencipta.

Hidup bukan untuk kita sendiri, hidup kita buat orang lain, buat lingkungan bahkan buat semua penghuni bumi, saat semua orang sadar itu, bumi akan merestui keberadaan kita. Jangan selalu merasa inferior, jangan selalu membuat dirimu tak bisa melakukan apa-apa, ingatlah bahwa kita harus selalu rendah hati tapi bukan merasa rendah diri. Selalu sajalah untuk bergerak, selalu saja untuk mengambil setiap pelajaran dari hidup bahkan jangan lewatkan sedetikpun waktumu tanpa mengambil pelajaran darinya. Ketahuilah bahwa pelajaran ada dimana-dimana, tercerer di setiap sudut kehidupan dan pandai-pandailah untuk mengambilnya.

Ingin kukatakan yang terakhir ini bahwa tujuan hidup adalah Allah, ketika engkau melakukan sesuatu tanpa ujung-ujungnya untuk menuju Allah, maka sesuatu yang engkau kerjakan akan sia-sia, bahkan saat menarik nafaspun harus karena Allah. Apa yang engkau lihat di dunia ini perlahan lahan akan berlari menjauhimu, semakin engkau mengejar sesuatu yang selain Allah, maka semakin engkau akan teresesat jauh dan yang engkau kejar pun semakin menjauh namun sebaliknya semakin engkau mencari jalan dan berusaha untuk mengejar keridhaan Allah maka Dia akan menjemputmu, membawamu kedalam pangkuannya.

Selamat memperingati ulang tahunmu, selamat bermain dengan kehidupan, selamat berusaha menuju ketitik kesempurnaan untuk menjemput ridha Allah


Jogjakarta, 21 oktober 2012

No comments: