March 11, 2023

Tahun Produktif (11)

Saya berniat menjadikan tahun ini sebagai tahun produktif dalam hidup saya baik dalam hal membaca buku maupun menulis. Genre buku apapun harus saya baca termasuk di luar mata kuliah yang harus saya ajarkan. Membaca harus menjadi kesenangan kembali dalam diri sebagai sebagaimana yang saya rasakan seperti itu.

Selain membaca, saya juga ingin memaksa diri saya untuk menulis apa saja termasuk di blog dan cerita-cerita receh yang mungkin tidak menarik untuk dibaca orang lain. Dimulai dari program saya menulis setiap hari di blog ini sehingga nantinya di blog ini akan terisi tulisan setiap hari.

Membaca dan menulis bukan sebuah keahlian yang given namun sesuatu yang harus dilatih terus menerus untuk menemukan cara dan kesenangan sehingga pada akhirnya akan memudahkan kita menjalaninya. Proses menuju ke titik tersebut tidak mudah karena ada berbagai hambatan termasuk distraksi dari kesenangan membuka media sosial yang berdampak pada tumpulnya otak.

#11 2023

March 10, 2023

Nelangsa (10)

Saya sedang berada di suasana hati yang tidak baik-baik saja. Hati sedang nelangsa untuk hal-hal yang tidak saya bisa pastikan penyebabnya. Biasanya akumulasi dari berbagai persoalan yang sedang dihadapi misalnya target belum tercapai, harapan yang belum terpenuhi, faktor eksternal yang tidak mendukung dan kondisi lain yang semakin memperburuk suasana hati.

Dealing dengan diri memang sesuatu hal yang sulit kondisi berada di kondisi terpuruk. Tidak ada kata motivasi yang mampu membangkitkan gairah selain dari dalam diri sendiri. Saya hanya berharap semoga waktu membawa ke momen yang mampu mengembalikan diri ke jalur yang benar.

#10 2023

March 9, 2023

Belum Tentu Mudik (9)

Salah satu kebahagiaan terbesar sejak merantau adalah momen mudik yang menstimulasi perasaan senang dari dalam diri bertemu dengan kenangan masa lalu di kampung. Momen mudik biasanya bertepatan dengan lebaran artinya bahwa semua perantau dari berbagai daerah berkumpul di kampung halaman.

Sejak merantau puluhan tahun, seingat saya hanya tiga kali saya tidak mudik lebaran idul fitri. Pertama ketika awal merantau dan belum cukup modal dan yang kedua ketika istri melahirkan di kampung halamannya serta saat awal pandemi dan semua penerbangan mensyaratkan banyak sekali aturan tentang protokol kesehatan. 

Momen lebaran kali ini menjadi sedikit anomali karena tidak ada halangan yang berarti namun nampaknya saya belum pasti mudik. Ada sesak di dada membayangkan diri tidak berada di kampung ketika takbiran berkumandang kemudian merasakan dinginnya air karena harus mandi pagi dan berangkat ke lapangan.

Aroma opor ayam di malam lebaran disantap dengan ditemani suara takbiran dari gerombolan bocah di masjid dekat rumah. 

Kenangan semacam itu yang tidak mampu saya lewatkan ketika momen lebaran tiba karena semacam detoks terhadap jiwa yang sudah terlalu kering akan perasaan tenang. Jiwa terlalu sibuk dengan rutinitas kota yang terlalu sibuk.

# 9 2023

March 8, 2023

Masalah (8)

Masalah selalu ada dan tidak akan pernah sirna sampai ketika kita menemui akhir hayat. Sekeras apapun kita menghindari masalah namun dia selalu membayangi hidup kita. Ada masalah yang terjadi akibat tindakan kita sendiri namun ada juga masalah karena faktor eksternal namun apapun itu, semua masalah harus dihadapi dan dicari solusinya.

Kabur dari masalah sama sekali bukan solusi terbaik untuk menjalani hidup. Kabur hanya sekejap menyembunyikan masalah di depan kita namun akan segara muncul dengan masalah yang berlipat. Itulah kenapa ketika ada masalah, hadapi saja meskipun harus tertatih sampai akhirnya waktu yang akan menyembuhkan semua luka dan bekasnya.

Saya sedang menghadapi masalah yang tidak terlalu rumit namun mengganggu konsentrasi. Masalah yang datang dari dalam diri saya karena ada perasaan yang tidak sesuai dengan keinginan. Entah apakah masalah ini semata karena diri saya atau kah memang masalah ini muncul karena ketidakmampuan saya memitigasinya.

#8 2023

March 7, 2023

Kepakaran (7)

Sudah jalan hampir dua bulan dan saya masih terus mencari pola untuk menemukan kepakaran di keilmuan saya. Prodi yang menjadi homebase saya terlalu spesifik pada satu mata kuliah di jurusan saya sehingga tidak terlalu banyak pilihan kepakaran yang harus saya dalami.

Pada hari ini tanggal 7 maret 2023, saya memutuskan dengan niat dan tekad yang bulat untuk mendalami kepakaran pada perdagangan internasional yang mencakup kebijakan dan mekanismenya. Keputusan ini saya ambil agar ke depannya, saya tidak bingung menentukan arah studi yang akan saya geluti termasuk juga penelitian dan aplikasi dari keilmuan saya yang akan diaplikasikan kepada masyarakat.

Perdagangan internasional tentunya akan banyak berbicara mengenai ketentuan tentang WTO, konflik dagang antar negara dan segala mekanisme perdagangan internasional yang berlaku.

Saya harus memaksa diri untuk lebih update terhadap setiap berita tentang perdagangan internasional untuk menjustifikasi kepakaran saya selain tentunya harus memperkuat diri dari segi teorititasasi perdagangan internasional.

#7 2023

March 6, 2023

Serenity (6)

Di pekerjaan sebelumnya, saya berangan-angan bahwa hati saya tidak tenang karena masih bekerja di bidang yang menurut prinsip yang saya anut tidak sesuai sehingga ada rasa ingin mencari pekerjaan yang tidak berada di grey area. Perasaan tersebut menghinggapi selama beberapa tahun dan berbagai usaha sudah saya tempuh untuk mencari pekerjaan yang menurut saya tidak mengandung syubhat.

Akhirnya di awal tahun ini, saya berjodoh di pekerjaan yang memang sedari dulu sudah saya inginkan untuk menjejaki karir. Saya juga merasa bahwa di bidang ini, saya bisa setiap saat meningkatkan kualitas diri dengan berbagai kesempatan yang ada.

Pada perjalanan waktu, saya memang mencintai pekerjaan ini dengan segala tantangannya namun pada titik tertentu, hati saya pun seringkali tidak tenang. Saya mencoba merenungi setiap kondisi ketika hati tidak tenang dan saya menemukan kesimpulan bahwa hati saya tidak tenang ketika sedang ambisi dalam banyak hal dan melupakan niat awal untuk mencari ridhaNya Tuhan.

Di awal saya masuk di bidang ini, saya memang sudah meniatkan diri untuk benar-benar karena ingin Tuhan menyenangi apa yang saya kerjakan, tidak semata demi tujuan mendapatkan gaji.

#6 2023

March 5, 2023

Debat & Diskusi (5)

Tadi siang, saya ditelepon oleh salah seorang kawan yang mengajak saya diskusi sebuah kasus. Awalnya saya menanggapi dengan dingin karena saya sudah tahu karakter kawan saya itu. Entah kenapa, diskusi kami berlanjut dan mengarah ke debat. 

Setelah kelar debat, saya kemudian merefleksikan apa yang baru saja saya alami bahwa seharusnya saya tidak perlu untuk mengeluarkan semua apa yang saya ketahui untuk orang yang tidak membutuhkan. Ada batasan debat yang sehat dan yang tidak sehat.

Debat yang sehat harus menghasilkan kesimpulan dari apa yang diperdebatkan dan tidak saling menjatuhkan apalagi merasa mengungguli dari yang lain. Jika perasaan itu muncul maka sebaiknya perdebatan dihindari dan diam adalah jawabannya.

Saya berusaha untuk menurunkan ego dalam hal pengetahuan karena saya yakin apa yang sudah diketahui hanya secuil dari pengetahuan yang ada.

#5 2023

March 4, 2023

Karma (4)

Di dua hari terakhir, saya mendapat karma dari perbuatan hati. Sejak dari dulu, kejadian yang sama seringkali saya rasakan ketika tidak mampu menata hati. Kali ini terjadi lagi dan membuat saya merasa sangat bersalah.

Kejadian pertama ketika saya menawarkan sesuatu kepada salah seorang rekan yang ternyata ditanggapi berbeda padahal maksud saya tidak seperti yang dia tanggapi. Kejadian tersebut mungkin karena di seminggu terakhir, saya terlalu banyak bercanda yang mungkin kelewatan.

Kejadian kedua yang mengganggu pikiran saya ketika saya mengirimi wa salah seorang mantan rekan kerja. Saya mengomentari status wa yang dipostingnya sedang berada di sebuah tempat. Saya menulis kata tokoh yang sangat mirip dengan seseorang yang sedang berselisih dengannya. Tidak hanya itu, setelah saya mengomentarinya, saya keluar menemani istri belanja dan hp saya tinggal di rumah.

Saya baru menyadari apa yang saya ketik ketika sudah di swalayan. Saya khawatir dia merasa disindir dengan komentar saya meskipun pada dasarnya sama sekali tidak ada niatan saya ke arah situ.

Setelah tiba di rumah, saya segera mengecek hp dan ternyata dugaan saya keliru, dia tahu maksud chat saya.

Kejadian ini terjadi karena sehari sebelumnya, saya menelepon dengan salah seorang teman yang lain  dan ngobrol mengenai masalah yang sedang dihadapi oleh rekan kerja saya yang saya komentari status wa nya.

#4 2023

March 3, 2023

Hidup Tidak Selalu Sesuai Harapan (3)

Jumat ini waktunya pulang ke rumah setelah dua minggu tidak sempat pulang karena ada kegiatan yang harus diikuti. Ini momen pertama saya tidak pulang di setiap jumat sore sehingga ketika momen ini tiba, saya ingin segera sampai di rumah bahkan saya berpikir untuk pulang siang namun karena menyadari bahwa saya masih dalam tahap adaptasi di tempat ini sehingga saya menahan diri untuk tidak pulang cepat.

Seperti biasa, saya memesan tiket travel keberangkatan setengah tujuh. Harapannya bahwa setelah salat maghrib, saya bisa langsung berangkat dan sampai di rumah paling lambat jam setengah 11 malam. Namun kemudian, hidup tidak selalu sesuai dengan harapan dan keinginan. Saya ingin segera sampai di rumah tetapi kenyataannya saya baru di rumah hampir jam 12 malam. Perjalanan paling lama selama saya pulang maupun berangkat.

Jadi setelah salat maghrib di kantor travel, saya sudah bersiap di ruang tunggu karena biasanya tidak lama setelah selesai salat maghrib, petugas akan mengumumkan keberangkatan bus travel. Lewat sepuluh menit dari jadwal keberangkatan, saya sudah mulai gelisah karena tidak ada panggilan. Saya akhirnya inisiatif menanyakan petugasnya ternyata sopir masih makan.

Sepersekian menit berlalu, tidak ada tanda-tanda keberangkatan  hingga menjelang jam 7, si sopir baru muncul. Saya naik mobil tepat jam 7 artinya delay setengah jam dari jadwal. 

Tidak berhenti di situ, selama di jalan tol, saya agak curiga dengan laju bus yang sangat pelan dan dua kali berhenti. Saya tidak tahu pasti apa alasannya. Sopir mengambil jalur pelan dan mobil terasa berjalan merangkak.

Saya mencoba memaksa diri untuk tidur supaya tidak kesal namun mata tak jua terlelap. Saya mencoba menikmati perjalanan sampai akhirnya kami tiba di Jakarta. Begitu masuk tol menuju Simatupang, jalan tol macet parah karena ada perbaikan.

Saya tiba di rumah satu setengah jam lebih lambat dari biasanya. Saya yang niatnya ingin segera tiba di rumah ternyata sebaliknya, malah sangat amat terlambat. Rencana hidup memang tidak selalu sesuai dengan kenyataan.

# 3 2023

March 2, 2023

Masih Berusaha Belajar (2)

Dalam banyak hal, saya selalu meyakinkan diri bisa melakukannya dengan baik namun entah kenapa setiap momennya datang, saya tidak melakukan seperti apa yang saya bayangkan, termasuk dalam profesi yang sedang saya jalani.

Ingin sekali rasanya melakukan sesuatu dengan baik dan benar sehingga menyisakan rasa puas setelah melewatinya namun tetap saja tidak semaksimal apa yang diinginkan. Entah karena kurang persiapan atau mungkin kurang latihan namun saya masih harus terus belajar.

Hari ini pun demikian. Saya tidak melakukannya dengan baik bahkan menurut saya, berakhir dengan tidak sukses. 

Manusiawi jika dalam beberapa pekerjaan yang kita kerjakan dan tidak berjalan dengan baik, maka seringkali kita mempertanyakan kapasitas diri terkait pekerjaan tersebut. Itu yang sedang saya alami.

#2 2023

March 1, 2023

Mengawali Maret (1)

Tanggal satu selalu menjadi rencana untuk mengubah kebiasaan yang tidak bermanfaat. Seperti halnya di maret ini, saya sudah merencanakan untuk sedikit lebih keras kepada diri yang terlalu banyak membuang waktu. Namun apa daya, setiap niat itu muncul di dalam diri dan ingin memulainya, selalu saja berakhir dengan diri yang tidak bisa lepas dari hal yang melenakan.

Saya sudah mendengar alarm sekitar pukul 3 dini hari namun seperti biasa, saya bangun mematikan alarm kemudian melanjutkan tidur. Entah kenapa mata saya benar-benar tidak mampu berkompromi untuk memaksa saya bangun.

Alarm kedua bunya ketika subuh menjelang namun lagi-lagi, saya tidak mampu melawan diri untuk melanjutkan tidur. Alhasil saya bangun ketika subuh sudah lewat dan harus memulai hari dengan satu rencana yang gagal.

Hari ini saya harus presentasi proposal penelitian. Pertama kalinya harus melakukan ini dan tidak punya gambaran apa-apa selain kenekatan. Tepat jam delapan pagi acara dimulai, saya menunggu giliran terakhir untuk presentasi yang sedikit membuat energi saya terkoyak. Saya baru dapat giliran sekitar jam 11.

Presentasi saya tidak berjalan dengan baik. Saya merasa bahwa masih banyak kekurangan yang harus saya tambal untuk melanjutkan karir di tempat ini. Jika saya mundur atau berhenti maka semua akan buyar. Makanya setiap kesalahan harus saya perbaiki satu per satu.

Setelah selesai, saya mendapat email dari salah satu media bahwa tulisan saya dimuat. Ada rasa senang namun tidak seperti pertama kali tulisan saya dimuat tahun lalu. Saya menyadari bahwa semua hal yang sudah berulang tidak seperti pertama kali, apapun itu dan dalam hal apapun. Maka dalam hidup, sebaiknya untuk mengendalikan diri dan tidak terlalu euforia dengan hal-hal yang pertama kali.

Kesibukan hari ini kemudian berlanjut pada jam satu siang. Saya mengikuti sekolah pasar modal yang diadakan oleh mahasiswa bekerja sama dengan PT. Sekuritas dan pihak BI. Tentunya segmen ini bukan spesialisasi saya namun sekadar untuk melatih kemampuan mahasiswa mengorganisir kegiatan. 

# 1 2023


February 28, 2023

Akhir Bulan (28)

Besok sudah mulai bulan ketiga tahun ini. Waktu memang tidak memberikan toleransi kepada siapa saja yang tidak melakukan manajemen waktu dengan baik. Jika menakar apa saja yang sudah dikerjakan di dua bulan tahun 2023 yang sudah terlewati, tentunya rutinitas baru sebagai seorang yang berkecimpung di bidang yang baru.

Jika harus menyesali satu hal, tentunya waktu saya yang masih terlalu banyak habis di depan layar hp yang sama sekali tidak membawa manfaat. Entah berapa banyak waktu terbuang hanya karena benda kecil yang tidak bisa lepas dari jari. Alangkah kerdilnya diri ini selalu dikalahkan dengan benda mungil yang melenakan.

Besok tentu saja akan sama dengan hari-hari sebelumnya namun tidak salah jika saya selalu berusaha untuk mengurangi setiap aktivitas yang tidak bermanfaat seperti menghabiskan waktu dengan memegang hp.

Pertarungan melawan diri adalah pertarungan abadi seorang manusia. Tidak ada kemenangan maupun kekalahan yang abadi karena bisa saja hari ini kita mengendalikan diri namun esoknya kebablasan. Kuncinya ada pada sikap konsisten untuk menjalani apa yang ditetapkan.

Saya merasa banyak hal yang harus saya selesaikan dan tidak menunda-nunda sesuatu yang sifatnya mendesak.

#23 2023

February 27, 2023

Mengingat (kembali) Niat Awal (27)

Akhir-akhir ini, saya menjumpai banyak hal yang mungkin tidak sesuai dengan idealitas yang saya bayangkan selama ini. Sebuah kondisi di mana saya harus semaksimal mungkin berdamai dengan diri sendiri.

Saya menyadari bahwa dunia bukan tempat untuk menjumpai semua hal ideal yang dibayangkan karena hakikat dunia adalah perjuangan menghadapi semua persoalan. Salah satu hal yang bisa dilakukan hanya bertahan pada area yang kita anggap memanusiakan diri sendiri tanpa harus terlalu banyak mencampuri urusan orang lain.

Niat awal saya memilih menjadi akademisi seharusnya menjadi kunci utama untuk tidak terpengaruh dengan lingkungan. 

Pengalaman-pengalaman sebelumnya mengajarkan saya untuk lebih bisa menahan diri dari lingkaran yang memberikan dampak negatif. Tidak perlu untuk menyenangkan orang agar diterima di sebuah relasi pertemanan jika harus mengorbankan prinsip yang dianut.

Berjalan di kesunyian sambil merefleksikan setiap langkah yang dilalui adalah hal yang lebih berharga dari sekadar ikut arus di lingkaran yang tidak membuat diri menjadi lebih baik.

#27 2023