February 3, 2023

Saham (3)

Hari ini ada hajatan di kampus yang dilaksanakan oleh prodi kami. Hajatan peresmian galeri yang sebenarnya tidak asing bagi saya namun bidang yang dari dulu tidak pernah sedikit pun menarik perhatianku. Galeri tersebut merupakan kerja sama prodi dengan perusahaan sekuritas.

Galeri yang saya maksud adalah galeri investasi yang tentunya seputar pengetahuan saham. Saya menyadari bahwa beberapa tahun terakhir, saya sangat akrab dengan saham, entah itu teman-temnan kantor sebelumnya yang main saham maupun sekarang dengan adanya galeri investasi, meskipun tentunya saya tidak akan terlalu banyak terlibat dalam galeri ini.

Satu hal yang menarik ketika tiga pemateri dari perusahaan sekuritas dan regulator sedang memberikan materi pada acara pembukaan kerja sama. Pada sesi pertanyaan, salah seorang teman bertanya kepada ketiga pemateri, mereka main saham yang mana?

Saya agak kaget ketika mereka menjawab bahwa mereka tidak main saham. Meskipun alasan mereka karena perusahaan tempat mereka bekerja tidak mengizinkan, tetap saja ada yang mengganjal di pikiran saya bahwa bagaimana mereka menjual mimpi kepada publik untuk terjun dalam dunia saham sedangkan mereka sendiri bukan pemain.

Saya juga menyadari selama berinteraksi dengan teman-teman kantor sebelumnya yang main saham. Saya mendapati tidak satu pun dari mereka yang kaya karena saham bahkan mereka masih tetap mengandalkan gaji bulanan sebagai pendapatan utama. Ironisnya, beberapa dari teman saya harus menanggung utang karena saham anjlok.

Dari situ saya menyadari bahwa saham adalah bisnis yang tentunya tidak terlalu cocok untuk saya jalani, selain karena saya tidak yakin dengan keuntungannya, namun yang paling pokok karena ada prinsip yang saya anut untuk tidak terlibat di dalamnya.

#3 2023

No comments: