Seminggu ini, saya tugas di kantor cabang yang menjadi kantor awal saya bertugas sebagai karyawan di Perusahaan ini. kembali ke kantor tersebut seperti membuka perjalanan waktu lima tahun lalu saat pertama kali diterima di Perusahaan ini. sebagai mantan staff di kantor tersebut, saya mengenal hampir semua karyawan apalagi hanya beberapa penambahan karyawan baru.
Saya menikmati lima hari kemarin karena merasakan sensasi mengulik semua kenangan. setiap sudut kantor tersebut nampaknya tidak terlalu banyak berubah bahkan meski sedikit pun. saya menghabiskan banyak waktu bercanda dengan mereka yang merupakan teman lama.
Salah seorang agen yang lumayan dekat denganku sering menjadi bahan candaan karena dia belum menikah. saban sore sebelum pulang kantor, saya naik ke lantai tiga berkumpul dengan beberapa teman lain dan menjadikan dia sebagai bahan candaan masalah pernikahan. saya tahu bahwa dia sama sekali tidak masalah dijadikan bahan lelucon karena sudah sejak lama kenal denganku meski terkadang dia salah tingkah saat dibercandai tentang perempuan.
Sampai akhirnya di hari jum'at kemarin, kami kembali melancarkan aksi gurauan dan entah ada yang berlebihan atau dia sudah terlalu penat menjadi bahan guyonan, dia bereaksi dengan cara lain. saya dan salah seorang teman yang terlalu sering menggodanya mulai dihindari. saya mengajaknya bersama-sama shalat Jum'at namun reaksinya dingin bahkan saat makan siang, tak ada percakapan yang keluar dari mulutnya. pada akhirnya saya tahu bahwa dia terganggu dan merasa insecure dijadikan bahan guyonan sampai akhirnya diam dan memilih untuk mendamaikan diri.
Pertemanan memang sering seperti itu. saya terutama selalu mengukur diri dalam setiap pertemenan dan sampai dimana batasan yang seharusnya tidak boleh dilewati, namun saya akui bahwa saya terlalu berlebihan menjadikan objek candaan teman saya tersebut karena saking dekatnya padahal seharusnya, semua harus diukur bahkan siapapun jangan sampai loss of control. pertemanan memang mengasikkan namun ketika salah satu insecure dengan apa yang kita lakukan maka seharusnya jangan dilanggar karena toh semua ada batasannya.
Pada akhirnya, relasi entah dengan siapapun harus diukur dengan akurat dan membuat sebuah komitmen untuk tetap menjaganya.
13 April 219
No comments:
Post a Comment