Seperti
kebiasaanku saat sedang makan sahur. Aku selalu memutar radio melalui HP
mendengarkan ceramah subuh. Memang setiap subuh selalu ada kultum di radio yang
lumayan untuk menemani sahur dan menambah ilmu agama.
Tadi
subuh pun aku mendengarkan kultum dan mungkin kultum tadi subuh benar-benar
mengena pada diriku. Kultum tersebut membahas tentang masalah yang bisa berarti
macam-macam tergantung kepada siapa masalah itu ditimpakan. Bahkan kepada orang
alim pun masalah sering kali terjadi namun pada hakekatnya, masalah yang
terjadi pada orang alim berbeda dengan masalah yang dialami oleh orang fasik.
Menurut
kultum tadi subuh. Masalah itu terbagi atas tiga tergantung orang yang
mengalaminya antara lain, masalah itu bisa berarti ujian kemudian masalah itu
bisa berarti teguran dan yang terakhir adalah masalah itu bisa berarti azab.
Penguraiannya seperti ini bahwa ketika masalah itu ditimpakan kepada orang alim
dan amat sangat taat kepada Allah maka masalah itu adalah ujian baginya untuk naik
tingkat. Kemudian ketika masalah itu dialami oleh orang yang taat namun dalam
beberapa kesempatan dia berbuat khilaf maka masalah itu bermakna teguran supaya
dia kembali ke jalan yang benar dan menyadari dosa-dosanya. Terakhir bahwa
ketika masalah itu ditimpakan kepada para pendosa maka masalah itu berarti azab
bagi dosa-dosa mereka.
Masalah
disini meliputi apa saja yang tidak sesuai dengan keinginan kita, entah itu
masalah ekonomi, masalah kesehatan dan sebagainya.
Aku
menimang-nimang diriku bahwa dimanakah letak gerangan masalah yang sedang
kujalani sekarang, aku tahu bahwa yang pertama itu tidak mungkin karena aku
bukanlah orang yang taat amat namun antara yang kedua dan yang ketiga. Semoga
saja bukan yang ketiga.
17-7-14

No comments:
Post a Comment