January 4, 2014

Totalitas Dalam Semua Urusan

Jangan menggampangkan pekerjaan, pengalaman yang sangat berharga disajikan saat aku bekerja sebagai marketing penerbit buku. Setiap pekerjaan mestinya dikerjakan dengan hati dan totalitas tanpa mempertimbangkan setiap hitungan imbalan yang akan diterima". 

Coretan itu kutulis di buku agendaku ketika sedang meeting tahunan di kantor penerbit Madiun. Banyak alasan yang membuat aku tiba-tiba saja menulis hal tersebut dan yang utama menyangkut tentang aku dan tentang integritasku bekerja di perusahaan ini. 

Perusahaan dan kerja yang mengajarkanku tentang profesionalitas dalam melakukan setiap kewajiban kerja. Returku yang mencapai 44% dan pencapaian yang jauh dari kata memuaskan membuatku sadar bahwa totalitasku dalam bekerja mungkin belum cukup untuk kata maksimal.

Meski banyak hal remeh temeh yang bersinggungan dengan prinsipku bekerja di sini namun tidak seharusnya juga pekerjaanku berantakan seperti ini. Penilaian seseorang terhadap kredibilitas kita dilihat dari hasil kerja bukan pada prinsip yang diyakini dan juga proses yang telah dilalui karena ini adalah dunia marketing maka secara otomatis semua orang menilai dari hasil akhir pencapaian, hanya ada dua kata tercapai atau tidak, kalau tercapai berarti sukses dan kalau tidak berarti gagal tanpa memandang setiap proses dan jalur yang dilewati, entah bernilai atau tidak. 

Mungkin saja aku terlalu naif memegang teguh prinsipku namun pada intinya hasil akhirnya memperlihatkan bahwa aku tidak tercapai dan itu artinya aku gagal menjadi marketer sejati terlepas dari semua alasanku tentang proses yang tidak aku sepakati untuk dilakukan seperti gratifikasi.

Orang gagal punya seribu pertanyaan ketika ditanya dan orang sukses hanya butuh empat kata "saya telah mencapai target". Pak bening.

Jangan pernah mempermainkan sebuah pekerjaan karena suatu saat nanti kalian akan dipermainkan pekerjaan" pak kasno

No comments: