January 2, 2014

Awal Tahun di Kota Gudeg

Tulisan ini hampir mirip dengan tulisan yang kubuat pada pergantian tahun lalu, tepat setahun lalu. Aku menulis tentang perjalananku mengitari kota Surabaya di penghujung tahun lalu dan kali ini aku ingin menuliskan perjalanan hariku di awal tahun ini saat mengitari kota Jogjakarta.

Tepat jam sembilan malam. Aku tiba di Jogjakarta dari Ngawi. Perjalanan yang kutempuh sekitar empat jam. Kekhawatiran akan macet di Jawa Tengah ternyata tidak separah yang kubayangkan. Aku turun di daerah Janti menunggu kawan yang akan menjemput. Setengah jam berlalu, kawan yang kutunggu akhirnya datang kemudian kami meluncur ke sebuah kafe yang di desain dengan sangat keren. Mirip lebah dan kebanyakan tempatnya lesehan. 

Tiba di sana, sudah ada dua kawan yang menikmati hidangan makan malam dengan sangat lahap salah satunya adalah temanku saat kuliah dulu dan satunya adalah teman smanya. Setelah melepas lelah duduk di bis, aku kemudian memesan nasi goreng dan teh jahe. Sedikit agak lama menunggu pesanan makananku baru tiba, tidak menunggu lama, aku menyantap makananku. Baru setelah aku menghabiskan makananku, rombongan kawan-kawanku yang lain datang. Kami bercanda, bergurau dan apa saja membuat malam pergantian tahun baru menjadi semarak. Sepuluh menit menjelang pukul 24.00, lampu di kafe tersebut sengaja dimatikan dan mulai lah petasan bersahut-sahutan serta juga terompet dengan nyaring seakan merobek gendang telingaku. 

Aku mencoba menikmati suasana ramai karena sudah memutuskan menghabiskan malam tahun baru di tempat ini, berarti siap dengan risiko ketenanganku terusik. Saat petasan mulai dibunyikan, aku turun kepinggir danau di samping tempat lesehan yang kami tempati. Aku jongkok memandangi setiap petasan yang dibakar lalu ditembakkan ke udara yang sesaat kemudian akan pecah dan menimbulkan suara yang amat sangat nyaring, entah berapa ratus juta uang yang dihabiskan oleh mereka mereka membeli petasan tersebut dan peduli apa aku dengan hal tersebut lagian bukan uangku. 

Aku sama sekali hanya menikmati suaranya meski sesungguhnya pikiranku tidak sedang berada disana. Aku memikirkan apa yang kulalui di tahun 2013 dan mencoba mereka reka apa yang akan terjadi pada kehidupanku di tahun 2014. Aku diam dan amat sangat tenang mendengarkan dperbincangan diriku di tengah berisiknya suara petasan. 

Hampir sekitar 30 menit, akhirnya perayaan pergantian tahun berlalu dan lampu di kafe tersebut kembali dinyalakan. Kami kembali bersenda gurau di tempat semua kemudian memutuskan untuk pulang kos mengistirahatkan raga yang sudah amat sangat penat. Sesampai di kos, rencana besok hari telah kami susun, akan menyusuri setiap sudut kota jogja sampai prambanan.

Selamat datang pagi pertama di tahun 2014, itulah gumamku saat membuka mata di pagi hari, namun ternyata hujan semalam yang tertunda baru turun pagi hari mengguyur kota Jogja. Semua rencana kami nampaknya harus ditunda. Aku dan dua temanku bercengkerama sambil menunggu hujan reda lagian kami lama tidak berkumpul seperti ini. Baru sekitar jam 12 siang, hujan mulai berlalu dan kami pun bergegas keluar mengarungi kota ini. Tujuan pertama kami adalah candi Prambanan. 

Aku berboncengan dengan teman dan dua temanku yang lain juga berboncengan. Jalanan amat padat ke arah Prambanan karena memang hari ini sedang libur. Butuh empat puluh lima menit untuk sampai di Prambanan. 

Kami membayar tiga pulu ribu per orang untuk masuk di Prambanan. Setiap sudut candi kuamati. Candi yang hanya aku baca dari buku sejarah sejak kecil. Candi yang paling besar terdapat di tengah dan di dalam candi tersebut ada dua patung. Salah satunya saat aku sedang melihat-lihat, ada pengunjung yang menyempatkan untuk berdoa.

Lama memutari candi tersebut, kami agak penat dan bergeser tempat menuju malioboro. Padatnya kawasan malioboro benar-benar menguras tenaga, kami menghabiskan sekitar dua jam berjalan menikmati senja di malioboro dengan pengunjung yang meluber. Sekitar jam tujuh malam, kami bergerak ke jalan mataram tepatnya di warung padang referensi dari kawan, lumayan murah meriah.

Puas menikmati makanan padang yang nasinya diambil sendiri, kami menemani kawan yang lain ke sentra penjual bakpia. Tidak butuh waktu terlalu lama, kami pun sampai di tempat itu. Butuh berapa menit menunggunya memilih pesanannya. 

Saat akan pulang ke kos, aku memutuskan untuk diantar saja ke janti menunggu bis pulang ke Ngawi mengingat jarum jam telah menunjukkan pukul 21.00, besoknya aku harus beraktivitas lagi. kawan mengantaraku ke janti. Di dekat janti, aku sejenak mampir di pom bensin menunaikan salat kemudian melanjutkan perjalanan. Di janti, aku menunggu sekita 20 menit. 

Bis sumber akhirnya datang dengan penumpang yang sudah padat. Aku tak peduli, pamitan kepada temanku dan langsung naik ke bis. Seperti dugaanku, aku tidak mendapatkan tempat duduk sehingga aku harus berdiri di lorong bis. 

Di sampingku ada ibu yang sedang menggendong bayinya dan tidak seorang pun penumpang yang duduk dengan ikhlas menawarkan tempat duduk kepadanya. Mereka acuh dan dengan teganya tidur saat ibu itu dengan susah payah menggendong bayinya sambil berdiri bahkan seorang ibu paruh baya yang duduk tepat di depannya merasa terganggu tidurnya oleh gesekan bayi yang digendong ibu itu, saat bis goyang atau sopir tiba-tiba ngerem. 

Sesekali dia memandang sinis ibu yang menggendong bayi. Di Klaten, ibu yang menggendong bayi turun dan tak jauh dari itu, ibu yang sinis tadi juga turun di pom bensin Klaten dan akhirnya aku menggantikan tempat duduknya. Sebelum memejamkan mata, aku berdoa semoga dibangunkan sebelum terminal lama Ngawi. 

Tidak lama kemudian aku terbuai mimpi, sama sekali tidak merasa apa-apa sampai aku benar-benar terbangun tepat terminal baru sebelum terminal lama Ngawi. Doaku malam itu terkabul karena kalau tidak, bisa-bisa aku baru terbangun saat lewat di terminal lama. Tepat pukul 12.42, aku turun dari bis dan menuju tempat penitipan motor. Memacu motor ke bilangan jalan m.duryat. 

Sesampai di kos, bersih-bersih kemudian membenamkan diri di kamar tidur.

welcome 2014, semoga lebih baik tentang semua yang kujalani di tahun 2013..!!

No comments: