Kenangan, itulah sekarang yang tersisa tentangmu. Entah apa yang mendorongku untuk mengirimi SMS kepada salah seorang temanku di GP surabaya. Dia adalah TL saat aku masih tergabung di sana. Satu hal yang membuatku menanyakan kabarnya dengan mengirimi SMS karena kami sangat dekat, namun kesibukanku akhir-akhir ini hampir saja mengaburkan pertemanan kami.
Saat membalas SMSku, aku teperanjat saat dia mengatakan bahwa GP surabaya telah ditutup per awal april. Entah apa yang kurasakan saat itu namun berbagai kecamuk menyeruak menyesakkan dadaku. Meskipun hanya dua bulan tergabung di GP namun lebih dari itu, pengalaman hidup di sana membuatku lebih dewasa dalam segala hal. Pekerjaan di GP yang mengharuskan menemui setiap orang di tempat keramaian memaksaku harus mempelajari setiap wajah manusia dan hal itu yang kemudian membuatku lebih bijak menjustifikasi setiap manusia.
Dua bulan bekerja di GP tidak lantas membuatku merasa sangat singkat menjadi bagian di dalamnya. Aku bahkan merasakan perjuanganku di mulai dari ruang yang ditawarkan oleh GP. Masih terekam jelas di memoriku saat kali terakhir aku mengunjungi stand GP di mirota batik. Saat itu GP masih terlihat normal-normal saja tanpa ada firasat bahwa akan ditutup namun itulah sebuah keputusan yang tidak bisa di ganggu gugat oleh setiap orang yang bernaung di dalamnya.
Selalu saja setiap masa dirindukan saat dia berlalu. Kenangan akan selalu menjadi indah saat diceritakan meskipun saat dijalani begitu amat membosankan bahkan selalu ada saja keluhan, namun setiap kali telah berlalu dan kemudian menjadi cerita maka masa itu akan menjadi indah. Itulah yang menyadarkanku tentang hidup ini tentang bagaimana menjalani hidup dengan kesyukuran, tentang hidup yang ini. Menyadarkanku bahwa benar-benar hidup itu indah meskipun pahit.
Coba bayangkan semua masa-masa sulit yang pernah dilewati, apakah kita menyesali melewatinya? jawaban yang sering kita dapatkan adalah kita bahagia melewatinya dan bahagia saat menceritakannya meskipun saat kita berada di masa itu, kita sering menangis.
Hidup itu bahagia ketika disyukuri karena hidup hanyalah perjalanan yang haru dijalani dan meninggalkan jejak-jejak untuk generasi selanjutnya
2 comments:
terima kasih dan maaf GP SURABAYA :')
Post a Comment