April 6, 2013

Anti Klimaks

aku tiba-tiba terkesiap, kemarin hari juma't aku chek up ke dokter di depan RSUD Widodo Ngawi. Salah satu dokter yang buka praktek dari pagi sampai sore karena pada umumnya dokter praktek hanya buka sore hari. Nama dokter yang buka praktek di sana Hanan Tresno.

Memang beberapa hari ni, aku merasa kurang sehat. Sesaat setelah dari Yogjakarta hari minggu kemarin, aku langsung ke Surabaya PP mengurus barang kantor yang belum kunjung datang. AC mobil yang begitu dingin mampu meluluhlantahkan pertahanan tubuhku yang beberapa bulan ini kuporsir. Kembali dari surabaya, malamnya aku ke bojoneegoro lagi-lagi mengurus barang kantor yang kececer di sana. Alhasil besoknya, semua sendi tulangku seakan remuk yang kemudian memaksaku harus memeriksakan kesehatanku ke dokter.

Setelah beberapa menit mengitari kota Ngawi mencari dokter yang buka praktek pagi hari, akhirnya aku sampai juga di depan RSUD umum Widodo dan mendapati satu dokter praktek yang buka pagi, saat itu dokternya juga sedang kurang fit namun aku meminta tolong untuk diperiksa. aku memutuskan tidak ke RSU karena administrasi yang berbelit-belit dan antrian yang biasanya cukup panjang. Kupikir keputusan ke RSU memeriksa kesehatan bukanlah keputusan yang bijak karena berbagai pertimbangan diatas.

Setelah menemui dokter tersebut, aku kemudian diperiksa tekanan darahku, sedikit terkejut ketika dokter tersebut mengatakan bahwa tekanan darahku cukup tinggi. Aku kemudian meminta saran makanan apa yang menjadi pantangan untuk menurunkan tekanan darahku namun jawaban yang kuterima dari dokter tersebut adalah ini bukan soal makanan tetapi soal pikiran. Aku disuruh untuk menata pikiranku dan tidak terlalu stres.

Mungkin saja pernyataan dokter tersebut mendekati kenyataan. Dua bulan ini, aku disibukkan sebagai karyawan di sini yang harus ditarget per harinya. Tekanan tinggi dari pihak manajemen perusahaan membuatku harus berpikir keras bahkan kurasa semua kekuatan fisik dan pikiranku kucurahkan untuk memenuhi targetku. Alangkah kejamnya memang aku memperlakukan diriku. Entahlah  namun semoga saja energi yang kucurahkan mendapat balasan dari Allah.

               Saat mendapati diriku terkapar
Ngawi, 4.4.13

No comments: