November 13, 2025

Langkah Terakhir

Berita itu datang di siang bolong, telepon WA yang masuk tanpa nama. Aku mengangkat tanpa perasaan curiga akan berita menyedihkan. 

Meninggalki NN.

Aku terdiam, benar-benar terpaku dalam keheningan sejenak suara mulai larut dari gendang telingaku. Suara itu cukup akrab di telingaku dan nama yang disebutkan pun tak kalah akrab denganku bahkan kami sering mencela dalam keakraban.

Memoriku memutar kembali beberapa periode waktu ketika bercengkerama bersamanya dengan segala keguyuban yang ada di antara kami. Sedikitpun tak pernah luput suguhan aneka jajanan ketika aku bertandang. Namun aku juga sangat yakin bahwa dia akan menemukan apa yang dituju karena di akhir-akhir waktunya, selalu saja pesan sejuk yang diungkapkan.

11 Juli 2025, terakhir kali aku mengomentari status WA nya, tentang perjalanannya menunaikan ibadah umroh. Dia hanya merespons dengan ucapan terima kasih. Ah, benar-benar perjalanan hidup yang amat sangat singkat.

Perjumpaan kami di awal tahun ini dan ternyata yang terakhir. Kami tidak saling mengucapkan selamat tinggal karena semesta sama sekali menyisakan tanda, atau mungkin memang seperti itu. Kita selalu disuruh waspada karena tak pernah diberitahu kapan langkah terakhir kita.

Kita benar-benar sangat yakin bahwa kematian pasti akan hadir menjumpai seluruh makhluk tetapi setiap kali momen tiba pada orang yang kita kenal, selalu saja menyisakan ruang hampa, entah apa namanya. Tidak ada yang siap mendengar kematian tanpa persiapan apa-apa.

No comments: