November cukup menguras energi dengan berbagai dinamikanya. Saya bahkan pada titik menyerahkan semua pada semesta sambil terus tertatih. Semua masalah muncul dari berbagai arah yang tak terduga, di lingkungan keluarga, di kerjaan, dan berbagai masalah yang membuat kepala serasa akan meledak.
Saya berharap pergantian bulan sedikit meredakan pikiran yang kacau, namun tidak. Semesta tetap menjalankan caranya sendiri.
Kemarin tepat di tanggal satu, berita yang selalu dikhawatirkan sampai di telinga saya. Salah seorang Tante yang cukup dekat dengan saya, sudah tiba pada titik akhir. Meski saya sadar bahwa dia begitu sepuh dan waktunya pasti tiba, tetapi tetap saja ada ruang kosong yang tersisa di sanubari saat memori merecall semua potongan waktu bersamanya, tentang bagaimana beliau yang dulu pernah menjadi penyelamat hidup saat masih kuliah.
Saya tidak tahu pasti usianya berapa tetapi perkiraan saya, beliau sudah mencapai angka 100.
No comments:
Post a Comment