Luruhlah segala kepedihan,
yang terpendar dari sanubari sang perempuan.
Suara keheningan di subuh hari,
semakin menyesakkan dada
kenangan terlempar di masa silam,
ketika kemewahan tidur di pangkuannya
Perlahan-lahan, genangan air hangat mengalir di sudut mata
semakin menyesakkan dada
Semakin langkah menjauh dari rumah,
semakin jauhlah apa yang dicari
Aku terlempar dalam fatamorgana,
yang kuanggap dulunya hakiki
Setelah ini, apa lagi
Entahlah
Gelap dalam pandanganku
Terjebak dalam angan-angan kosong
Apa maknanya semua ini
Jika jarak langkah dan tujuan semakin menjauh
Semakin aku mencari,
Semakin hilanglah dia
No comments:
Post a Comment