Tulisan ini sebenarnya harus selesai minggu
lalu karena kejadian ini terjadi tepat di akhir pekan minggu kemarin saat aku
dan windi menghabiskan waktu akhir pekan di bilangan plaza semanggi. Kami baru
pertama kali ke sana jadi sangat kerasan mengelilingi setiap stand yang ada di
sana. Tujuan kami adalah gramedia karena windi disuruh membeli beberapa
peralatan kantor di gramedia. Tepat di lantai 1, sebuah stand menawarkan diskon
dan windi tertarik pada sebuah jam tangan warna pink. Dia memang maniak warna pink
dan apa saja yang berhubungan dengan warna pink pasti akan disukainya. Sialnya
saat sudah membeli jam tangan tersebut ternyata kebesaran alhasil kami
memutuskan menuju mall ambassador untuk memotong jam tangan tersebut supaya pas
dikenakan.
Hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat
kami tertahan agak lama di parkiran. Hampir sejam menunggu hujan reda, kami
melaju ke mall ambassador dan tepat saat tiba di sana, kami memutuskan untuk
menunaikan shalat dhuhur karena waktunya sudah hampir lewat. Di lt 3 mall
tersebut, ada mushalah kecil di sudut paling pojok. Saat akan menunaikan
shalat, masih ada beberapa pengunjung yang juga akan menunaikan jadi kami
berjamaah. Seeorang maju jadi imam dan sekitar 5 orang disampingku jadi makmum.
Dua rakaat pertama gerakan imam masih normal namun dua rakaat terakhir,
gerakannya terlalu cepat bahkan belum selesai gerakan pertama sudah berlanjut
ke gerakan lain.
Sebenarnya bukan intinya untuk menceritakan
imam yang terlalu cepat dalam shalatnya namun inti yang ingin kuceritakan
adalah saat selesai shalat dan imam sudah keluar dari mushalah tersebut,
seorang bapak paruh baya yang juga ikut jadi makmum mengajak kami untuk
mengulangi shalat karena menurutnya imam terlalu cepat. Dia lalu mengulang
shalatnya namun aku dan beberapa orang yang juga ikut jadi makmum tidak
mengulang shalatnya. Alasanku simpel saja sebenarnya bahwa sebelum shalat tadi,
aku sudah berniat untuk jadi makmum dan apapun sebenarnya yang dilakukan oleh
imam dalam shalat kita harus mengikuti adapun imam terlalu cepat itu tergantung
kepada pribadi imamnya. Ketika mengulang shalat setelah shalat berjamaah itu
sepertinya kita tidak percaya kepada imam. Adapaun mungkin alasan si bapak
mengulang shalatnya karena dia terbiasa tuma’ninah atau mungkin ada alasan lain.
Entahlah.
Kuningan, juni 2014

No comments:
Post a Comment