June 20, 2014

BAPAK YANG MENGULANG SHALAT

Tulisan ini sebenarnya harus selesai minggu lalu karena kejadian ini terjadi tepat di akhir pekan minggu kemarin saat aku dan windi menghabiskan waktu akhir pekan di bilangan plaza semanggi. Kami baru pertama kali ke sana jadi sangat kerasan mengelilingi setiap stand yang ada di sana. Tujuan kami adalah gramedia karena windi disuruh membeli beberapa peralatan kantor di gramedia. Tepat di lantai 1, sebuah stand menawarkan diskon dan windi tertarik pada sebuah jam tangan warna pink. Dia memang maniak warna pink dan apa saja yang berhubungan dengan warna pink pasti akan disukainya. Sialnya saat sudah membeli jam tangan tersebut ternyata kebesaran alhasil kami memutuskan menuju mall ambassador untuk memotong jam tangan tersebut supaya pas dikenakan.

Hujan yang mengguyur kawasan tersebut membuat kami tertahan agak lama di parkiran. Hampir sejam menunggu hujan reda, kami melaju ke mall ambassador dan tepat saat tiba di sana, kami memutuskan untuk menunaikan shalat dhuhur karena waktunya sudah hampir lewat. Di lt 3 mall tersebut, ada mushalah kecil di sudut paling pojok. Saat akan menunaikan shalat, masih ada beberapa pengunjung yang juga akan menunaikan jadi kami berjamaah. Seeorang maju jadi imam dan sekitar 5 orang disampingku jadi makmum. Dua rakaat pertama gerakan imam masih normal namun dua rakaat terakhir, gerakannya terlalu cepat bahkan belum selesai gerakan pertama sudah berlanjut ke gerakan lain.

Sebenarnya bukan intinya untuk menceritakan imam yang terlalu cepat dalam shalatnya namun inti yang ingin kuceritakan adalah saat selesai shalat dan imam sudah keluar dari mushalah tersebut, seorang bapak paruh baya yang juga ikut jadi makmum mengajak kami untuk mengulangi shalat karena menurutnya imam terlalu cepat. Dia lalu mengulang shalatnya namun aku dan beberapa orang yang juga ikut jadi makmum tidak mengulang shalatnya. Alasanku simpel saja sebenarnya bahwa sebelum shalat tadi, aku sudah berniat untuk jadi makmum dan apapun sebenarnya yang dilakukan oleh imam dalam shalat kita harus mengikuti adapun imam terlalu cepat itu tergantung kepada pribadi imamnya. Ketika mengulang shalat setelah shalat berjamaah itu sepertinya kita tidak percaya kepada imam. Adapaun mungkin alasan si bapak mengulang shalatnya karena dia terbiasa tuma’ninah atau mungkin ada alasan lain. Entahlah.



Kuningan, juni 2014

No comments: