October 5, 2013

Mereka Adalah Guru

Mungkin iseng saja kali ini, aku ingin menulis semua pengalamanku tentang guru yang kutemui di kota ini. Sekedar untuk mengabadikan mereka yang kelak suatu saat nanti akan kukenang karena sejatinya mereka telah masuk dalam cerita hidupku bahkan dalam proses pendalamanku tentang hidup bahkan tentang kearifan yang ditawarkan oleh mereka. 

Di kota ini, setiap hari aku harus berinteraksi dengan mereka dari berbagai karakter yang ada dan kutahu setiap karakter tersebut menyajikan berbagai macam hikmah yang harus kuambil. Semua yang nantinya akan kutulis tentang semua guru yang kujumpai murni dari sudut pandangku dan meski sedikit bercerita dari sisi negatif mereka,  bukan berarti aku menjelek-jelekkan mereka namun sekedar menulis dari apa yang aku lihat dan rasakan.

here they are....!
Pak Ha*i S***nto ( Kepala Sekolah SMPN 1 Ngawi )
Beliau salah satu guru yang pertama kali kukenal. Masih segar dalam ingatanku ketika pertama kali menginjakkan kakiku di kota ini. Saat itu, bosku memberikan briefing bahwa ada beberapa sekolah pareto yang harus kukunjungi dan salah satu dari sekolah tersebut adalah SMPN 1 Ngawi alhasil, di hari-hari pertama aku berkunjung ke sekolah, aku lantas mengunjungi SMPN 1 Ngawi dan bertemu dengan beliau.  

Kesan pertama yang kurasakan dari beliau adalah friendly dan dengan semangatnya bercerita tentang banyak hal. Beliau bertutur panjang masalah politik ekonomi bahkan ketidaksukaannya terhadap Mahfud MD. Alasannya sangat tendensius karena Mahfud lah yang mengusulkan penghapusan sekolah RSBI dan SMPN 1 Ngawi terkena imbasnya, alhasil dana yang sangat besar ketika masih berstatus RSBI sekarang tidak ada lagi bahkan  berbagai aturan yang kaku mengikat sekolah tersebut saat RSBI dihapuskan dan inilah yang menjadi alasan utama Beliau kurang sepakat dengan Mahfud. Aku juga beberapa kali berkunjung ke rumahnya yang terletak di jalan lorong Ahmad Yani. isterinya juga adalah kepala sekolah karang tengah. beliau hanya mempunyai 2 anak yang semuanya telah berkeluarga dan berstatus PNS.

Pak K**no (Mantan direktur RSBI SMPN 1 Ngawi sekarang mutasi ke SMPN 5 )
Guru ini termasuk salah satu guru yang sangat tegas. aku bahkan harus mencerna setiap kata yang keluar dari mulutnya kemudian menimpali. beliau adalah orang yang amat sangat dipercaya oleh pak Hadi sebagai kaki tangannya. banyak guru maupun siswa yang respek terhadap beliau. sama seperti pak hadi, aku pun sudah sering bertandang ke rumahnya. beliau berbeda selera dengan pak hadi ketika bercerita, beliau lebih suka memberi motivasi dan sekali bercanda. isterinya juga seorang guru di SMPN 2 ngawi yang nantinya juga akan kucereitakan di sini. beliau punya anak 2, salah satu diantaranya sudah berkeluarga.

Pak Su**rto (guru MM)
Tidak banyak yang mungkin bisa kucerita tentang beliau selain karena beliau satu ruangan dengan pak k**no yang membuatku seringkali bertemu ketika liputan di SMPN 1 ngawi. namun meski demikian, aku juga sudah beberapa kali bertandang ke rumahnya yang terletak di dempel.

Pak P**no(KTU)
orang yang menerima setiap kiriman buku

Ibu Nur**ti(Guru English)
salah satu guru yang pertama kali kukunjungi rumahnya

Ibu Wal**i (Perpustakaan)
lumayan friendly dan membuatku betah berlama-lama di perpustakaan

Ibu L*s(Guru IPA)
baru akhir-akhir ini kukenal di kopsis

Ibu Art**i( guru IPA)
Isteri dari pak am*r, guru sma 2 ngawi. beliau pernah berkunjung ke kantor dan akupun sudah dua kali berkkunjung ke rumahnya yang terleltak di perumahan karang asri

Pak Sud**man (guru Fisika)
Orangnya lumayan kalem dan sedikit bicara. asli boyolali. aku pernah sekali bertandang ke rumahnya di perumahan.

Mas M*ri dan Mas Fe*y (Security sekolah)
Mereka seringkali menyambutku dengan ramah ketika tiba di gerbang SMPN 1 Ngawi

Pak Ach**d T (Kepala Sekolah SMPN 2 Ngawi)
Beliau tinggal di depan stasiun kereta api kedunggalar. rumahnya lumayan besar. salah satu kepala sekolah senior di kota ini dan lumayan dihormati karena memimpin SMPN 2 Ngawi yang terkenal sebagai SMPN terbesar di sini. seingatku, aku hanya beberapa kali berinteraksi dengan beliau termasuk ketika aku berkunjung ke rumahnya. beliau sebentar lagi akan purna tepatnya bulan november. aku bahkan belum bisa menilai kepribadiaan beliau karena kurangnya intensitas berkomunikasi dengannya.

Pak Si*ik W.(Guru IPS)
Beliau adalah guru yang juga pertama kali kukenal di kota ini. orangnya tinggi besar dan lumayan ramah. rumahnya terletak di jl Ahmad Dahlan. aku bahkan seringkali ke rumahnya meski hanya sekedar duduk kemudian pulang bahkan ketika aku penat melakukan liputan, seringkkali aku ke rumahnya dan tidur di teras rumahnya. isterinya sedang menempuh S3 di UK dan semua anak-anaknya sementara kuliah. dia mempunyai 1 motor vixion merah dan satu mobil. awalnya kukenal beliau bahwa dia tidak terlalu mengejar laba meski pada akhirnya harus kuralat pikirankku itu setelah beberapa hari ini beliau datang di kantor dan menanyakan yang fee untuk sekolah.

Pak B*di (Guru MM)
Beliau bukan asli dari kota ini namun berasal dari klaten. beliau mempunyai 2 rumah yang terletak di kedungprahu dan perumahan prandon. kedua rumahnya pernah kukunjungi. isterinya membuka usaha salon di rumah yang terletak di kedungprahu. awal berada di sini, aku keliru memberinya rabat yang pada akhirnya harus kuakali supaya beliau tidak marah. sekali waktu saat beliau order, barang yang diorder tak kunjung datang membuatku harus ke surabaya siang mengambil barang tersebut dan sorenya langsung balik ke kota ini.

Pak Bu*i (guru English)
orangnya lumayan kalem dan friendly. di umurnya yang ke 44 thn, dia belum jua menikah, aku sendiri tak tahu alasannya kenapa dia memilih membujang di umur yang seperti ini. di menyewa rumah di belakang perpustakaan daerah yang juga dekat dari sekolah tempat beliau mengajar.

Pak N*r (guru BIN)
beliau adalah salah satu guru senior di SMPN 2 ngawi dan sangat dekat dengan pak si*ik. aku pernah sekali berkunjung ke rumahnya di desa cermei, Paron. beliau order begitu banyak pesanan namun ternyata tidak dipakai alhasil returku membengkak.

Pak Ma**ix (guru english)
Beliau kelihatan masih mudah. beliau yang mengumpulkan guru english dan order. rumahnya di grudo jalan pintas dari kota ke kantor

Ibu Ni**ng (guru PPkN)
seperti yang kuceritakan sebelumnya, beliau adalah isteri dari pak ka*no
Nb. beberapa tahun setelah saya pindah ke kota lain, saya mendengar kabar bahwa beliau meninggal karena kecelakaan lalu lintas di perempatan jalan dengan terminal. beliau hendak menuju sekolah untuk mengawas ujian.

Ibu E*y (Guru BIN)
beliau adalah guru BIN. isteri dari kepala sekolah SMPN 2 Paron. meski orangnya ramah ketika berinteraksi namun dia sama sekali tidak berusaha untuk membantuku sehingga buku BIN banyak yang retur

Ibu Ya*uk (guru IPA)
beliau bersaudara dengan salaah satu guru bhs inggris SMPN 4 ngawi. rumahnya terletak di perumahan prandon namun aku belum pernah bertandang ke sana. orangnya tidak berjilbab dengan potongan rambut yang sampai leher

ibu Fa**mah (guru IPA)
sama seperti ibu ya*uk, namun guru yang satu ini lumayan disegani oleh murid-muridnya dengan penampilan yang kelihatan garang. aku pernah sekali ke rumahnya namun tidak bertemu dengannya karena saat itu dia mantenan di rumah tetangga

Ibu Lu**k (guru english)
Ibu ini yang amat sangat friendly. aku paling betah berlama-lama bergosip dengan ibu ini. dengan perawakan yang gemuk dan muka yang selalu ceria membuatnya kelihatan ramah ditambah dengan senyuman yang selalu mengembang dari bibirnya

Ibu N*r (guru Biologi)
seingatku, akua sudah dua kali bertandang ke rumah ibu ini yang juga terletak di perumahan prandon. aku tidak tahu banyak tentangnya namun yang jelas dia amat ramah dan lumayan asyik diajak ngobrol

Ibu di*u (guru IPS)
ibu ini termasuk pula guru senior. aku baru sekali bertemu dengannya di aula sekolah kala itu aku akan mudik ke sulawesi. dia kelihatannya amat ramah karena pertama kali bertemu dengannya, dia sudah menceritakan banyak hal termasuk anaknya yg bekerja di makasssar

Ibu Sri mur*i (guru IPS)
Ibu ini lumayan garnag juga namun aku agak jarang berinteraksi dengannya, hanya beberapa kali saja itupun dnegan pembicaraan yang seperlunya saja.

Mas Wa*yu (keamanan sekolah)
Mas ini amat sangat low profile. terlihat dari wajahnya yang teduh, seringpula menjadi teman curhatku ketika penat berkeliling ke setiap sekolah. dia bahkan tidak pernah mengeluh meski dia baru sukuan di SMPN 2 Ngawi.

Pak D**to (KS SMPN 4 Ngawi )
Seingatku, baru 3 kali aku bersua dengannya dan dua diantaranya di rumahnya yang terletak di jl. Branjangan depan  BRI  kota ini. aku betah berlama-lama mengobrol dengannya karena dia amat friendly dan mendengarkan setiap apa yang aku sampaikan. wajahnya meneduhkan.

Pak pr**no
Guru yang satu ini rumahnya amat lumayan jauh. meeski begitu, aku harus sering ke rumahnya karena dia adalah salah satu DMU di sekolahnya alhasil jarak ke rumahnya selalu kutempuh setiap sore. dia hanya memiliki satu putra yang baru duduk di bangku SD.

Pak mud**ar
Aku kurang bisa mendiskripsikan bapak yang satu ini. dia baik dan sudah dua kali aku berkunjung ke rumahnya namun kita harus ingat semua janji kepadanya karena dia ingat akan janji-janji.rumahnya terletak di tungkul rejo kecamatan padas melalui jalan tengah sawah

Ibu S*i Wa**uni (Guru English)
Nah, ini dia ini ibu yang akhir-akhir ini sangat ramah kepadaku. setiap kali aku berkunjung ke rumahnya,  pasti disuguhi sesuatu. aku merasa tidak canggung ketika berhadapan dengan ibu y ang satu ini, bahkan seringkali kami berdua bercanda ria ketika bertemu baik di sekolah maupun di rumah

Ibu a*ti(Guru BIN)
Ibu ini sangat ramah denganku. aku masih berutang janji padanya yaitu payung namun berhubung dari perusahaan belum ada jadi aku belum sempat memberikan kepadanya.

Pak j*ko(guru Fisika)
aku amat sangat jarang berinteraksi dengan bapak ini namun kelihatannya dia lumayan baik dan tidak terlalu memusingkan sesuatu hal.

Pak R**diyanto KS(SMPN 5 Ngawi)
bapak ini dari awal sering kukunjungi rumahnya namun makin kesini aku semakin jarang berkunjung ke rumahnya.rumahnya terletak di jrubong.

Pak Ban*riyo
Awal mengenal beliau, saya agak sulit berkomunikasi dengannya karena terkadang ketika aku mencoba mencairkan suasana pembicaraan, selalu saja tidak berhasil karena dia hanya menempali dengan mukatarnya sambil memperhatikan gerik gerikku, namun itu tidak lama, semenjak aku sering bertandang ke rumahnya, aku tahu bahwa dia ikut muhammadiyah dan kuceritakan semua yang kutahu tentang Muhammadiyah dan kuceritakan bahwa keluarga besarku adalah muhammadiyah. sejak saat itu, pembicaraan kami sudah agak cair. sekarang beliau sedang menunaikan ibadah Haji. semoga saja ibadah Haji beliau diterima oelh Allah SWT dan beliau digolongkan kedalam Haji yang Mabrur. Amiiin...!!!!

Pak j*rot
Kesan pertama yang kulihat dari wajahnya adalah dia orang yang tegas. awalnya aku agak ragu untuk mencoba mengobrol banyak dengannya namun karena tugasku sebagai marketing mengharuskanku untuk berbicara apa saja kepada semua guru. beberapa kali aku  berkunjung ke rumahnya dan kuyakin bahwa dia orang yang baik. apatahlagi isterinya ayu dan anaknya yang masih kelas 2 SMA, semakin betahlah aku berlama-lama di rumahnya ketika berkunjung. hehehe.
Rumahnya terletak di karangasri jalan menuju Bojonegoro

Pak An**ai
Beliau ternyata orang sulawesi barat. dari pertama dia tahu bahwa aku dari sulawesi, dia begitu dekat denganku sampai akhirnya aku sangat sering ke rumahnya hanya memastikan dia sehat-sehat saja bahkan saat bulan Ramadhan, aku diundang buka di rumahnya. sekarang beliau telah pensiun dan aktif mengajar di SDIT.

Ibu He*i Pr**iwi (Guru IPA)
aku tidak terlalu banyak berinteraksi dengan beliau, hanya saja awal aku disini. dia isteri seorang polisi dan tinggal dekat dari kantor. hanya wajahnya yang cantik meskipun sudah paruh baya membuatku masih sering mengunjunginya,,hehe. yang ini hanya bercanda, aku sering mengunjunginya karena beliau berjanji ingin order buku dari saya meskipun sampai sekarang belum ada orderan darinya.

Ibu kr**tiana ( guru BIN)
Ibu inilah yang paling jarang berinteraksi dengannya. saat bertamu dan kutanyakan hal ihwal pembelian buku, dia selalu berkata silahkan tanya pak jarot dan saya akan manut sama beliau.

Pak L*luk (KS SMPN 1 Paron)
Beliau sedikkit kalem. aku bahkan harus berusaha mengunjungi rumahnya berkali-kali untuk mencairkan suasana saat mengobrol namun sampai sekarang, aku masih canggung ketika berhadapan dengannya bukan karena segan ataupun takut namun setiap kali kkupancing pembicaraan dengannya, aku merasa tak ada satupun segmen pembicaraanku yang berhasil memancing dirinya untuk menikmati oborolan kami. dia hanya menimpali satu dua kata. beliau tinggal di perumahan prandon.

Pak Irw**to (Guru MM sekaligus kurikulum SMPN 2 Paron)
Pertama kali aku bertemu beliau, aku merasa canggung karena lumayan tertutup dan hanya sekali mengulum senyum saat aku berusaha becanda namun saat dia mulai menanyakan asalku, aku dengan dengan jujur menceritakan semua tentang masa kecil walhasil dan mungkin ini yang disebut takdir semesta, ternyata beliau pertama kali diangkat sebagai guru di kampungku, saat itu aku masih sanagt kecil. beruntungnya lagi, beliau sangat terkesan dengan kampung saat masa tugasnya selama 5 tahun disana dan kutebak bahwa beliau tidak pernah mendapatkan kesan yang buruk hingga akhirnya beliau sangat dekat denganku sampai sekarang.

Pak Ha*y (KS SMPN 2 Paron)
Entah apa yang kupikirkan tentang beliau, karena awal aku disini, aku sering mengunjungi rumahnya hingga akhirnya dia mengorder barang dariku, namun entahlah saat buku datang dan ingin kukirim ke sekolahnya, tiba-tiba saja dia membatalkan lewat sms dengan alasan yang menurutku mengada-ada. saat kusambangi dia untuk  konfirmasi, katanya belum memesan buku sama sekali namun aku dapat informasi dari seorang guru bahwa dia mengorder dari yang lain. maaf pak karena itu kesan yang kudapat selama kita berinteraksi sampai sekarang.

Pak Ka*to (KS SMPN 1 Jogorogo)
Awalnya beliau adalah KS di SMPN 3 Ngrambe kemudian dimutasi pada bulan april. dia adalah salah satu KS yang sangat dekat denganku dan seringkali menyambutku dengan hangat ketika bertamu bahkan beberapa kali aku menyambangi rumahnya dan pastinya dia akan menyuguhiku dengan berbagai makanan. putranya yang bernama radit pun sangat dekat denganku.

suatu waktu di kota ngawi
di tahun 2013

No comments: