dari seorang Mao Zedong:
Menurut Irama: Bu Suan Zi. (1)
Tegap menghadap jendela dingin di ranting jarang,
Tersenyum mendahului mekarnya berbagai kembang. (2)
Sayang wajah girang tak berwaktu panjang,
Malahan gugur menjelang musim semi datang.
Yang akan gugur, gugurlah pasti,
Gerangan haruskah itu mengesalkan hati ?
Pada waktunya bunga mekar dan gugur sendiri,
Wanginya tersimpan menanti tahun depan lagi.
Desember 1965.
No comments:
Post a Comment