Tidak ada tulisan bulan ini yang ada hanya sumpah serapah yang bertebaran di setiap ruang waktu yang tersisa. Masih dalam masalah yang sama saat diri tidak mampu sama sekali lepas dari kesia-siaan. Waktu seakan terbuang begitu saja dan secara tidak sadar, sudah berjalan terlalu jauh.
Bulan ini, Palestina semakin merana dengan serang bertubi-tubi dari kaum penjajah. Namun demikian, negara-negara Arab seakan merasa bahwa kejadian itu hal yang lumrah karena sama sekali tidak ada langkah konkrit untuk mengadvokasi bangsa Palestina untuk lepas dari penjajahan yang sudah berlangsung bertahun-tahun.
Bulan ini juga, fakta persidangan mantan menteri Pertanian yang berasal dari Gowa, menunjukkan betapa mengerikannya realitas yang diuangkap. Aliran dana hasil korupsi dihambur-hamburkan untuk hal-hal yang sangat memilukan, untuk membiayai apartemen seorang Biduan, uang bulanan istri, acara khitan, cucu, biaya dokter kecantikan anak, skincare puterinya, dan berbagai aliran dana yang membuat rakyat Indonesia miris menyaksikan apa yang dilakukan oleh seoran pejabat publik.
Bulan ini, saya sama sekali tidak menulis artikel yang biasanya saya publish di media online nasional. Saya sudah berusaha keras untuk menemukan serpihan ide tetapi selalu gagal dan hanya berakhir pada sebuah angan-angan semata.
No comments:
Post a Comment